alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a39617de2cf253028b4572/kenaikan-harga-pangan-tidak-terkendali
Kenaikan Harga Pangan tidak Terkendali
Kenaikan Harga Pangan tidak Terkendali



SUDAH sekitar dua pekan terakhir harga bahan pangan di banyak daerah naik dan tidak ada tandatanda turun. Yang paling mencolok ialah kenaikan harga beras serta daging sapi dan ayam. Kementerian Perdagangan pun mengakui kenaikan harga pangan tersebut.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, misalnya, di Banyumas dan sekitarnya di Jawa Tengah harga beras jenis IR 64 kelas medium Rp9.500 per kilogram. Bahkan di Palu, Sulawesi Tengah, harga beras tembus Rp12 ribu per liter. Harga daging sapi di Sukabumi, Jawa Barat, mencapai Rp120 ribu per kilogram. Kemudian daging ayam di Kupang, NTT, dijual Rp70 ribu per kg (lihat grafik).

Direktur Bahan Pokok dan Barang Strategis (Bapokstra) Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Robert J Bintaryo mengatakan tugas Perum Bulog untuk mengatasi harga beras yang tidak stabil saat ini karena persediaan cukup. "Bulog mesti operasi pasar," ujarnya.

Terkait dengan harga daging sapi, Robert menyatakan itu akibat adanya pengenaan PPN impor sapi bakalan sebesar 10%. Namun, setelah kebijakan itu dibatalkan kemarin, ia berharap harga daging sapi turun. Hal senada disampaikan Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Karyanto Suprih dan Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti dalam kesempatan terpisah.

Untuk daging ayam, kata Robert, harganya naik akibat harga pakan ternak yang juga naik. "Kita usahakan harga pakannya turun sehingga harga daging ayam turun."

Terkait dengan masalah itu, Robert berharap setiap daerah memiliki cadangan pangan sehingga harga menjadi lebih terkendali. Hingga saat ini baru beberapa daerah yang memiliki badan penyangga pangan. "Tentu cadangan (pangan) di daerah sangat membantu, tapi masih banyak yang belum ada," ujar Robert.

Dia mencontohkan, daerah yang sudah memiliki sistem pusat distributor untuk kebutuhan bahan pokok ialah Surabaya melalui Puspo Agro. Di Jakarta ada Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang, dan Banten melalui Pasar Induk Tanah Tinggi.

Menurut Robert, UU No 18/2012 tentang Pangan mewajibkan setiap daerah membangun cadangan kebutuhan pokoknya. "Kita mendorong, tapi itu sebenarnya inisiatif daerah karena pendanaannya dari daerah."

Untuk meredam harga beras, Bulog Subdivisi Regional (Subdivre) Banyumas mengambil kebijakan dengan menyalurkan beras keluarga sejahtera (rastra). "Setiap rumah tangga sasaran mendapat jatah 15 kg dengan harga Rp1.600 per kg. Penyaluran rastra itu diharapkan mampu menahan harga beras di pasaran," ujar Kepala Bulog Subdivre Banyumas Setio Wastono.

Kurang sigap
Pengamat pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto Siregar menilai persoalan meroketnya harga beberapa kebutuhan pokok, khususnya beras, disebabkan ketidaksinkronan data antarkementerian.

Kementerian Pertanian dianggap sangat getol menyatakan bahwa produksi beras mencukupi kebutuhan masyarakat. Padahal, produksi beras faktanya tidak mencukupi. Karena itu, impor pun terlambat sehingga harga beras cenderung naik hingga saat ini.

"Kementan selalu menolak impor karena alasan produksi cukup. Kalau produksi cukup, kan harga tidak tinggi seperti sekarang, dan terbukti ujungujungnya impor," ujar Hermanto melalui sambungan telepon.

Guru Besar IPB itu tidak melihat adanya mafia dalam permasalahan ini. Masalahnya, katanya, pemerintah kurang sigap dalam merencanakan suplai kebutuhan bahanbahan pokok untuk masyarakat. (LD/BB/TB/HK/PO/X5)

http://www.mediaindonesia.com/news/r...ali/2016-01-23


Apakabar harga bahan pokok, makin melambung? Rakyat memang disuruh banyak sabar!

Apa solusi yang ditawarkan negara? Impor?
Umr naik sembako naik
Kira2 gara2 apa? Apa yang bisa jd kambing hitam? Kemarau?? Dah musim hujan. Bbm naik?? Malah dah turun.
Dasar pemereintah pro asing, sukurin nastak goblok yang dulu mlih kang tipu ini..!!
Quote:Original Posted By strikeeeerrr
Umr naik sembako naik



Quote:Original Posted By kodok.jigong
Kira2 gara2 apa? Apa yang bisa jd kambing hitam? Kemarau?? Dah musim hujan. Bbm naik?? Malah dah turun.



Quote:Original Posted By kinnikumann
Dasar pemereintah pro asing, sukurin nastak goblok yang dulu mlih kang tipu ini..!!



Swasembanda hanya janji emoticon-Traveller
Itu ada harganya,ga terkendali gimana?
Goblog panasbung!

emoticon-Ngakak
Presiden hasil instant ya begini....hasilnya pun instant..nga tahan lama...

Terkait dengan harga daging sapi, Robert menyatakan itu akibat adanya pengenaan PPN impor sapi bakalan sebesar 10%. Namun, setelah kebijakan itu dibatalkan kemarin, ia berharap harga daging sapi turun....

joke joke. ga cape2 lu bikin lawakan yeh...
elo ngelawak, yang nonton mules sama jadi ga bisa dagang.
racun bgt loe
Pertanyaannya kenapa bisa naik? Ini sepertinya pemerintah hanya bereaksi dan beraksi terhadap sesuatu kejadian...

Apakah nggak ada perencanaan terlebih dahulu, melakukan analisa, pertimbangan dll sehingga kejadian kenaikan harga bisa ditekan sebelum terjadi...

Bagaimana staff ahli yg ada?

Seinget gua, habibie pernah cerita bagaimana dia menelepon guru besar untuk membuat analisa menyeluruh untuk menurunkan nilai tukar rupiah....

Cmiiw....
Quote:Original Posted By Shula08
Presiden hasil instant ya begini....hasilnya pun instant..nga tahan lama...


dan NASTAK akhirnya hanya mampu makan mie instant
emoticon-Big Grin
makanya cari pakan alternatif lain, kreatif,irit, jangan boros, kalo ga kebeli ayam ya jangan dbeli, kalo masih pengen juga ya beli bumbu perasa ayam
jangan cengeng lah jadi manusia. masak semua2 nya nyalahin pemerintah, emang kalian punya solusinya apa?

emoticon-Ngacir

:
kapal sapi bawa angin doank dari NTT

sapinya ogah naek kapal kali ya??

padahal kapal mentereng, baru dicat terus dikasih tulisan besar-besar "TOL LAUT"


emoticon-Cool





Quote:Original Posted By the.chef
Itu ada harganya,ga terkendali gimana?
Goblog panasbung!

emoticon-Ngakak



baca dulu aja beritanya yang lengkap emoticon-Ngakak

btw ketahuan banget ente gak pernah beli bahan makanan. masih netek dari orang tua aja komentarnya sombong banget emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
untungnya gara2 sembako naik..
gosip ibu2 tentang "Kapan Nikah ane" menjadi tersamarkan dengan obrolan cabe rawit, cabe merah, gas elpiji, daging, ayam dan bawang yang naek trus harganya,,

Thanks pakde harga2 naik..
Quote:Original Posted By mows
untungnya gara2 sembako naik..
gosip ibu2 tentang "Kapan Nikah ane" menjadi tersamarkan dengan obrolan cabe rawit, cabe merah, gas elpiji, daging, ayam dan bawang yang naek trus harganya,,

Thanks pakde harga2 naik..



emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
"Terkait dengan harga daging sapi, Robert menyatakan itu akibat adanya pengenaan PPN impor sapi bakalan sebesar 10%".

Kapal khusus ngangkut sapi dr ntt k jakarta dah d sediakan untuk menjaga stok daging sapi d jawa n menekan cost distribusi, trus wacana ppn 10% buat apaan??
Dasar kodok bunting emoticon-Tai
Quote:Original Posted By the.chef
Itu ada harganya,ga terkendali gimana?
Goblog panasbung!

emoticon-Ngakak


baca baca baca baca baca emoticon-Salaman
Pengelola negara tidak becus. Apa gak malu dengan janji mu dulu?


Ah... tempik. Isone muk utang. Mbok ku wae iso nek gur utang. Pemerintah TEMPIK.
Quote:Original Posted By barang.kali



baca dulu aja beritanya yang lengkap emoticon-Ngakak

btw ketahuan banget ente gak pernah beli bahan makanan. masih netek dari orang tua aja komentarnya sombong banget emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Lho, jika ada list harga berarti ada patokan bukan tidak terkendali.
Goblog lo emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By wenastracy
Pengelola negara tidak becus. Apa gak malu dengan janji mu dulu?


Ah... tempik. Isone muk utang. Mbok ku wae iso nek gur utang. Pemerintah TEMPIK.


emoticon-Ngakak
×