alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a1d57762088173568b4575/jadi-saksi-kunci-kasus-mirna-pembantu-jessica-diamankan-di-rumah-khusus
Jadi Saksi Kunci Kasus Mirna, Pembantu Jessica Diamankan di Rumah Khusus
Jakarta - Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan SR, pembantu di rumah Jessica Kumala Wongso (27). SR menjadi saksi kunci terkait kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27).

"Salah satu saksi kunci semalam kami tempatkan di tempat perlindungan. Iya (pembantu), " ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Krishna mengatakan, RS akan ditempatkan di tempat khusus hingga proses persidangan nanti.

"Dengan harapan nanti kalau sidang mau dimintai keterangan, kita enggak susah nyarinya," imbuhnya.

Selain itu Krishna memastikan RS tidak akan kehilangan mata pencahariannya sebagai pembantu meski tidak bisa lagi bekerja di rumah Jessica. "Kan dia kerja juga, ditempatkan di tempat orang lain," ujarnya.

Pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto sebelumnya mengatakan polisi telah membawa pembantu Jessica beberapa hari lalu. Polisi menurut Yudi, mendalami keterangan SR karena mengetahui soal celana milik Jessica yang dibuangnya.

(Baca juga: Usai Kematian Mirna, Jessica Buang Celana yang Dipakai Saat Pertemuan)

"Pembantunya dibawa sama polisi. Ya sialakan saja cari celananya. Orang celana itu dibuang karena sobek, dan bukan Jessica yang menyuruh, itu pembantunya yang bilang 'ini celananya robek non, dibuang aja yah'. Kata Jessica, ya terserah," tutur Yudi. (mei/fdn)


http://m.detik.com/news/berita/31246...i-rumah-khusus

Sudah jelas kan siapa yang mau ditetapkan jadi tersangka. Jadi jangan menduga duga lagi. emoticon-Big Grin

Menurut Polisi Tidak Masalah Kalau Celana Tidak Ditemukan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian sudah hampir merampungkan penyidikan kasus meninggalnya Wayan Mirna Salihin (27) yang tewas usai minum Es Kopi Vietnam dengan kandungan zat sianida. 

"Hari ini kami akan minta keterangan ahli, tidak bisa kami sebutkan ahli apa. Alat bukti yang paling kuat itu keterangan ahli," kata Komisaris Besar Krishna Murti. 

Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya itu di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/1/2016). 

Krishna menjelaskan, ada empat keterangan ahli yang digunakan untuk mengungkap kasus Mirna, yaitu keterangan ahli pidana, ahli psikologi forensik, ahli laboratorium forensik, dan satu ahli yang enggan disebutkan bidangnya. 

Terkait dengan barang bukti berupa celana salah satu saksi sekaligus teman Mirna, milik Jessica Kumala Wongso (27), Krishna menegaskan tidak harus ditemukan. 

Proses penyidikan tetap berjalan terarah dan fokus pada hasil akhir tanpa ada celana tersebut. 

Adapun celana Jessica sempat dibuang oleh pembantunya usai menolong Mirna dari Kafe Olivier di Grand Indonesia menuju Rumah Sakit Abdi Waluyo, Rabu (6/1/2016) lalu. 

"Enggak apa-apa celana enggak ketemu, enggak masalah. Enggak musti dikait-kaitkan dengan harus adanya barang bukti, itu hanya petunjuk," ujar Krishna.
Iya mirip agus tay, kalo gak diamanin bisa berubah ubah kesaksiannya
emoticon-Hammer2

No komen
celana dalam kah ato celana jinnnn emoticon-Bingung (S)
ane kagak ngikutingan perkembangan neng jesjes, eh kasus mirna kamsudnya emoticon-Malu (S)
mending nunggu kepastian dr pak pulisi, dr pada nebak-nebak nanti malah salah...emoticon-Cool
Sulit banget ya membuktikan kasus ini ?
High profile dikawal wartawan dikawal pengacara, polisi paling pusing ini ya ?
Udah pasti J lah, pembantu bilang J yg suruh buang koq, si pengacara kelas teri ini yg puter balikin fakta pembantu yg saranin emoticon-Big Grin

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By emonsdiary
Kasian orang kecil terseret seret begini.Bisa kena pecat kalau salah ngomong.Minimal potong gaji lah ..

Pasti di intimidasi terus ni sama polkis.

tp bisa kl begene beritanya blow up
malah bnyk majikan nyari
krn pembantu jujur
Quote:Original Posted By emonsdiary
Kasian orang kecil terseret seret begini.Bisa kena pecat kalau salah ngomong.Minimal potong gaji lah ..

Pasti di intimidasi terus ni sama polkis.


Emang udah dipecat koq secara resmi, tapi khan polkis udah bilang ga bakal kehilangan pencaharian karna ntar bakal ditempatkan ke rumah orang lain emoticon-Big Grin

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By rsryomantap3
Udah pasti J lah, pembantu bilang J yg suruh buang koq, si pengacara kelas teri ini yg puter balikin fakta pembantu yg saranin emoticon-Big Grin

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk


penampakan si J yang cengengesan di depan tipi juga malah bikin makin curiga..plus pengacaranya emg dibawah level parhat yang udah paling bawah banget levelnya emoticon-Ngakak
TOD gw kaga ngrti celana dalam ato celana biasa
Udah jangan menduga-duga tanpa bukti yang kuat..

Klo andaikata benar jesica bukan pembunuh, bukankah itu namanya menghakimi sendiri dengan mencemarkan nama baik dia..
Quote:Original Posted By victim.o.gip10
[indent]

Sudah jelas kan siapa yang mau ditetapkan jadi tersangka. Jadi jangan menduga duga lagi. emoticon-Big Grin


ga nyangka
pelakunya dia
terlalu

Quote:Original Posted By chibiyabi


penampakan si J yang cengengesan di depan tipi juga malah bikin makin curiga..plus pengacaranya emg dibawah level parhat yang udah paling bawah banget levelnya emoticon-Ngakak


Iya tuh, justru cengengesan gitu tuh gayanya, level pengacara perusahaan keluarga lah, paling cuma urusan legalitas surat2 aja, surat kontrak toko,surat jual beli, urusin soal kotran dagang doank, paling gitu doank lah level pengacaranya!
Lagian masih status saksi koq udah byk ngomong, wkwkkwkk!!!
Bener nih pengacara lebih parah dari parhat, kirain udah parhat yg paling dungu, ternyata ada lagi emoticon-Big Grin

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By chibiyabi


penampakan si J yang cengengesan di depan tipi juga malah bikin makin curiga..plus pengacaranya emg dibawah level parhat yang udah paling bawah banget levelnya emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By rsryomantap3


Iya tuh, justru cengengesan gitu tuh gayanya, level pengacara perusahaan keluarga lah, paling cuma urusan legalitas surat2 aja, surat kontrak toko,surat jual beli, urusin soal kotran dagang doank, paling gitu doank lah level pengacaranya!
Lagian masih status saksi koq udah byk ngomong, wkwkkwkk!!!
Bener nih pengacara lebih parah dari parhat, kirain udah parhat yg paling dungu, ternyata ada lagi emoticon-Big Grin

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk


klo masalah cengengesan, tuh suami dan kembaran si mirna jg cengengesan emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By rsryomantap3
Udah pasti J lah, pembantu bilang J yg suruh buang koq, si pengacara kelas teri ini yg puter balikin fakta pembantu yg saranin emoticon-Big Grin

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk



Betul. Sudah kelihatan jelas arahnya sejak awal kok.
Quote:Original Posted By victim.o.gip10



Betul. Sudah kelihatan jelas arahnya sejak awal kok.


Pengacara J jelas kacangan koq, level pengacara kelas teri super goblok emoticon-Big Grin

Quote:Kalah praperadilan, advokat Yudi Wibowo Sukinto segera diproses hukum


LENSAINDONESIA.COM: Ditolaknya gugatan praperadilan terhadap Kapolrestabes Surabaya oleh Pengadilan Negeri Surabaya pada Senin (12/10/2015) lalu, membuat Advokat Yudi Wibowo Sukinto bakal segera diproses secara hukum.

Advokat bergelar Doktor tersebut sebelumnya mengajukan gugatan praperadilan Kapolrestabes Surabaya, karena ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik, fitnah dan pencemaran nama baik oleh Penyidik.


Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete saat dikonfirmasi melalui Ponselnya menegaskan, penyidik telah bekerja sesuai koridor hukum atas laporan saksi dalam penetapan tersangka. Namun yang bersangkutan mengajukan gugatan ke pengadilan dan ditolak hakim. “Kami menghormati proses hukum dan gugatannya terhadap kami. Namun karena proses gugatan tersebut ditolak, maka dalam waktu dekat kami akan memprosesnya lebih lanjut,” tambahnya

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, masalah ini bermula dari kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan saul Krisdiono terhadap siswa SMP GIKI, Firdaus Amyrulloh. Guru SMP GIKI berbalik mengadukan Yudi Wibowo Sukinto, kuasa hukum korban ke Dewan Kehormatan (DK) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jatim karena merasa dicemarkan nama baiknya.

Haryono, kepala SMP GIKI yang mendampingi Saul, menjelaskan semua berawal dari surat yang dikirimkan Yudi Wibowo kepada Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya di Jl Jagir Wonokromo, tertanggal 10 Oktober 2013.

Di surat tersebut disebutkan, bahwa terdakwa Saul Krisdiono memukul Firdaus seperti menghajar maling. ”Padahal Saul berusaha melerai pertengkaran fisik antara Firdaus dengan salah satu siswa SMP GIKI,” kata Haryanto.

Yudi Wibowo Sukinto juga menyebut Saul Krisdiono sebagai preman yang pernah dihukum selama dua tahun. Haryanto dan Saul menyayangkan pernyataan Yudi karena dia adalah seorang advokat. ”Pernyataannya langsung menuduh tanpa kata-kata ’diduga’. Padahal si Yudi ini adalah seorang advokat,” tandasnya.

Yang bikin Saul Krisdiono merasa dicemarkan, surat tersebut juga ditembuskan ke Walikota Surabaya, DPRD Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan sebuah media televisi. ”Ini apa urusannya dengan media televisi kok surat itu ditembuskan ke sana,” ujar Haryanto geram.

Terkait proses di DK Peradi, Haryanto mengatakan sidang sudah berjalan tiga kali. Kemarin ia hadir sebagai saksi. Selain ke DK Peradi, Yudi Wibowo Sukinto juga sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya 28 Mei 2014 lalu dengan tudingan pencemaran nama baik. ”Tapi sampai sekarang digantung Polrestabes,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Saul Krisdiono jadi pesakitan setelah dilaporkan oleh keluarga Firdaus atas dugaan tindakan penganiayaan. Itu dilakukan ketika Saul melerai perkelahian siswa kelas VII A SMP Giki yang terlibat pertengkaran. Oleh JPU, Saul didakwa melanggar Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan anak dengan ancaman pidana maksimal 3,5 tahun penjara serta denda Rp 72 juta.@rofik


Quote:

SURABAYA (surabayapost.net) - Advokat Yudi Wibowo Sukinto tak lama lagi sepertinya bakal mendekam di sel jeruji besi penjara. Penyidik Polrestabes Surabaya akhirnya mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Yudi Wibowo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Dalam SPDP tersebut tertulis, Yudi diduga terjerat kasus pencemaran nama baik, fitnah, dan perbuatan tidak menyenangkan. SPDP itu diterima bagian administrasi pidana umum Kejari Surabaya pada 22 Desember lalu. “SPDP baru kami terima,” ujar Didik Farkhan Alisyahdi, Kepala Kejari Surabaya, Kamis (31/12).

Bahkan, Kejari Surabaya juga sudah menunjuk jaksa Marshandi sebagai jaksa peneliti. Nantinya jaksa Marshandi yang akan meneliti berkas perkara dan menyidangkan Yudi Wibowo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Selanjutnya pihaknya akan melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas perkara kasus tersebut. Jika dinyayakan berkas perkara sempurna, selanjutnya berkas perkara Yudi Wibowo akan dilimpahkan ke PN Surabaya.

Saat ditanya apakah pihaknya akan menahan tersangka Yudi Wibowo, Didik tidak bisa memastikannya. “Terlebih hukuman penjara terkait pasal yang dijeratkan yaitu pasal 310 dan 311 KUHP, ancaman hukumannya hanya dibawah 5 tahun,” jelasnya.

Dalam kasus ini, Yudi ditetapkan sebagai tersangka setelah dilaporkan Saul Krisdiono, guru SMP GIKI Surabaya. Sebelumnya, Yudi Wibowo menuding Saul terlibat kasus pidana dan telah dihukum 2 tahun penjara. Tak terima menjadi korban fitnah, lantas Saul melaporkan tudingan itu ke Polrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya pun akhirnya menetapkan Yudi sebagai tersangka.

Namun Yudi Wibowo tidak diterima dan mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka dirinya ke PN Surabaya. Rupanya upaya Yudi Wibowo menggugurkan status tersangka yang melekat pada dirinya akhirnya kandas. Gugatan praperadilan yang diajukannya ditolak hakim PN Surabaya.

Dengan ditolaknya gugatan praperadilan tersebut, kini penyidik Polrestabes Surabaya kembali melanjutkan kasus dengan mengirimkan SPDP atas nama Yudi Wibowo ke Kejari Surabaya.


emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
biar aman itu si SR. biar ga ada yang intimidasi.
Quote:Original Posted By andesit1




klo masalah cengengesan, tuh suami dan kembaran si mirna jg cengengesan emoticon-Big Grin


Cengengesannya beda lah, coba liat donk di berita detik, ada yg sampe bilang si J malah suruh wartawan hati2 turunin tangga emoticon-Big Grin

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
×