alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a1d05ac2cb177f478b456d/effendi-gazali-heran-temuan-rp-191-miliyar-mandek-rp-200-juta-diuber-uber
Effendi Gazali: Heran Temuan Rp 191 Miliyar, Mandek. Rp 200 Juta Diuber-uber
Effendi Gazali: Heran Temuan Rp 191 Miliyar, Mandek. Rp 200 Juta Diuber-uber



Pakar Komunikasi Effendi Gazali mengaku heran dengan cara kerja aparat penegak hukum dalam menangani kasus korupsi.

Effendi memberi contoh beberapa kasus besar temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bernilai di atas Rp 1 miliar, mandek tanpa ada kejelasan lanjut atau tidak diproses.

"Kasus Sumber Waras yang dari temuan BPK ada penyimpangan Rp 191 miliar. Kasus ini masih tersimpan di KPK dan menunggu untuk diproses." ucap Effendi saat Refleksi 69 Tahun BPK RI, Selasa (19/1/2019).

"Saya heran, kasus yang nilai kerugiannya lebih besar malah mandek. Yang nilai Rp 200 juta malah diuber-uber. Ada apa ini,?!" serunya.

Cara kerja aparat penegak hukum yang tidak jelas inilah sering menjadi tanda tanya masyarakat. Apakah kerja penegak hukum ini mengikuti aturan atau disesuaikan dengan kondisi.

"Jangan salah kalau ada sebagian masyarakat menilai kinerja aparat hukum kita ada nuansa politiknya. Jika ada kaitannya dengan politisi, itu duluan yang? digarap," jelasnya.


http://www.harianumum.com/berita/huk...ta-diuber-uber



Seharusnya teman ahok meminta KPK menuntaskan kasus sumber waras, siapa tau emang Ahok ga salah ? Jadi ga ada beban dimasa depan, ya kan ?
yang 200 juta kasus apaan yak???
penjarakan A-emoticon-Hoax
YG 200JT SOALNYA BUKAN HORANG KITAK2
tergantung bekingnya lah kalo kayak gitu .....
wkwkwk... itu meme nya..
yg digerebek KPK kantornya Fahri ya..?
Quote:Original Posted By wasitnya.mantap
yang 200 juta kasus apaan yak???


kasus yang terkait dengan kakanda paloh
Quote:Original Posted By jemesbono
YG 200JT SOALNYA BUKAN HORANG KITAK2



dugaan publik begitu
Quote:Original Posted By dhik@


kasus yang terkait dengan kakanda paloh

Klo berdasar waktu, yang lebih update kasus suap banteng $ 30rb Singapore/Rp 200jt an yang ampe kantor sapi ikut diseruduk juga...emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By blockback
wkwkwk... itu meme nya..
yg digerebek KPK kantornya Fahri ya..?


itu meme maksudnya KPK meragukan audit BPK mungkin yahemoticon-Big Grin

KPK akan Panggil Ahok Terkait Kasus Lahan RS Sumber Waras


http://nasional.republika.co.id/beri...s-sumber-waras




Quote:Original Posted By dewars12yo


itu meme maksudnya KPK meragukan audit BPK mungkin yahemoticon-Big Grin


Harian apa lagi ini emoticon-Big Grin

Sekalian bikin harianpanasbung.com aja
Quote:Original Posted By overcrot
Harian apa lagi ini emoticon-Big Grin

Sekalian bikin harianpanasbung.com aja



pegangan bray....
Quote:Original Posted By autoplays
udh biasa tuh
maling ayam digebuk. maling duit rakyat kagak


emoticon-shakehand
Effendi gazali uda kerja sama tv oon, analisanya sampah semua jadinya, bentar lagi jd margariyo jumat namanya
udah 2016 ne emoticon-Ngakak
ghazali yg dulu main di republik mimpi ya
bang EG ga tau ye ini kan era nye presiden kitak-kitak.emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By politicus



pegangan bray....


Keep coli tong emoticon-Big Grin

Ketua Panitia penyaringan Capres Konvensi demokrat

siapa sih gak tahu efendi? setiap yg namanya effendi itu rada rada

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan panitia Konvensi Demokrat, Effendi Gazali mengatakan dia mengundurkan diri dari Komite Konvensi Calon Presiden Demokrat karena tak melihat seperti apa akhir konvensi ini. Tak ada nuansa kontestasi dan evaluasi selama konvensi.

"Saya enggak lihat ujung konvensi. Saya enggak lihat skema untuk kecurangan tapi juga enggak lihat ujungnya," ujar Effendi dalam diskusi politik di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (23/4/2014). Namun, Effendi menyisipkan alasan lain pengunduran dirinya adalah operasi dan pemulihan cedera kaki selama enam bulan.

Menurut Effendi, selama konvensi nuansa kontestasi tak muncul dalam konvensi tersebut. Setelah enam bulan konvensi, Effendi berpendapat seharusnya juga ada evaluasi terhadap peserta konvensi.

Jumlah peserta konvensi pun, menurut Effendi terlalu banyak dan harus dikerucutkan secara bertahap. "Kalau pesertanya ditetapkan seperti itu harusnya enam bulan ada evaluasi untuk dikerucutkan, mungkin jadi enam, kemudian tiga," ujar dia.

Effendi menyatakan, elektabilitas Partai Demokrat yang menurun hingga 50 persen seharusnya membuat peserta konvensi proaktif memunculkan gagasan berbeda bagi Demokrat. Menurut dia tidak ada beda antara peserta konvensi dengan elite partai itu.

Karenanya, Effendi mempertanyakan manfaat dari debat kandidat terakhir dalam rangkaian tahapan konvensi. Namun, dia berharap kegiatan itu akan berlangsung terbuka bagi media, tak hanya menyediakan ruang bagi pendukung para peserta konvensi.

"Konvensi ini perlu diselamatkan kalau mau dipertahankan di pemilu setelahnya. Jangan sampai enggak ada ujungnya, malah ajakan untuk bubar saja," kata Effendi. Kehadiran media dan masyarakat selain pendukung para kandidat, menurut dia akan memberikan kesempatan kompetensi para kandidat diuji lebih luas.
×