alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a1cf04582b2e46088b456a/laris-manis-setelah-ka-cepat-rini-ajak-china-kerja-sama-di-industri-alumunium
[laris manis...] Setelah KA Cepat, Rini Ajak China Kerja Sama di Industri Alumunium
Setelah KA Cepat, Rini Ajak China Kerja Sama di Industri Alumunium

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sudah memiliki rencana kerjasama selanjutnya dengan China. Usai KA Cepat Jakarta-Bandung, kerja sama kedua negara akan tertuju kepada industri aluminium dengan nilai investasi 1,6 miliar dollar AS.

"Yang saat ini sedang dalam proses pembangunan proses aluminium grade alumina di Menpawah (Kalimantan Barat)," ujar Rini usai groundbreaking KA Cepat di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/1/2016).

Menurut Rini, kerja sama di industri aluminium itu sebagai tindak lanjut dari proyek KA cepat Jakarta-Bandung. PT Aneka Tambang (Antam) nantinya akan menjadi partner perusahaan China.

Produk alumunium yang dihasilkan akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan gerbong kereta cepat. Selain itu, alumunium akan diproyeksikan untuk bahan baku pembuatan gerbong kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT). Rini mengatakan bahwa Presiden Jokowi Ingin agar LRT terus didorong.

"Kereta ringan juga harus didorong untuk menghubungkan kota bandung raya kereta cepat maupun juga di Jakarta, di Jabodetabek maupun DKI sendiri. Jadi itu salah satu program ke depan, untuk melakukan kerjasama disitu," sebutnya.

Seperti diberitakan, Indonesia dan China sudah menjalin kerjasama dalam proyek KA Cepat Jakarta-Bandung dengan nilai investasi mencapai 5,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 72 triliun.

Kedua negara membentuk perusahaan bersama bernama PT kereta cepat Indonesia China (KCIC). Kepemilikan saham KCIC dibagi dua yakni konsorsium BUMN Indonesia di bawah panji PT PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) mengusai 60 persen saham, sementara 40 persen sisanya dimiliki oleh China Railway International (CRI).

laris manis....

==============================================================================================

salut ama ibu satu ini, kalo kerja gak tanggung2, duitnya - pakerja - bahan baku semua langsung satu paket biar gak ribet emoticon-Recommended Seller
ada masalah dengan investasi?
masa kereta terus didorong? Capek kali dorong2 kereta
Quote:Original Posted By kakekserbatahu
ada masalah dengan investasi?


kagak masalah klo investasinya pure investasi.

jd masalah klo investasi itu cuman namanya doank, tp isinya ngutang dan modal sendiri.


Seperti diberitakan, Indonesia dan China sudah menjalin kerjasama dalam proyek KA Cepat Jakarta-Bandung dengan nilai investasi mencapai 5,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 72 triliun.

Kedua negara membentuk perusahaan bersama bernama PT kereta cepat Indonesia China (KCIC). Kepemilikan saham KCIC dibagi dua yakni konsorsium BUMN Indonesia di bawah panji PT PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) mengusai 60 persen saham, sementara 40 persen sisanya dimiliki oleh China Railway International (CRI).



dana proyek itu berasal dari utang yg dbrikan oleh bank china
utang itu apa jaminan agunannya?? jelas aset bumn yg dijaminkan.
lahan perkebunan yg kena jalur KA itu diberikan cuma2 dan dikonversi dlm bentuk penyertaan saham.

trus prshn china yg tergabung dlm konsorsium itu apa andilnya?? ikut menanggung beban utang itu gak? ada gak nyetor dana utk proyek??
malah dapat pembagian saham 40 %.

walaupun tidak ada apbn dlm dana proyek, tapi secara tidak langsung negara jg ikut terbebani dlm proyek, karna BUMN adalah milik negara.
Quote:Original Posted By tukangbecak1
kagak masalah klo investasinya pure investasi.

jd masalah klo investasi itu cuman namanya doank, tp isinya ngutang dan modal sendiri.


Seperti diberitakan, Indonesia dan China sudah menjalin kerjasama dalam proyek KA Cepat Jakarta-Bandung dengan nilai investasi mencapai 5,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 72 triliun.

Kedua negara membentuk perusahaan bersama bernama PT kereta cepat Indonesia China (KCIC). Kepemilikan saham KCIC dibagi dua yakni konsorsium BUMN Indonesia di bawah panji PT PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) mengusai 60 persen saham, sementara 40 persen sisanya dimiliki oleh China Railway International (CRI).



dana proyek itu berasal dari utang yg dbrikan oleh bank china
utang itu apa jaminan agunannya?? jelas aset bumn yg dijaminkan.
lahan perkebunan yg kena jalur KA itu diberikan cuma2 dan dikonversi dlm bentuk penyertaan saham.

trus prshn china yg tergabung dlm konsorsium itu apa andilnya?? ikut menanggung beban utang itu gak? ada gak nyetor dana utk proyek??
malah dapat pembagian saham 40 %.

walaupun tidak ada apbn dlm dana proyek, tapi secara tidak langsung negara jg ikut terbebani dlm proyek, karna BUMN adalah milik negara.



lah lu kalo punya jawaban jawab dong pertanyaan lu sendiri.

Atau cuma main asumsi, trus nanya, trus orang lain yg lu suruh cari jawabannya?.


emoticon-Ngakak
tar ujung2nya alumina import dari Australia lagi yg diproses, bikin pabrik disini cuma ambil listrik gratis dari PLTA atw listrik murah dari PLTU emoticon-Busa
bikin smelter bauksit grade alumina skalian kalo niat beneran bikin peleburan.
Quote:Original Posted By kakekserbatahu



lah lu kalo punya jawaban jawab dong pertanyaan lu sendiri.

Atau cuma main asumsi, trus nanya, trus orang lain yg lu suruh cari jawabannya?.


emoticon-Ngakak


nyesal ane kuot orang goblok bin idiot, jadinya debat kusir emoticon-Cape deeehh
Quote:Original Posted By tukangbecak1


kagak masalah klo investasinya pure investasi.

jd masalah klo investasi itu cuman namanya doank, tp isinya ngutang dan modal sendiri.


Seperti diberitakan, Indonesia dan China sudah menjalin kerjasama dalam proyek KA Cepat Jakarta-Bandung dengan nilai investasi mencapai 5,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 72 triliun.

Kedua negara membentuk perusahaan bersama bernama PT kereta cepat Indonesia China (KCIC). Kepemilikan saham KCIC dibagi dua yakni konsorsium BUMN Indonesia di bawah panji PT PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) mengusai 60 persen saham, sementara 40 persen sisanya dimiliki oleh China Railway International (CRI).



dana proyek itu berasal dari utang yg dbrikan oleh bank china
utang itu apa jaminan agunannya?? jelas aset bumn yg dijaminkan.
lahan perkebunan yg kena jalur KA itu diberikan cuma2 dan dikonversi dlm bentuk penyertaan saham.


trus prshn china yg tergabung dlm konsorsium itu apa andilnya?? ikut menanggung beban utang itu gak? ada gak nyetor dana utk proyek??
malah dapat pembagian saham 40 %.

walaupun tidak ada apbn dlm dana proyek, tapi secara tidak langsung negara jg ikut terbebani dlm proyek, karna BUMN adalah milik negara.


tebelin ini saja sebagai real capitalnya di proyek ini emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By tukangbecak1
nyesal ane kuot orang goblok bin idiot, jadinya debat kusir emoticon-Cape deeehh



ok

ane gak bakalan maki2 orang.

bukan style ane emoticon-Cool

makanya lu beberin data dong.

apa aja yg jadi agunan bumn.

bagaimana perjanjiannya, apakah perusahaan china juga nanggung hutang.

mana bukti perusahaan china gak setor modal.

nggak usah berasumsi trus nyuruh orang lain cari data.


emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By tukangbecak1
kagak masalah klo investasinya pure investasi.

jd masalah klo investasi itu cuman namanya doank, tp isinya ngutang dan modal sendiri.


Seperti diberitakan, Indonesia dan China sudah menjalin kerjasama dalam proyek KA Cepat Jakarta-Bandung dengan nilai investasi mencapai 5,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 72 triliun.

Kedua negara membentuk perusahaan bersama bernama PT kereta cepat Indonesia China (KCIC). Kepemilikan saham KCIC dibagi dua yakni konsorsium BUMN Indonesia di bawah panji PT PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) mengusai 60 persen saham, sementara 40 persen sisanya dimiliki oleh China Railway International (CRI).



dana proyek itu berasal dari utang yg dbrikan oleh bank china
utang itu apa jaminan agunannya?? jelas aset bumn yg dijaminkan.
lahan perkebunan yg kena jalur KA itu diberikan cuma2 dan dikonversi dlm bentuk penyertaan saham.

trus prshn china yg tergabung dlm konsorsium itu apa andilnya?? ikut menanggung beban utang itu gak? ada gak nyetor dana utk proyek??
malah dapat pembagian saham 40 %.

walaupun tidak ada apbn dlm dana proyek, tapi secara tidak langsung negara jg ikut terbebani dlm proyek, karna BUMN adalah milik negara.



dari awal ane udah curiga ama program KA cepat yang bawa skema "non apbn" ini proyek besar soalnya jepang pun sampai skarang bilang kalo ni program (tanpa jaminan APBN) imposible. tapi syangnya si wiwi niat bener pengen bikin pencitraannya sampe nyetujuin program yang bahkan kagak realistis. sudah lah kita liat program jokowi fail one by one, mulai dari paket kebijakan ekonominya, kapal sapi, pemadaman hutan, bahkan program dia yang di jakarta banyak yang mangkrak & bermasalah (monorel & kartu sakti the series). moga moga si wiwi cepet sadar atau dia bakal berakhir mirip kayak sohibnya si raja blunder dari oztrali (tony abbot)
Quote:Original Posted By virgoboyz96



dari awal ane udah curiga ama program KA cepat yang bawa skema "non apbn" ini proyek besar soalnya jepang pun sampai skarang bilang kalo ni program (tanpa jaminan APBN) imposible. tapi syangnya si wiwi niat bener pengen bikin pencitraannya sampe nyetujuin program yang bahkan kagak realistis. sudah lah kita liat program jokowi fail one by one, mulai dari paket kebijakan ekonominya, kapal sapi, pemadaman hutan, bahkan program dia yang di jakarta banyak yang mangkrak & bermasalah (monorel & kartu sakti the series). moga moga si wiwi cepet sadar atau dia bakal berakhir mirip kayak sohibnya si raja blunder dari oztrali (tony abbot)


ane malah yakin kalo masalah dana dari apbn/non-apbn ini salah satu alasan ketidak hadiran jonan emoticon-Big Grin
soalnya dari awal jonan kasih statemen "silahkan bangun KA cepat asal tidak menggunakan biaya apbn"
Quote:Original Posted By kakekserbatahu



ok

ane gak bakalan maki2 orang.

bukan style ane emoticon-Cool

makanya lu beberin data dong.

apa aja yg jadi agunan bumn.

bagaimana perjanjiannya, apakah perusahaan china juga nanggung hutang.

mana bukti perusahaan china gak setor modal.

nggak usah berasumsi trus nyuruh orang lain cari data.


emoticon-Ngakak




aelahhh... udah banyak trit-trit lama proyek kereta api cepat bahas ini,
lo korek2 aja trit2 lama emoticon-Cape deeehh

yawdah ane kasih, lainnya lo cari sendiri dah emoticon-Cape deeehh


Jum'at, 16 Oktober 2015 - 12:24 wib
Aset BUMN Jadi Jaminan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

JAKARTA -
Chairman PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) Sahala Lumban Gaol mengatakan, aset-aset perusahaan BUMN yang tergabung dalam konsorsium pekerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung akan jadi jaminan ketika proyek itu gagal dibangun.
PT PSBI terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero), PT Jasa Marga (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Perkebunan Nusantara VIII. Konsorsium sendiri telah resmi melakukan joint venture dengan China Railway Corporation Co.Ltd.

"Aset dijaminkan dari joint venture," kata Sahala di Pullman Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Sahala menyebutkan, untuk investasi pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ditaksir sekitar USD5,5 miliar dengan skema pendanaan 75 persen dari China Development Bank (CDB) dan 25 persen dari ekuitas konsorsium BUMN.

"Sudah dibicarakan sejak awal, tidak ada jaminan dari pemerintah, guarantee pun tidak ada, proyek perusahaan yang dijaminkan," tambahnya.

Lanjut Sahala, Staff Khusus Menteri BUMN ini juga menyebutkan, ekuitas yang akan dibayarkan oleh konsorsium jika proyek kereta cepat Jakarta-Bandung gagal terealisasi akan dibayarkan dengan tanah dan juga cash.

"PTPN VIII tidak punya duit dia kasih tanah, di value independet di appraisal, kalau kalian lihat PMN pun tidak ada masuk. Mereka tidak boleh gunakan PMN untuk digunakan ekuitas pariditpasi," tutupnya.



[laris manis...] Setelah KA Cepat, Rini Ajak China Kerja Sama di Industri Alumunium


emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh
Quote:Original Posted By tukangbecak1
aelahhh... udah banyak trit-trit lama proyek kereta api cepat bahas ini,
lo korek2 aja trit2 lama emoticon-Cape deeehh

yawdah ane kasih, lainnya lo cari sendiri dah emoticon-Cape deeehh


Jum'at, 16 Oktober 2015 - 12:24 wib
Aset BUMN Jadi Jaminan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

JAKARTA -
Chairman PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) Sahala Lumban Gaol mengatakan, aset-aset perusahaan BUMN yang tergabung dalam konsorsium pekerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung akan jadi jaminan ketika proyek itu gagal dibangun.
PT PSBI terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero), PT Jasa Marga (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Perkebunan Nusantara VIII. Konsorsium sendiri telah resmi melakukan joint venture dengan China Railway Corporation Co.Ltd.

"Aset dijaminkan dari joint venture," kata Sahala di Pullman Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Sahala menyebutkan, untuk investasi pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ditaksir sekitar USD5,5 miliar dengan skema pendanaan 75 persen dari China Development Bank (CDB) dan 25 persen dari ekuitas konsorsium BUMN.

"Sudah dibicarakan sejak awal, tidak ada jaminan dari pemerintah, guarantee pun tidak ada, proyek perusahaan yang dijaminkan," tambahnya.

Lanjut Sahala, Staff Khusus Menteri BUMN ini juga menyebutkan, ekuitas yang akan dibayarkan oleh konsorsium jika proyek kereta cepat Jakarta-Bandung gagal terealisasi akan dibayarkan dengan tanah dan juga cash.

"PTPN VIII tidak punya duit dia kasih tanah, di value independet di appraisal, kalau kalian lihat PMN pun tidak ada masuk. Mereka tidak boleh gunakan PMN untuk digunakan ekuitas pariditpasi," tutupnya.



[laris manis...] Setelah KA Cepat, Rini Ajak China Kerja Sama di Industri Alumunium


emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh



nggak nemu ya perjanjiannya?

keselip di mana gan?

emoticon-siul
pantes pak jonan ga sreg ama nih proyek, ternayata jaminannye BUMN toh.emoticon-Cape d... (S)
ok bu lanjut emoticon-Cool
sebenarnya siapa dalang dibelakang rini sumarno ini?

mengerikan sekali paket kebijakannya
Quote:Original Posted By tukangbecak1




aelahhh... udah banyak trit-trit lama proyek kereta api cepat bahas ini,
lo korek2 aja trit2 lama emoticon-Cape deeehh

yawdah ane kasih, lainnya lo cari sendiri dah emoticon-Cape deeehh


Jum'at, 16 Oktober 2015 - 12:24 wib
Aset BUMN Jadi Jaminan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

JAKARTA -
Chairman PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) Sahala Lumban Gaol mengatakan, aset-aset perusahaan BUMN yang tergabung dalam konsorsium pekerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung akan jadi jaminan ketika proyek itu gagal dibangun.
PT PSBI terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero), PT Jasa Marga (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Perkebunan Nusantara VIII. Konsorsium sendiri telah resmi melakukan joint venture dengan China Railway Corporation Co.Ltd.

"Aset dijaminkan dari joint venture," kata Sahala di Pullman Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Sahala menyebutkan, untuk investasi pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ditaksir sekitar USD5,5 miliar dengan skema pendanaan 75 persen dari China Development Bank (CDB) dan 25 persen dari ekuitas konsorsium BUMN.

"Sudah dibicarakan sejak awal, tidak ada jaminan dari pemerintah, guarantee pun tidak ada, proyek perusahaan yang dijaminkan," tambahnya.

Lanjut Sahala, Staff Khusus Menteri BUMN ini juga menyebutkan, ekuitas yang akan dibayarkan oleh konsorsium jika proyek kereta cepat Jakarta-Bandung gagal terealisasi akan dibayarkan dengan tanah dan juga cash.

"PTPN VIII tidak punya duit dia kasih tanah, di value independet di appraisal, kalau kalian lihat PMN pun tidak ada masuk. Mereka tidak boleh gunakan PMN untuk digunakan ekuitas pariditpasi," tutupnya.



[laris manis...] Setelah KA Cepat, Rini Ajak China Kerja Sama di Industri Alumunium


emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh


yang beginian apakah sudah disampaikan jokowi di depan wartawan?
Quote:Original Posted By kakekserbatahu



nggak nemu ya perjanjiannya?

keselip di mana gan?

emoticon-siul




aaeelah... emoticon-Cape deeehhemoticon-Cape deeehh


level tukang obat balas pake cara tukang obat jg, namanya jg debat kusir emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By tukangbecak1
aaeelah... emoticon-Cape deeehhemoticon-Cape deeehh


level tukang obat balas pake cara tukang obat jg, namanya jg debat kusir emoticon-Traveller



ecieeee

kusir becak?
Jakarta -Pemerintah menyatakan China akan menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dengan nilai US$ 5,5 miliar, atau sekitar Rp 80 triliun, tanpa uang pemerintah. Dari mana dananya?

Menteri BUMN, Rini Soemarno menyatakan, 75% dana akan disalurkan oleh Bank Pembangunan China (China Development Bank/CDB) dan sisanya diambil dari dana hasil joint venture BUMN dengan perusahaan China, yaitu China Railway Corporation.

BUMN yang akan ikut serta adalah, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Jasa Marga Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII.

"Skemanya, jangka waktu pinjaman selama 40 tahun dengan masa tenggang 10 tahun. Kita ingin dapat good return," jelas Rini dalam Press Gathering di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Namun Rini tidak menjelaskan apa maksud pinjaman berjangka waktu 40 tahun, dan grace period (libur masa menyicil) 10 tahun tersebut. Semua akan dijelaskan Rini bila joint venture dan sistem pembiayaan sudah final.

Proyek ini, menurut Rini, akan menggunakan konten lokal hingga 50%. Selain itu juga akan menyerap 39.000 tenaga kerja lokal. "Bahan baku alumunium sebagian besar akan lokal," imbuh Rini.

Kemudian, 37% pendanaan menggunakan mata uang yuan.

Rini menegaskan, dari awal proposal China tidak mencantumkan dana negara dan jaminan pemerintah. Skema kerjasamanya murni dalam bentuk bisnis. Anggaran negara untuk membangun kereta api di luar Jawa.

"Pemerintah mengumumkan tidak akan melakukan proyek itu dan diserahkan ke BUMN. Nantinya kalau mau dikembangkan HSR lainnya misalnya Jakarta-Surabaya pun B to B (business to business)," jelas Rini.


JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta pemerintah berhati-hati dalam menggarap proyek kereta cepat jalur Jakarta-Bandung. Pasalnya, ada potensi nantinya aset milik BUMN tergadaikan dan dimiliki oleh pihak Tiongkok.

“Soalnya anggaran yang digunakan itu pinjaman dari China mencapai Rp 70 triliun. Kalau begitu, berarti jaminannya itu pengelolaan BUMN,” tandas Anggota VII BPK, Achsanul Qosasih, Rabu (20/1).

Menurut Achsanul, saat ini pemerintah sudah memperlihatkan sikap sembrono terkait proyek kereta cepat. Hal itu terlihat dari target 29 ribu penumpang per hari yang dipatok pemerintah. Dia menilai target tersebut tidak masuk akal.

“Sekarang itu penumpang Jakarta-Bandung hanya 2800-3000 per hari. Kalau di 2019, asumsi mereka bilang penumpang Jakarta-Bandung bisa 29 ribu orang sehari. Itu asumsi dari mana?” kata dia.

Lebih lanjut Achasanul mengatakan, sekarang sudah ada sejumlah aset BUMN yang harus dikorbankan untuk proyek tersebut. Karena itu, ke depan pemerintah harus lebih waspada lagi agar tidak bertambah parah.

"Nantinya akan ada sejumlah tanah PTPN yang dikelola oleh China. Karena jalurnya akan melewati tanah PTPN," ungkapnya. (dil/jpnn)


emoticon-Motret
siapa yg mau nombokin tuh kurangnya