alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a0722dc2cb17b3698b4568/wabup-terpilih-sukoharjo-digoyang-ijazah-palsu
Wabup Terpilih Sukoharjo Digoyang Ijazah Palsu
Wabup Terpilih Sukoharjo Digoyang Ijazah Palsu

SOLO – Belum juga dilantik, wakil bupati Sukoharjo terpilih Purwadi sudah diterpa kabar tidak sedap. Dia dilaporkan ke Polresta Surakarta dengan tuduhan menggunakan ijazah palsu SMP, yakni dari SMPN 13 Surakarta untuk melengkapi berkas pencalonan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sukoharjo.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo,

penyidik polresta telah mendatangi SMPN 13 Surakarta. Tapi pihak sekolah belum bisa memperlihatkan nomor induk atas nama Purwadi dengan alasan dokumen sudah tidak utuh akibat kebanjiran dan dimakan rayap. Yang ditemukan hanya nomor induk siswa atas nama Joko Purwadi.

Kasat Reskrim Kompol Saprodin mewakili Kapolresta Kombes Pol Ahmad Luthfi mengatakan, masih melakukan pengumpulan bukti. “Belum ada pemeriksaan saksi karena masih fokus mencari kelengkapan data dari berbagai pihak, termasuk pihak-pihak sekolah sesuai curriculum vitae (CV) terlapor yang dilampirkan ke KPUD Sukoharjo,” bebernya kemarin (20/1).

Siapa pelapornya? Kasat Reskrim enggan mengungkapkannya dengan pertimbangan keamanan pelapor.

Menanggapi tuduhan penggunaan ijazah palsu tersebut, Purwadi menanggapinya santai. Dia menekankan seluruh ijazah yang dimilikinya diperoleh secara sah. ”Saya tegaskan, semua ijazah saya tidak hanya sah, tapi mbahe sah,” tutur dia.

Sebab itu, Purwadi balik menuding bahwa si pelapor memiliki kepentingan tertentu dan mencari-cari kesalahan saja. Ketika mendaftar sebagai calon wakil bupati (cawabup) mendampingi Wardoyo Wijaya, dia melampirkan persyaratan sesuai prosedur.

Terpisah, Ketua KPUD Sukoharjo Kuswanto menuturkan, sesuai ketentuan Pasal 7 huruf c Peraturan KPU (PKPU) Nomor 8 Tahun 2005, pendidikan calon bupati maupun calon wakil bupati serendah-rendahnya adalah SMA sederajat. Selain itu, ijazah utama yang dilampirkan adalah fotokopi ijazah terakhir yang sudah disahkan sekolah bersangkutan.

KPUD, lanjut Kuswanto, juga telah melakukan verifikasi administratif terkait ijazah masing-masing paslon peserta pemilihan kepala daerah (pilkada).

Semua berkas persyaratan paslon, termasuk ijazah juga sudah diumumkan ke publik melalui papan pengumuman dan website resmi KPUD. Dan dalam tahapan itu tidak ada masukan atau komplain dari masyarakat.

Karena tidak ada komplain, KPUD cukup melakukan verifikasi administratif. ”Verifikasi faktual dilakukan setelah ada komplain. Di Sukoharjo tidak ada komplain,” tandas Kuswanto.

Tuduhan ijazah palsu ini, lanjut dia, sudah bukan menjadi wewenang KPUD. Sebab, Purwadi sudah ditetapkan sebagai calon wakil bupati terpilih untuk mendampingi calon bupati terpilih Wardoyo Wijaya dan tinggal menunggu pelantikan. (atn/yan/wa)

Sumber
http://radarsolo.co.id/2016/01/21/wa...-ijazah-palsu/

waduh, kenapa baru rame sekarang yah, emoticon-Big Grin
Emangnya Pak Purwadi lulus SMP aja? Gak sampai SLTA?
Ramenya pas udah kepilih emoticon-Big Grin
×