alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a044e460e24b560d8b456e/jokowi-bakal-terbitkan-perpres-antibullying-di-sekolah
Jokowi Bakal Terbitkan Perpres Antibullying di Sekolah

Jokowi Bakal Terbitkan Perpres Antibullying di Sekolah

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kekerasan di sekolah harus segera dihentikan dengan langkah-langkah kongkret dan radikal. Menurutnya, kunci mengatasi kekerasan di sekolah adalah memberi edukasi pada masyarakat, keluarga dan anak-anak untuk bertanggung jawab dan berpartisipasi dalam mencegah kekerasan.

Presiden memerintahkan Menteri Pendidikan & Kebudayaan Anies Baswedan untuk melakukan langkah radikal dalam pencegahan terjadinya bullying dan menggalakkan pendidikan karakter serta budi pekerti.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam Rapat Terbatas tentang Pencegahan Kekerasan dan Bullying terhadap Anak di Kantor Kepresidenan, Rabu (20/1/2016).

Jokowi Bakal Terbitkan Perpres Antibullying di Sekolah

Rapat Kabinet Terbatas tentang Pencegahan Kekerasan dan Bullying terhadap Anak yang diusulkan KPAI ini dipimpin langsung Presiden Jokowi, dihadiri Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh, Menko PMK Puan Maharani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Luhut B. Panjaitan, Mendikbud Anies Baswedan, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin, Menkominfo Rudiantara, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menpora Imam Nachrowi, Mendes dan PDT Marwan Ja’far, Menteri PPPA Yohana Yembise, Menristek Dikti M Ntasir, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, dan Kastaf Kepresidenan Teten Masduki.

Rapat Terbatas Presiden RI dengan KPAI dan para Menteri Kabinet Kerja ini sebagai respon cepat dan tindak lanjut Pertemuan KPAI dengan Presiden pada seminggu sebelumnya, 12 Jan 2016 di Istana Presiden.

Jokowi Bakal Terbitkan Perpres Antibullying di Sekolah

Rapat diawali dengan Pengantar Presiden, dilanjutkan dg presentasi Menko PMK, Mendikbud, dan Ketua KPAI. Dlm paparannya, Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh menyampaikan data penurunan kasus-kasus anak 2015 dibanding 2014. Hanya saja, kasus kekerasan dan bulliying di sekolah, terutama anak menjadi pelaku justru meningkat.

Secara umum, tindak kekerasan terhadap anak 2015 menurun sebesar 25 persen (3820 kasus) dibanding 2014 (5066 kasus). Akan tetapi, kasus pelanggaran anak di bidang pendidikan justru naik sebesar 4 persen, dari 461 kasus di 2014 menjadi 478 di 2015. Bahkan, anak yang jadi pelaku perundungan (bullying) di sekolah meningkat drastis, 39 persen di 2015.

Dalam rapat tersebut, Presiden juga meminta KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) untuk memperketat pengawasan media penyiaran dan melakukan filter terhadap isi siaran yang tidak ramah anak, terutama yang mengeksploitasi kekerasan.

Dalam Ratas tersebut, Presiden menyetujui usulan penerbitan PERPRES ttg PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN dengan meminta Mendikbud, KPAI dan Menko PMK untuk segera menyiapkan Draftnya. Lingkup Perpres adalah pemastian lingkungan sekolah yang ramah anak dan memiliki mekanisme pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di sekolah, juga madrasah dan Pesantren.

Di samping Perpres tentang pencegahan kekerasan di sekolah dan optimalisasi pengawasan terhadap tayangan kekerasan, KPAI juga mengusulkan perluasan cakupan Inpres GN AKSA (Gerakan Nas Anti Kejahatan Seksual thd Anak) yang hanya mengatur kejahatan seksual, menjadi Gerakan Nasional Perlindungan Anak (GNPA) sebagai gerakan nasional di bawah koordinasi langsung Presiden.
KPAI juga mengingatkan kembali atas komitmen penerbitan aturan Pemberatan Hukuman bagi Pelaku Kejahatan terhadap anak. Presiden pun kembali memerintahkan Menko PMK untuk melakukan percepatan draft Perpu untuk ditandatangani. KPAI menilai ada ketidaksinkronan antara komitmen Presiden dg pembantu di bawahnya. Keberlarutan penerbitan Perpu bisa dibaca sebagai adanya indikasi pembangkangan di level teknis. (*)
gak cuman itu dong, sinetron & filem2 di tv juga ditertibakan soalnya sumber kata2 bullying juga
emoticon-Bettyemoticon-Bettyemoticon-Betty
bullying harus di brantas pakk
Setuju pak,, dahsyat, inbok, sinetron kalo bisa di bredel pak
harus jelas makna bullying di sekolah, soalnya mental anak sekolah sekarang lemah ditambah ortu yang terlalu baper,