alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/569f35a496bde68f288b4568/pln-siapa-bilang-tarif-listrik-ri-paling-mahal-se-asean
‎PLN: Siapa Bilang Tarif Listrik RI Paling Mahal se-ASEAN?
Quote:Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) membantah tarif listrik di Indonesia yang termahal dibanding negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Tarif listrik di Republik ini setara dengan tarif listrik di negara Thailand dan Malaysia yang berada di kisaran Rp 1.000 per Kilowatt per hour (kWh).

Direktur Perencanaan Korporat PLN, Nicke Widyawati mengungkapkan, tarif listrik Indonesia untuk golongan rumah tangga, bisnis besar maupun industri besar per November 2014 masing-masing dipatok Rp 1.362, Rp 1.200 dan Rp 1.200 per kWh.

Selanjutnya tarif listrik mengalami penyesuaian masing-masing menjadi Rp 1.469, Rp 1.159 dan Rp 1.012 per kWh pada periode Januari 2015. Saat ini, tarif listrik turun sebesar Rp 100 per kWh seiring pelemahan harga minyak dunia‎.


"Kata siapa tarif listrik kita paling mahal di ASEAN. Tarif listrik kita baik untuk rumah tangga, bisnis besar dan industri besar relatif setara dengan Thailand dan Malaysia," ujar Nicke saat Konferensi Pers Perkembangan Proyek Pembangkit Listrik 35 Ribu Mw di kantornya, Jakarta, Rabu (20/1/2016).

Dari data PLN, Nicke menyebut, tarif listrik di negara Thailand untuk golongan rumah tangga, bisnis besar dan industri besar dalam Rupiah masing-masing sebesar Rp 1.351, Rp 1.114 dan Rp 1.270 per kWh. Sementara Malaysia memasang tarif listrik untuk golongan yang sama lebih tinggi masing-masing sebesar Rp 1.374, Rp 1.320 dan Rp 1.066 per kWh.

Data lain menunjukkan, tarif listrik di Filipina masing-masing sebesar Rp 2.653 per kWh untuk pelanggan rumah tangga, bisnis besar Rp 1.607 dan industri besar Rp 1.651 per kWh.

Sedangkan Singapura mematok tarif listrik untuk ketiga golongan tersebut, masing-masing sebesar Rp 2.602, Rp 1.843 dan Rp 1.689 per kWh. Serta tarif listrik di Vietnam Rp 1.120 untuk pelanggan rumah tangga, Rp 1.306 per kWh untuk bisnis besaar dan industri besar dipungut tarif listrik Rp 777 per kWh.

"Vietnam adalah negara di ASEAN yang memiliki tarif listrik terendah, sedangkan Filipina dan Singapura punya tarif tertinggi. Jadi tarif listrik kita kompetitif dibanding negara ASEAN," terang Nicke. (Fik/Gdn)



http://bisnis.liputan6.com/read/2416...mahal-se-asean




weladalah....
Pak kalo juara byarpet bener ga pak?
masa seminggu mati listrik tiap hari, alasannya aneh aneh lagi. padahal di jawa apalagi diluar jawa..
Pembelaan diri....

What a shame....!
tapi kalo soal pemadaman sangat kompetitif juga kali ya.emoticon-Bingung (S)
Ditunggu bantahan kritis dan smart-nya para nasbung.. emoticon-Cool
bawah ane yang bilang pak..... emoticon-Big Grin
tak bisa dibantah lagi, ini adalah pengalihan isu
saiya ndak pernah bayar listrik di thailand atau malay.
jadi yo gag tau lbh murah atau lbh mahalan kita
di apusi ae yo gag eruh.
itu artinya PLN indonesia lebih berprestasi dari PLN thailand dan malaysia , ga salah rakyat pilih jokowi dah emoticon-Traveller
Thailand dan Malayshit pasti engga bisa ngalahin pemadaman listrik di Medan; bisa 3x sehari, tiap hari...!!!
Bandingin juga stabilitas supply-nya...sama gak..?
Bukan hanya masalah byar-pet-nya...
Tapi voltage yg dialirkan bener2 stabil di kisaran 220V...?
Kalo gak, katanya bisa memperpendek umur lampu dan alat elektronik lain...
Quote:Original Posted By tukangkomen123

Direktur Perencanaan Korporat PLN, Nicke Widyawati mengungkapkan, tarif listrik Indonesia untuk golongan rumah tangga, bisnis besar maupun industri besar per November 2014 masing-masing dipatok Rp 1.362, Rp 1.200 dan Rp 1.200 per kWh.
Selanjutnya tarif listrik mengalami penyesuaian masing-masing menjadi Rp 1.469, Rp 1.159 dan Rp 1.012 per kWh pada periode Januari 2015. Saat ini, tarif listrik turun sebesar Rp 100 per kWh seiring pelemahan harga minyak dunia‎.
http://bisnis.liputan6.com/read/2416...mahal-se-asean




weladalah....
tukang tipu emoticon-Najis emoticon-Mad (S)
harga bahan bakar turun separo, harga listrik malah naik emoticon-Najis
Bubarkan PLN. Ganti dgn swasta
indonesia katanya ekonominya udah masuk 10 besar dunia ..
tapi benar2 memalukan
sampai skrg masih lakukan pemadaman bergilir di kota2

disepelekan tetanggalah
kampret emang dah nih pln
mati listrik ikan koi abang gua pada mati 30 ekor
somplak bener mati 6 jam emoticon-Marah
Perusahaan Lilin Negara di percaya.. Amsiong yg ada, emoticon-Cape d...

Ga ada ujan ga ada apa ttp aj byaaaarr peettt
nongkrong ah

emoticon-Coolcoolemoticon-Cool
Quote:Original Posted By dawolong
Bandingin juga stabilitas supply-nya...sama gak..?
Bukan hanya masalah byar-pet-nya...
Tapi voltage yg dialirkan bener2 stabil di kisaran 220V...?
Kalo gak, katanya bisa memperpendek umur lampu dan alat elektronik lain...


Wah pantes bohlam gua banyak yg modar, termasuk salah satunya led philip.
Ini gossip atau uda ada bukti?
udah mahal sering byar...pet
masih ngeles pulaemoticon-Cape d...
Boss, harga coal lagi turun drastis bossss, minyak juga turun, pegawai masih hotel bintang lima terus kah kalau ada diklat atau rakor??? Transparan coba hitungan per Kwh dari solar sama batubara (penyumbang pembangkit listrik utama).

Kalau sentuh Rp. 400/ Kwh lau jual Rp. 1,200/ Kwh, untung udah banyak bossss, kalau gagal mulu, bersaing aja sama IPP bossss, ga usah IPP jual kesitu. UU listrik ganti jangan monopoli, best service best customer, lau PLN pasti ditinggal konsumen bosss...emoticon-Najis (S)
×