alexa-tracking
Kategori
Kategori
4.8 stars - based on 108 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/568db7561a9975c6738b4568/sebenarnya-cinta

Sebenarnya cinta

Hallo penghuni SFTH, ketemu sama ane lagi nih, penulis amatir yang kadang lupa dengan tulisannya sendiri hehehe...emoticon-Peace
berhubung thread sebelumnya udah di delete karena draft cerita yang ane bikin sebelumnya hilang jadi ijinkan ane untuk berbagi cerita (imanjinasi) lagi ya. Mudah-mudahan gak negbosenin. Selamat membaca... emoticon-Smilie






Sebenarnya Cinta





Sebenarnya cinta

Cover by agan riski.jahat

Sebenarnya cinta

Cover by agan neopo



Ku tak tau, Harus bagaimana untuk
Raba mimpi atau Nyata dan bedakan Rasa dan suasana
Dalam rangka Sayang atau cinta
Yang sebenarnya



Letto - Sebenarnya Cinta




Tokoh-tokoh cerita



Fathir Arkana (arkan), Cowok pendiam yang mempunyai dua sisi kepribadian. Di lingkungan teman-teman sekolahnya arkan dikenal culun dan kutu buku, namun hal tersebut berbeda jauh dengan sifatnya jika berada diluar lingkungan sekolah, pecicilan, sedikit keras kepala dan mempunyai ego yang cukup besar. Arkan merupakan anak tertua di keluarganya. Dari segi fisik arkan cukup enak dipandang terutama bagi lawan jenis, mempunyai darah arab dari ayahnya di gabung dengan kecantikan khas melayu dari bundanya cukup membuat arkan mendapatkan julukan “si kutu buku imut” dari teman-teman sekolahnya.

Tinggi badan : 184 cm (agak jangkung)
Saudara kandung : Mayang
Zodiak : Sagitarius
Kulit : Coklat Khas Indonesia
Ciri khas : Alis tebal dan pandangan mata coklatnya yang tajam, kutu buku.
Plus : Rupawan, jago main gitar, body kekar, diam-diam,perhatian, sangat menyanyangi adik dan bundanya, dan selalu menghindar untuk mencampuri urusan orang lain.
Minus: Cuek, pecicilan, egois, pendiam, gampang bosan, pemalu.



Mayang Fathira (mayang), Cewek imut, manja dan sedikit cerewet ini adalah adik kandung dari arkan yang beda dua tahun dengan abangnya. Mayang sendiri sangat dekat dengan abangnya apalagi setelah ayahnya meninggal. Dari segi fisik mayang juga tak kalah menarik dibandingkan abangnya, putih, tinggi, alis tebal, rambut hitam ditambah dengan sifat manja yang kadang lumayan sering membuat abangnya jengkel.

Tinggi badan : 167 cm
Saudara kandung : Arkan
Zodiak : Libra
Kulit : Putih
Ciri khas : Alis tebal (persis kayak abangnya), pendangan teduh, lesung pipit.
Plus : Manis, perhatian terutama dengan saudara kandungnya, jago nyanyi, setia dalam hal apa saja, terbuka, periang, rajin dan cerdas.
Minus : Manja, pecicilan, cerewet.



Muhammad Fadil (fadil), Merupakan sahabat dekat arkan, mereka kenal dari kelas satu SMP. Disekolahnya fadil sedikit lebih populer dibandingkan sahabatnya ini, karena dia merupakan kapten tim basket, aktif di berbagai macam ekstrakulikuler dan sedikit dikenal sebagai playboy karena gampang terpengaruh dengan pandangan pertama. Meskipun begitu fadil sedikit menaruh rasa terhadap mayang yang merupakan adik sahabatnya sendiri, namun rasa tersebut dipendamnya dalam-dalam karena takut bakal merusak persahabatan mereka berdua.

Tinggi badan : 175 cm
Sahabat : Arkan
Wanita favorit : Mayang (karena gampang digombalin) dan Fika (pacarnya)
Musik favorit : Dangdut dan metal
Kulit : Hitam manis
Status : Belum menikah (masih pacaran)
Ciri khas : Suaranya gampang dikenal (cempreng)
Plus : Setia kawan, periang, agak cerewet untuk ukuran cowok, gampang diomogin terutama oleh sahabatnya, arkan.
Minus : terlalu mudah mengalah, nekad, dan punya masalah lambung mulai dari diare sampai asam lambung.



Kanaya Azita (naya), Adalah teman satu angkatannya arkan dan fadil, namun berbeda kelas. Di sekolahnya naya tidak hanya dikenal karena paras cantik dan pembawaannya yang sedikit kalem, namun juga dikenal berkat prestasinya di bidang akedemik dan ekstrakulikuler. Kecantikannya juga ditambah dengan sifatnya yang supel, perhatian dan setia kawan. Rambut kuncir, postur tubuh seksi, senyuman mematikan benar-benar membuatnya menjadi siswi yang paling sering dikejar oleh teman-teman satu angkatannya fadil dan arkan. Bahkan arkan sendiri diam-diam juga sedikit mengagumi sosok naya.

Tinggi badan : 165 cm
Sahabat : Riska
Kulit : Putih mulus (kayak jalan baru)
Ciri khas : Bibir tipi manis, rambut kuncir, senyuman mematikan.
Plus : Anggun, cantik, tutur kata lembut, perhatian, enak diajak ngobrol, easy going, supel
Minus : Kurang teguh pendirian, sifat yang sering berubah-ubah dan tak terduga, terlalu bergantung dnegan perhatian dari orang lain dan sedikit rapuh kalau berdiri sendiri.



Riskika larasati (riska), Merupakan sahabat dekatnya naya. Sedikit cerewet, namun gampang bergaul dengan siapa saja. Disekolahnya riska terkenal dengan sifatnya yang periang, suka bercanda, dan sedikit jahil. Berkulit hitam manis dan berbadan tinggi. Riska bisa dikategorikan sebagai lady rocker karena aktif di ekskul musik dan lumayan sering diajak manggung sebagai gitaris oleh teman-teman seangkatannya bahkan juga sering manggung di klub malam dan café-café.

Tinggi badan : 170 cm
Sahabat : Naya
Kulit : Hitam manis
Ciri khas : Tomboy, sekilas terlihat seperti seorang lady rocker, tahi lalat di bawah bibir, rambut bergelombang berantakan namun seksi.
Hobby : Combaling arkan dan naya.
Plus : Periang, jago main gitar dan piano, gampang bergaul, seksi, berkarakter.
Minus : Kurang terbuka dan sering menyimpan apa yang sebanarnya dirasakan.




Donna feliciana (Donna), Teman sekelasnya arkan dan fadil dari SMP, namun tidak terlalu dekat dengan mereka berdua. Dulunya waktu SMP donna terkenal tomboy bahkan sering dipanggil dengan nama doni oleh teman-temannya. Dari segi fisik sebenarnya donna cukup menonjol karena dilahirkan di keluarga campuran indo-italy. Selama di SMA sosok donna cukup populer karena wajahnya yang sedikit indo namun masih sedikit kalah saing dengan naya dan riska karena donna mempunyai sifat yang hampir sama dengan arkan, pendiam, kutu buku, dan tidak terlalu bergantung dengan perhatian orang lain alias cuek.

Tinggi badan : 168 cm
Kulit : Kuning langsat
Fakta menarik : Transformasi dari tomboy menjadi anggun bagaikan bidadari (lebai)
Ciri khas : Mata biru, rambut yang sering berubah-ubah warna, bibir seksi, hidung mancung, kadang berkacamata.
Plus: Jujur, sabar, penyayang, perhatian, tidak terlalu memikirkan bentuk fisik, modis.
Minus : Terlalu sering menyalahkan diri sendiri, kurang percaya diri, sedikit pemalu.




Aninditha adesya ardani (Ditha/ditong), Teman satu kampusnya arkan yang dikenalnya waktu ospek. Cewek manis, behelan, berlesung pipit ini kenal dengan arkan karena hampir kena hukum waktu ospek namun diselamatkan dengan aksi absurdnya si arkan. Ditha/ditong orangnya easy going, gampang nurut, agak cuek dengan dirinya sendiri namun perhatian dengan orang yang ada disekitarnya. Dari segi fisik, ditha sebenarnya terlihat manis, cantik khas Indonesia banget, dan juga terlihat kalem meskipun kalau udah kenal jauh dari kata kalem. Sedikit menyimpan rasa dengan arkan karena aksi absurd si arkan pas ospek cukup berkesan bagi ditha.

Tinggi badan : 164 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : cewek pertama yang membuat arkan rela sedikit berkorban secara spontan.
Ciri khas : Behelan, lesung pipit, rambut hitam legam, kalem.
Sahabat : Novan dan bayu
Plus : Easy going, perhatian dengan orang disekelilingnya, keibuan, kalem, anggun khas wanita jawa, manis.
Minus : Kalem yang kadang jadi senjata makan tuan, terlalu mudah dipengaruhi meskipun sebenarnya punya pendirian teguh.




Novan arianto (Novan), Teman satu kampusnya arkan yang juga dikenal waktu ospek. Merupakan sahabat dari ditha sejak kecil karena masih ada hubungan keluarga meskipun jauh. Sudah dianggap sebagai abangnya sendiri oleh ditha meskipun sering cekcok. Dari segi fisik novan jauh lebih unggul di bandingkan arkan untuk ukuran badan dan otot karena sejak SMA novan memang rajin fitness, namun untuk urusan tinggi novan kalah jauh bahkan sedikit lebih pendek kalau berdiri disamping ditha. Berpikiran dewasa meskipun berbadan sedikit pendek, pendengar yang baik namun penasehat yang buruk. Disamping itu semua, setia kawan.


Tinggi Badan : 160 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : Sepupunya ditha
Sahabat : Ditha dan bayu
Ciri khas : Rambut ikal, badan kekar, suka pake baju ketat.
Plus : Setia kawan, pendengar yang baik, berpikiran dewasa.
Minus : Penasehat yang buruk, pikiran dewasanya kadang melewati batas



Bayu anggara (Bayu), Teman satu SMA ditha dan novan yang kenal dengan arkan karena sering fitness bareng. Bayu dan arkan sebanarnya sama-sama seimbang dalam segi fisik, sama-sama mempunyai postur tinggi namun dari segi sifat bayu jauh lebih dewasa dan mandiri. Bayu sendiri memilih untuk tidak kuliah karena mempunyai prinsip sendiri. Meskipun gak kuliah bayu sibuk mengurusi bisnis kecil-kecilan mulai dari warung kecil dan penyewaan sound system.

Tinggi badan : 182 cm
Kulit : Putih bersih
Sahabat : Ditha dan novan
Fakta menarik : Pengusaha muda, tidak kuliah.
Ciri khas : Postur jangkung, berkacamata, rapi.
Plus : Mandiri, cerdas, berkarakter, berani mengambil resiko, tampang kayak artis.
Minus : Rada-rada songong, sama kayak arkan kadang tampang menarik justru menjadi halangan untuk mendapatkan cinta.



Kamila Faranisa (Mila), Cewek perfeksionis, sedikit jutek dan independen. Hal tersebut terlihat dari kerjaannya yang di percaya mengurusi bisnis yang cukup besar oleh bos nya meskipun masih kuliah. Pernah menjadi model karena mempunyai postur bagus untuk ukuran cewek Indonesia. Sama seperti arkan kamila tidak terlalu memikirkan masalah yang berhubungan dengan hati, tapi kalau sudah mulai terkena virus cinta, kamila bisa bingung dengan dirinya sendiri.

Tinggi badan : 172
Kulit : Putih, bening enak dipandang.
Fakta menarik : Pernah jadi model, manajer distro.
Sahabat : Jenny dan ade.
Ciri khas : Wajah sedikit mirip artis korea, modis, pandangan teduh, sibuk, nada suara seksi, suka pakai topi.
Plus : Cakep dan manis dicampur jadi satu, mandiri, pinter cari duit sendiri, postur vbak super model, senyuman mematikan, pintar memanfaatkan keadaan.
Minus : Kurang terbuka, gak mau diusik, gila kerja, kurang santai dan sedikit butuh perhatian meskipun diluarnya terlihat kuat.



Alif firmansyah (Alif) salah satu mahasiswa tingkat akhir di sebuah kampus di kota semarang yang akhirnya sedikit beruntung mendapatkan cintanya donna meskipun sempat hubungan mereka sempat digoyahkan oleh sifat liar arkan. Alif merupakan seorang mahasiwa mandiri yang mampu membayai kuliahnya berkat hasil kerja sampingan. Sedikit alim meskipun kadang sering tergoda dengan pesona sosok donna. Berpikiran dewasa, pemaaf dan pengertian.

Tinggi badan : 170 cm
Kulit : Hitam manis
Pacar : Donna
Fakta menarik : Jago komputer, gamer dan teknisi.
Ciri khas : Berkacamata, pakian rapi.
Plus : dewasa, bertanggung jawab, mandiri, tidak menyerah dengan keadaan, pemaaf, rajin ibadah, jago ngaji, bisa menjadi diri sendiri.
Minus : Kurang percaya diri.



Aulia ashifa (shifa), adik angkatannya arkan di kampus, cewek manis yang mempunyai gigi gingsul yang justru membuatnya terlihat menarik, kadang memakai jilbab kadang berpakaian seksi, mungkin masih mencari jati diri. Shifa sangat aktif di organisasi kampus bahkan saking aktifnya dia dekat dengan orang-orang yang berkerja di kantor jurusan yang dimanfaatkannya untuk menggali informasi tentang kakak angkatan favoritnya, arkan. Bertubuh mungil namun imut, agak lucu dan sedikit menggemaskan.

Tinggi badan : 165 cm
Kulit : Kuning langsat
Sahabat : Gadis
Kakak angkatan favorit : Arkan
Fakta menarik : Jago taekwondo, pernah ikut kejuaraan tingkat kabupaten dan sekarang sedang mendalami muay thai.
Ciri khas : Berkacamata frame tebal, rambut hitam lurus yang dikuncir kuda meskipun kadang tidak terlihat kalau sedang memakai jilbab.
Plus : Manis, cakep apalagi kalau sedang memakai jilbab, pintar, mahasiswa unggulan, aktif dikampus, rajin ibadah, pintar dandan.
Minus : Terlalu gampang jatuh cinta, suka terburu-buru dalam menentukan pilihan.



Maaf kalau tokohnya kebanyakan hehehe emoticon-Peace
Polling

Poll ini sudah ditutup - 360 Suara

Siapakah dari 12 tokoh utama favorit agan/aganwati dalam cerita ini? 
Siapakah dari 12 tokoh utama favorit agan/aganwati dalam cerita ini? 
22.5%
Arkan/Fahtir (Fathir Arkana)
11.67%
Mayang (Mayang Fathira)
3.06%
Fadil (Muhammad Fadil)
17.22%
Naya (Kanaya Azita)
4.17%
Riska (Riskika Larasati)
7.78%
Donna (Donna feliciana)
12.5%
Ditha/Ditong (Aninditha Adesya A)
1.94%
Novan (Novan Arianto)
1.67%
Bayu (Bayu Anggara)
3.06%
Mila (Kamila Faranisa)
11.39%
Shifa (Aulia Ashifa)
2.78%
Alif ( Alif Firmansyah)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Herman.syah dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh menyingsing90
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 166
Index cerita

Chapter 1

Part 1 Prom night
Part 2 Prom night 2
Part 3 Jas hitam
Part 4 From the same story
Part 5 Donna tomboy
Part 6 Tatapan jagung bakar
Part 7 Arkanaya
Part 8 Dua anugerah terindah
Part 9 Jogja
Part 10 Jogja 2
Part 11 PMS ala naya
Part 12 Seperti yang kamu (aku) bilang
Part 13 Kampus masing-masing
Part 14 Nona feliciana
Part 15 Nona feliciana 2
Part 16 Nol kilometer
Part 17 Malam minggu fadil
Part 18 Piye perasaanmu?
Part 19 Drama rintik hujan
Part 20 Meriang
Part 21 Dasar, Oon
Part 22 Nunggu hujan reda
Part 23 Pacar dadakan
Part 24 Cerita keluarga rere
Part 25 Donna oh donna


Chapter 2

Part 26 Cerita dari semarang
Part 27 Akhir semester dua
Part 28 Rere oh rere
Part 29 Jemb*t
Part 30 Kalemp*ng
Part 31 Jomblo sibuk
Part 32 Panitia makrab
Part 33 Setan manis
Part 34 Makrab
Part 35 Pesona Mr Brightside
Part 36 Missing part
Part 37 Manuver mayang
Part 38 Maaf, cintamu aku tampar
Part 39 Sewajarnya cinta buta
Part 40 Cinta bersabarlah
Part 41 Family time
Part 42 By your side
Part 43 Angel of the morning
Part 44 Awal bulan puasa
Part 45 Hari pertama kerja
Part 46 Rere dan edo, Donna dan alif
Part 47 No, I'm not
Part 48 Woman on top
Part 49 Mudik
Part 50 Home sweet home



Chapter 3

Part 51 Hantu fakultas
Part 52 Belladonna
Part 53 Pacar dadakan II
Part 54 Menunggu dan mencari
Part 55 Cerita semalam
Part 56 Cerita semalam II
Part 57 Putus sebelum jadi
Part 58 Hari ini, hanya kita berdua
Part 59 Aku tidak sendiri
Part 60 Om berkumis tebal
Part 61 Ganteng-ganteng jomblo
Part 62 F*cking a-hole, a good one though
Part 63 Keluarga kecil ditha
Part 64 Bidadari ngantuk
Part 65 Atas nama cinta tak terucap
Part 66 Si morning angel
Part 67 Cemburu imut dek shifa
Part 68 Things i never said
Part 69 Kakak adik absurd
Part 70 Bayu dan Kamila
Part 71 Analogi cinta dalam galon
Part 72 Mayang vs Ashifa
Part 73 Poor mayang
Part 74 Bermain dengan hatiku
Part 75 Bermain dengan hatiku II
Part 76 Bermain dengan hatiku III
Part 77 Bermain dengan hatiku IV
Part 78 Bermain dengan hatiku V
Part 79 Cerita haru masa lalu
Part 80 Jauh
Part 81 Memeluk dan menyentuhmu ku ingin
Part 82 Aku tak sendiri (lagi)
Part 83 Untitled
Part 84 Pecundang
Part 85 Mila mohawk
Part 86 Pizza untuk si mohawk
Part 87 Gantengnya Pacarku
Part 88 Memelukmu Ku ingin
Part 89 Si Bakwan
Part 90 Poor bakwan


Chapter 4

Part 91 Dasi abu-abu
Part 92 Tanganmu halus
Part 93 Lihat dan rasakan
Part 94 Jaga dirimu baik-baik
Part 95 Rumah shifa
Part 96 Outsider magang
Part 97 Tuhan kirim kamu
Part 98 Putri samudera
Part 99 Poor naya
Part 100 Balada cinta naya
Part 101 Bungo larangan
Part 102 Bad luck mayang
Part 103 Tri mas kece
Part 104 Hantu fakultas vs bidadari kampus
Part 105 Hantu fakultas vs bidadari kampus II
Part 106 Angkringan
Part 107 Cinta si mohawk?
Part 108 Mulai risih
Part 109 Manuver mayang II
Part 110 Mas bay dan si mohawk
Part 111 Singa gagal kimpoi dan singa cemburu buta
Part 112 Sakitnya tuh di anuku
Part 113 Good looking bastard
Part 114 Saras 008
Part 115 Lesu
Part 116 You Bastard
Part 117 Sport Jantung
Part 118 In the house, without a heartbeat
Part 119 Kisah fadil dan pendekar wanita
Part 120 Wanitaku mana?
Part 121 Hadiah untuk mayang
Part 122 Tak gendong, kemana-mana
Part 123 Ipeh first booze
Part 124 Baju kodok
Part 125 Donna galau dan shifa melow
Part 126 Kamu punya sihir apa?
Part 127 Janji picisan
Part 128 Bidadari kelabu
Part 129 Orang menyedihkan kayak kamu
Part 130 Malam yang tidak terlalu menyenangkan




profile-picture
istijabah memberi reputasi
Diubah oleh menyingsing90
Chapter 5

Part 131 Aku tidak datang, malam ini
Part 132 Jangan sekarang
Part 133 Arkana dan azita
Part 134 Above all
Part 135 Seratus tiga puluh lima
Part 136 Tidurku nyenyak, kamu?
Part 137 Bunga ranjang
Part 138 Malaikat heavy metal
Part 139 Kamu sedang tertidur
Part 140 Damai dalam tenang
Part 141 Masih diam
Part 142 Tersenyumlah
Part 143 Rindu berat
Part 144 Jackpot
Part 145 Rodo-rodo sedeng
Part 146 Apa yang kamu tangisi?
Part 147 Kang mas mantan
Part 148 Punk rock girl
Part 149 Tangisan merdu sang dewi
Part 150 Sang penari
Part 151 Dewi Lintang
Part 152 Dewi lintang II
Part 153 Menghabiskan masa cuti
Part 154 Mahasiswa lagi
Part 155 Gak ada yang perlu diganti
Part 156 Rukia
Part 157 Si jangkung libra
Part 158 Teman tampa pertimbangan
Part 159 Masalahnya bukan mereka, tapi kamu !!
Part 160 Senyuman tersembunyi
Part 161 Usulan dari mayang
Part 162 Deal besar
Part 163 Ketidakwarasan padaku
Part 164 Sarapan pagi dari ditha
Part 165 Si anak kucing
Part 166 Angan konyol pengisi kekosongan
Part 167 Masih terlihat jahat
Part 168 Lumutan dapat jodoh
Part 169 Top knot
Part 170 Teman dekat paling jauh
Part 171 Jomblo akut
Part 172 Behamu lucu
Part 173 Muda labil dan kesepian
Part 174 Mimpi basah
Part 175 Pukul pakai hati
Part 176 Good luck charm
Part 177 CEO konyol
Part 178 Orang hutan
Part 179 Aku cemburu
Part 180 Truk kentang
Part 181 Hitam
Part 182 Ketakutan tak beralasan
Part 183 Bajingan pro
Part 184 Kosong
Part 185 Patah
Part 186 Takdir sang raja manusia
Part 187 Bocah di dalam foto *New
Part 188 Bocah di dalam foto II *New
Part 189 Harusnya aku *New
Part 190 Manggut *New
Part 191 Jangan takut gelap *New
Part 192 Ambisi dan mimpi *New
Part 193 Mantra *New
Part 194 Sepasang setan jalang *New
profile-picture
profile-picture
profile-picture
senvi.nurc dan 17 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh menyingsing90

Part 1 Prom night

Sore ini didalam kamar, Arkan masih terlihat nyenyak dengan tidur siangnya yang berlanjut hingga sore hari, setelah dari tadi pagi sibuk membersihkan kamar tidurnya yang cukup berantakan dan menata ulang perabotan dan barang-barang elektronik yang ada didalam kamar. Masih terdengar irama musik metal yang sengaja dinyalakan dengan volume yang cukup keras agar tidur siangnya semakin nyenyak. Sementara itu di pintu kamar terlihat bundanya berdiri sambil menggeleng-gelengkan kepala melihat anaknya tidur nyenyak dengan musik yang diputar dengan volume keras.




“Abangmu kok bisa tidur sambil denger musik kayak gini sih dek? “ Tanya si bunda ke adik perempuannya, Mayang.

“Kata abang sih biar tidurnya lebih nyenyak… “

“Haduh… ada-ada aja ini anak… “ Ujar bundanya yang kemudian menarik selimut yang menutupi badan arkan.

“Kalau selimutnya yang di tarik gak bakal bangun bun… “ Mayang kemudian duduk di meja belajar abangnya dan kemudian mematikan musik metal yang dari tadi di putar dengan volume keras di komputer, dan tak lama kemudian setelah suasana hening si pemilik kamar pun perlahan bangun dari mimpinya dan sedikit kaget melihat bunda dan adiknya ada didalam kamarnya. “Gini bun caranya kalau mau bangunin abang kalau lagi tidur sore-sore… emoticon-Big Grin “ Mayang tersenyum senang karena triknya berhasil.



“Lho, bun… kok ada disini?... sekarang jam berapa ya?” Tanya arkan sambil mengucek-ngucek matanya.

“Jam 5 sore bang… “ Jawab mayang.

“Astaga… abang belum mandi bun… “ Arkan langsung berdiri dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah kamar mandi.

“Belum sholat juga…. “ Ujar bundanya sambil mengumpulkan pakaian kotor yang terlihat berserakan di lantai kamar anaknya ini.

“Iya bun… habis ini abang sholat… “ Jawab Arkan dari kamar mandi.




“Ya udah dek… kamu bersihin tempat tidur sama meja belajar abangmu ya… bunda mau nyuci dulu… “

“Lho… bukannya kamar abang udah bersih bun?”

“Maksud bunda di rapiin… ini kamar udah bersih, tapi semrawut… “

“Iya bun… “






Selesai mandi arkan sedikit kaget melihat tempat tidur dan meja belajarnya sedang dirapikan oleh adiknya mayang.


“Wah, tumben dek bersihin kamar abang… ada angin apa nih? emoticon-Big Grin

“Gapapa bang, bentar lagi kan abang mau kuliah jauh dan kamar ini bakal jadi kamarnya mayang juga kan hehehe… jadi gapapa dong di rapiin sebelum abang pergi… “ Mayang tersenyum sambil terus merapikan buku-buku yang ada di meja belajar.

“ Dasar… kalau pengen ada maunya aja… “

“Hehehe… mayang boleh kan pindah ke kamar abang kalau nanti abang udah kuliah?”

“Iya boleh… tapi jangan di cat warna pink… “

“Hehehe siap bang… oh iya di bawah udah ada bang fadil…”

“Lho… itu anak udah kesini… ?emoticon-Bingung (S)

“Iya bang, barusan aja datang… ya udah abang siap-siap dulu aja, dandan yang rapi siapa tau nanti pas di acara perpisahan bisa dapat pacar hahaha… “

“Amin dek… doain aja ada cewek yang kecantol sama abangmu ini hehehe… “





Setelah sholat ashar dan kemudian dilanjutkan dengan sholat maghrib, arkan sudah terlihat rapi dengan dandan resmi memakai kemeja putih di lapisi jas hitam dan dasi biru tua, karena malam ini dia dan sahabatnya fadil sedang bersiap pergi ke sekolah mereka berdua untuk menghadiri acara perpisahan angkatan mereka.



Arkan sendiri merupakan anak pertama dari dua bersaudara, adiknya mayang saat ini sedang duduk dikelas satu SMA dan bakal naik ke kelas dua. Dari segi fisik arkan bisa di bilang cukup menarik untuk ukuran cowok dengan tinggi badan yang proporsional, hidung mancung, warisan dari ayahnya yang berdarah arab dipadu dengan kecantikan khas melayu dari bundanya menjadikan arkan dan adiknya mayang kombinasi antara melayu dan arab. Dari segi materi arkan dan mayang cukup beruntung karena dilahirkan dikeluarga yang berkecukupan bahkan mungkin berlebih meskipun sejak ayahnya meninggal beberapa tahun yang lalu bisnis yang dijalankan oleh ayahnya sempat anjlok namun anjloknya bisnis tersebut bisa ditutupi dengan lahan-lahan luas dan property yang dimiliki oleh keluarganya dan di investasikan di bidang perkebunan dan hal tersebut sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Di tambah lagi ibunya yang berprofesi sebagai dokter juga mempunyai penghasilan yang cukup besar melalui praktek dan beberapa apotik yang dijalankan oleh ibunya.



Selama tiga tahun menjalani status sebagai anak SMA, arkan sebenarnya cukup populer terutama di kalangan lawan jenis meskipun selama SMA dia tidak pernah mengikuti kegiatan ekstrakulikuler yang merupakan sarana untuk mejadi murid populer namun arkan cukup dikenal karena salah satunya memiliki paras yang cukup menarik, kutu buku dan sering juara kelas, apalagi setelah naik di kelas tiga dan adiknya mayang di kelas satu arkan menjadi semakin dikenal terutama di kalangan cowok-cowok yang berusaha mendekati adiknya. Bahkan arkan mendapat julukan sendiri dari kalangan lawan jenis di sekolahnya yaitu cute nerdy guy alias kutu buku lucu. Bahkan sahabatnya fadil yang merupakan kapten tim basket pun sedikit kalah saing.



***




Jam tujuh kurang lima belas di ruang tengah fadil dan arkan sudah siap untuk berangkat. Bundanya pun tersenyum memandangi arkan yang terlihat rapi dan sedikit berwibawa menggunakan jas dan kemeja yang biasa di pakai oleh almarhum ayahnya. Melihat bundanya yang tersenyun haru, mayang pun duduk disamping bundanya.



“Abang kalau rapi kayak gini mirip sama ayah ya bun… “

“Iya dek… kayaknya stelan yang biasa di pake ayah cocok banget sama abang… “




“Gimana bun? Abang udah rapi belum?” Arkan meminta pendapat bundanya.

“Rapi bang… gagah… nanti pasti bakal banyak yang ngelirik lah… “ Ujar bundanya.

“Hehehe… makasih bun… emoticon-Malu (S)

“Kalian berdua mau pergi naik apa?” Tanya bundanya.

“Naik motor tante… “ Jawab fadil.

“Lho… naik mobil aja, nanti dandanannya rusak lho… bang, pake mobil bunda aja, kasian kan nanti jambulnya si fadil rusak gara-gara pake helm... fadil, nih kunci mobilnya… “ Bundanya bara memberikan kunci mobilnya ke fadil.

“Makasih tante… kita pinjam dulu mobilnya… “

“Iya… kalian nikmati acara perpisahannya… “

“Ya udah bun… arkan sama fadil pamit dulu…”

“Iya… hati-hati, ingat jangan macem-macem… “




Jam 7 lewat sepuluh arkan dan fadil pun berangkat dari rumah. Fadil yang bertindak sebagai sopir pun terlihat bersemangat mengahadiri acara perpisahan angkatan mereka, termasuk arkan yang sebenarnya cukup menikmati waktunya menghabiskan masa SMA dengan status jomblo populer di sekolahnya. Beberapa menit kemudian mereka berdua pun sampai di parkiran sekolah, terlihat banyak wajah-wajah ceria anak-anak kelas tiga yang kebanyakan datang berpasang-pasangan. Arkan dan fadil disambut oleh anak-anak kelas dua dan kelas satu yang bertindak sebagai panitia acara. Mereka berdua langsung diajak ke aula sekolah mereka.



Fadil dan arkan pun bergabung dengan teman-temannya yang sudah terlebih dulu datang dan duduk rapi di meja-meja yang telah disusun di aula. Semua anak-anak kelas tiga terlihat rapi dengan dress code ala james bond yang cowok dandan kayak agen rahasia dan yang cewek dandan kayak bond girl, termasuk Naya, salah satu murid favorit disekolah mereka dan arkan pun diam-diam menaruh rasa kagum terhadap naya meskipun selama ini belum berani mengungkapkan rasa kagum tersebut.



“Ssstt.. bro, naya keliatan cantik banget ya… “ Goda fadil menyenggol bahu arkan.

“Iya… “ Jawab arkan singkat.

“Hehehe… ini kesempatan terakhir bro sebelum cerita kita sebagai anak SMA berakhir…”

“Atau kesempatan pertama untuk cerita yang baru… “

“Hmmnn… oke, good comeback… Tapi ini tentang cerita kita selama sekolah disini… “

“Ceritaku di sekolah ini cukup banyak kok dil… “

“Tapi gak sama dia hehehe… “

“Iya sih… tapi punya teman-teman luar bisa kayak kamu dan anak-anak yang lain itu udah cukup kok… “

“Hahaha tengkyu bro… “




Acara pun di mulai dengan pertunjukan esktrakulikuler tari dari anak-anak kelas dua, selama pertunjukan tari berlangsung arkan cukup sering mencuri pandang ke arah naya yang duduk beberapa baris di sampingnya. Sampai-sampai fadil menjadi geli sendiri melihat sahabatnya masih malu-malu untuk curi-curi pandang ke arah naya.



“Ar… kalau dia balas liat kamu, kamu jangan buang muka, gak sopan… balas dengan senyuman seolah-olah kamu terkagum-kagum dengan kecantikannya… “ Fadil memberikan saran ampuhnya.

“Kamu yakin?”

“Seratus persen…emoticon-thumbsup

“Oke… “




Dan selama pertunjukan tari berlangsung arkan cukup berani melepaskan senyuman ke arah naya dan tentunya di balas dengan manis oleh naya.




“Nay… itu si arkan kayaknya dari tadi ngeliatin kamu terus… “ Ujar riska yang duduk di samping naya.

“Masa sih?” Tanya naya yang sebenarnya cukup menikmati pandangan arkan ke arahnya.

“Iya… lagian dia juga keliatan ganteng banget ya malam ini… gak kayak biasanya..”

“Emang dia biasanya gimana ka?”

“Ya kamu tau sendiri lah… culun, rapi, selalu megang buku kalau lagi diluar kelas… tapi malam ini malah kayak mafia… Oh iya, kamu tadi datang bareng siapa?” Tanya riska.

“Ya biasa ka… “

“Si adam?”

“Iyap… habis dari kemaren dia maksa terus suapaya kita berdua barengan ke acara perpisahan…”

“Dia kayaknya ngebet banget ya pengen deket sama kamu terus… lagian kalau menurutku si adam juga gak kalah ganteng sama si arkan… “

“Iya ka, tapi aku kan gak ada rasa apa-apa ke dia… “

“Kalau si arkan? Hehehe…emoticon-Ngakak (S) “ Tanya riska sedikit menyelidik.

“Si arkan juga… gak ada rasa lebih, lebih ke temen biasa, temen se angkatan… “

“Hmmnn oke deh… “ Riska hanya bisa tersenyum melihat temannya ini.


Diubah oleh menyingsing90
semakin rapi cara penulisannya bang emen
ane pasti pantengin ini trit
well well well...sudah balik dari pertapaan bang?
semoga cerita 'imajinasi' kali ini udah di backup biar ga ilang....dan pasti dinanti setiap eps-nya...
semoga cerita kali ini bisa sampai kelar ya bg emen
cerita baru mayan buat isi waktu luang update terus gan emoticon-Smilie
ini cerita fiksi apa nyata gan
Quote:


Bg ini ada typo harusnya arkan bukan lg bara emoticon-Malu
mejeng pejwan nih emoticon-Cool

ijin nenda dulu bang. sayang banget cerita yg sebelumnya gak dilanjutin emoticon-Frown
Diubah oleh ryanhdnt
yah sayang banget hilang padahal keren ceritanya

ane ijin bangun tenda ye bang emen
Wah bang cerita baru lagi.. sayang bgt yg kemaren ga bisa di lanjutkan ya? Bikin tenda dimari dh biar bisa mantau bang
Wahh Ada Cerita Baru Ijin Nenda Gan emoticon-Jempol
baiklah bang emen, karena cerita bara dan bunga sudah dihapus, ane pindah ke sini aja, jangan-jangan draft cerita bara kebawa sama si kuncir emoticon-Peace
Cerita baru bang emen, sebenernya sayang sih ama cerita yang sebelumnya dihapus
moga cerita barunya makin menarik bang emoticon-Toast
Nenda dulu yak bang
Quote:


hahaha tengkyu gan, cerita ente gimana kabarnya?


Quote:



Hehehe mudah-mudahan yang ini lancar jaya gan


Quote:



Amin


Quote:



Diusahakan lancar gan... ini murni fiksi gan



Quote:



Hahaha iya gan, udah di edit

Quote:



monggo gan, tenang aja ini cerita masih berbau pure fiction kok hehehe


Quote:



Monggo


Quote:



Monggo


Quote:



Hahaha kuncir siapa gan? emoticon-Hammer (S)

Quote:



Semoga aja makin seru dari yang sebelumnya gan hehehe

Part 2 Prom night 2

Selesai pertunjukan tari dari anak-anak kelas dua, acara pun dilanjutkan dengan kata sambutan dari kepala sekolah, guru, dan beberapa perwakilan dari anak kelas tiga. Naya sendiri menjadi murid yang di pilih untuk mewakili seluruh siswa kelas tiga untuk menyampaikan sepatah dua patah kata sambutan dan ucapan terima kasih ke guru-guru sekolah, anak-anak kelas satu dan kelas dua dan karyawan-karyawan sekolah yang lain. Sesi kata-kata sambutan pun dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selesai membacakan doa, anak-anak kelas tiga dan guru-guru yang hadirpun di persilahkan menikmati makan malam yang telah disediakan oleh panitia konsumsi sambil menikmati penampilan dari band-band anak-anak kelas dua.



Selesai menikmati makan malam, posisi pembawa acara langusung diambil alih oleh fadil, dan seluruh anak-anak kelas tiga yang hadir pun memberikan tepuk tangan setelah fadil dengan gaya kocaknya menyampaikan sepatah dua patah kata sambil menggoda beberapa teman seangkatannya termasuk arkan.



“Oke teman-teman semua… udah pada kenyang kan?” Tanya fadil dari atas panggung.

“Udaaaahhh… “ Jawab anak kelas tiga serentak.

“Baiklah kalau begitu… saya minta buat teman-teman semua untuk sedikit saling merapat, rangkul pundak orang yang disamping kalian… “ Mendegar instruksi dari fadil, seluruh anak kelas tiga pun langsung merapatkan tempat duduk mereka dan saling merangkulkan pundak mereka.

“Udah rapat semua… disini saya ingin mempersembahkan video dan beberapa foto yang dalam dua bulan terkahir ini saya kumpulkan dengan teman saya, teman kita semua, salah satu murid terbaik sekolah kita… saudara arkana… “ Ujar fadil yang kemudian menarik arkan untuk ikut naik ke atas panggung dan diikuti dengan tepuk tangan dari teman-temannya.




Arkan sempat sedikit bingung ketika fadil memberikan microphone ke tangannya. Awalnya arkan sempat gugup namun akhirnya bisa mengontrol suasana.



“Selamat malam teman-teman semua… saya yakin teman-teman semua mungkin sudah bosan dengan kata-kata sambutan yang tadi sudah disampaikan oleh kepala sekolah, teman kita Kanaya azita dan Muhammad fadil… “Dengan sedikit gugup arkan menyebut nama panjang naya dan dibalas dengan senyuman manis oleh si pemilik nama.

“Beberapa bulan yang lalu saya dan fadil sempat merekam beberapa video dan mengambil foto-foto dari anak kelas tiga untuk dijadikan sebuah dokumentasi… dan berkat bantuan anak-anak kelas dua akhirnya video dan foto-foto tersebut berhasil dirangkum dalam sebuah film dokumentasi kecil tentang kita semua…. Sebelum film ini di putar, saya minta khususnya untuk rekan-rekan kelas tiga, mungkin selama ini ada beberapa diantara kita yang punya kesalahan satu sama lain, persaingan, rasa tidak suka bahkan perkelahian… saya minta untuk malam ini kita tinggalkan lah hal-hal tersebut biarkan itu menjadi kenangan dan pelajaran hidup… saya harap setelah malam ini berakhir hanya kenangan indah selama tiga tahun kita sekolah disini yang akan selalu menjadi momen-momen akan kita ingat dalam menjalani fase hidup yang baru nantinya… saudara fadil… “ Arkan memberikan microphone ke fadil sambil disambut tepuk tangan meriah dari teman-teman seangkatannya.


“Terima kasih saudara fathir arkana… berkat kata-kata indahnya yang sedikit menyentuh dan bikin sedih… oke, untuk teman-teman sekalian rangkul pundak teman-teman yang ada disampingnya… yang mau nangis silahkan nangis, yang mau ketawa silahkan tertawa, yang mau senyum silahkan tersenyum, karena film ini tentang kita semua… “ Fadil kemudian memberikan aba-aba ke arah anak-anak kelas dua yang menjadi panitia dokumentasi.




Dan film yang dibuat oleh arkan dan fadil yang dibantu oleh anak-anak kelas dua pun di putar, Film tersebut diawali dengan rekaman anak-anak kelas tiga sedang bersiap mengikuti try out sebelum ujian nasional, terlihat ada banyak wajah cemas, gugup bahkan senang. Rekaman-rekaman tersebut dilengkapi dengan backsound hits dari vitamin c yang berjudul Graduation (friends forever).


Fadil dan arkan tersenyum lega karena film dari mereka berhasil membuat seluruh isi aula tersenyum senang melihat hasil karya mereka. Namun tak lama kemudian dari dalam film muncul wajah fadil yang berdiri di depan gerbang sekolah mereka dan tak lama kemudian beberapa temannya termasuk arkan menyemprotkan cat semprot ke seragam SMA nya. Backsound dari peterpan yang berjudul “semua tentang kita” pun mulai terdengar. Video yang tadi berjalan dengan speed normal berganti menjadi slow motion mengikuti irama lagu tersebut sambil menampilkan wajah-wajah ceria anak-anak kelas tiga setelah menjalani ujian nasional. Dan sontak suasana aula berubah menjadi sedikit haru bahkan terlihat beberapa meneteskan air mata melihat video yang sedang diputar. Fadil sendiri yang sedang berdiri disampuing panggung terlihat merangkul erat pundak sahabatnya.



“Kasian bro, film buatanmu bikin kanaya azita sedih… emoticon-Ngakak (S) “ Ujar fadil sambil menunjuk ke arah naya yang sedang merangkul teman-teman sekelasnya sambil terus menyaksikan video yang masih di putar.

“Kayaknya bukan Cuma dia, hampir semua anak-anak pada keliatan sedih … “

“Iya sih… buset dah, kok aku juga ikut sedih ya padahal ini kita yang bikin… “

“Sedih karena video ini apa sedih gara ngeliatin riska datang sama si yuda?” Arkan mengomentari wanita yang selama ini dikenal dekat dengan fadil.

“Haissshhh… udah-udah, jangan bahas dia lagi… nih, videonya udah hampir habis, yuk naik ke panggung lagi… “

“Halah… katanya malam ini milik kita semua, tapi masih aja cemburu sama teman seangkatan hehehe… “

“itu kan kata-katamu bro… kalau aku mah, temen ya temen, tapi kalau cemburu ya cemburu… beda lahan perang… “

“Ini juga bukan lahannya untuk kamu cemburu sama si yuda dil… kalau emang masih pengen deketin ajak riska nya ngobrol sehabis ini… mereka berdua kan belum jadian… “

“Kamu juga… deketin si naya sebelum diembat sama si adam… “

“Ohh jelas… tapi nanti kalau kamu berani bajak riska dari si yuda hehehe… “

“Oke… kalau aku berani ajak si riska dansa atau pulang bareng… beliin aku rokok dua bungkus ya …emoticon-afro “ Tantang fadil.

“Deal… emoticon-shakehand




Setelah berhasil membuat suasana didalam aula menjadi haru dengan film yang mereka tampilkan, fadil dan arkan akhirnya kembali menyerahkan acara ke MC yang sudah ditunjuk sebelumnya. Dan tak lama kemudian mereka berdua pun duduk di meja pojok menyaksikan acara selanjutnya yaitu pemilihan prom king dan prom queen yang biasanya selalu ada di setiap cara perpisahan sekolah mereka, hanya saja hal tersebut tidak terlalu menarik perhatian fadil dan arkan dan lebih memilih duduk di pojok ruangan. Arkan membuka jas hitamnya karena suasana di dalam aula mulai terasa panas karena beberapa dari anak kelas tiga seudah mulai merokok didalam aula.



“Wah… ternyata kalian berdua disini… “ Ujar riska yang tiba-tiba muncul didepan arkan dan fadil, diikuti oleh naya.

“Iya ris… didepan panas… “ Jawab arkan sambil melonggarkan dasi yang di pakainya.

“Kalian berdua gak ikut buat nominasi prom king?” Tanya riska.

“Emang kita berdua memenuhi syarat? emoticon-Bingung (S) ” Tanya arkan bingung.

“Semua bisa ikut kok ar… kan sekarang sistemnya voting peserta… ayo kalian berdua ikut aja…. “ Ujar naya dan cukup membuat arkan sedikit gugup.

“Kita disini dulu aja deh nay… ntar kalau udah bosen kita ikut ke depan kok… “ Jawab fadil.

“Oke deh… oh iya, ngomong-ngomong tadi filmnya bagus, sedih, tapi bisa bikin senyum juga… “

“Makasih Kay… eh naya… eh kanaya…. “

“Sama-sama ar… nanti kedepan ya siapa tau prom king nya antara kalian berdua… “

“Siap nay… ntar aku voting kamu sama arkan…emoticon-Big Grin “ Goda fadil dan hanya diblas senyuman oleh naya sambil kembali melangkah ke depan meninggalkan arkan yang sedikit malu-malu kucing. “Oh ya ris… nanti kamu pulang sama siapa?” Tanya fadil sedikit ragu-ragu.


“Aku pulang sama naya dil… emang kenapa? “ Tanya riska menghentikan langkahnya.

“Gapapa, kirain kamu pulang sendirian… emang gak dianter sama si yuda?”

“Enggak kok… tadinya sih emang datang bareng dia, tapi nanti aku pulangnya bareng naya kok, kamu mau pulang bareng kita juga?” Tanya riska.

“Gak usah ris… aku sama arkan aja… “

“Ya udah… aku sama naya ke depan dulu ya… nanti nyusul lho ke depan… “

“Iya ris… “ Jawab fadil sambil terus memandangi riska berjalan ke arah panggung.




“Bro… kamu utang rokok dua bungkus… “ Ujar fadil mengingatkan taruhannya tadi.

“Kan janjinya kalau kamu berhasil aja dia pulang bareng atau ajak dia dansa… “

“Kamu tadi gak denger kah… dia yang malah ngajakin aku pulang bareng ar… itu artinya menang 150%... “

“itu bukan menang namanya…. emoticon-Cape d... (S)

“Oke… taruhannya aku cancel kalau kamu berani ajak naya dansa…emoticon-Ngakak (S)

“Ya udah, rokok dua bungkus… “ Arkan pasrah dengan taruhannya.

“Hahaha… dasar penakut… “ Ujar fadil menjitak kepala sahabatnya yang memilih kalah taruhan di bandingkan mengajak orang yang diam-diam dia kagumi untuk dansa berdua.
wah sepuh bikin cerita emoticon-Matabelo

tandai dulu bang emoticon-Paw
ntar ane baca emoticon-Embarrassment
Quote:



sama gan baca bareng yah emoticon-Wkwkwk
Wihhh ..
Tak ada Bara, Arkan juga boleh ..
Klo dr deskripsi yaa 11 12 lah ...


Wihh, Arkan nerd yg imut .. emoticon-Genit:

Lanjuuut ..

Part 3 Jas hitam

Jam 12 malam akhirnya setelah pemilihan king dan prom queen dan dilanjutkan dengan penampilan musik dari band-band anak kelas tiga acara perpisahan pun selesai. Seperti yang sudah di prediksi oleh arkan yang terpilih menjadi queen dan king adalah naya dan adam. Karena mereka berdua memang cukup populer selama ini. Setelah foto-foto bareng dengan teman-temannya arkan akhirnya pulang ke rumah termasuk anak-anak kelas tiga yang lain, fadil yang tadi datang berdua dengan arkan memilih untuk tidak pulang terlebih dahulu untuk bantu-bantu panitia membereskan aula sekalian mencuri-curi kesempatan untuk mendekati riska yang juga masih berada di sekolah. Jam setengah satu malam akhirnya arkan sampai di rumah disambut oleh bundanya yang masih bangun di ruang tengah.



“ Gimana bang acara perpisahannya?” Tanya bundanya.

“Seru bun… bunda belum tidur?”

“Belum,bunda masih ngurus laporan…”

“Dek mayang udah tidur?”

“Udah dari tadi… oh iya, jas yang tadi abang pake mana?” Tanya bundanya.

“Astaga… ketinggalan di aula… abang lupa bun emoticon-Peace , ya udah abang balik ke sekolah lagi… “ Arkan langsung mengambuil kunci mobil dan berjalan keluar rumah.

“Jangan ngebut bang… “ Bundanya mengingatkan.

“Iya bun… “




Jam satu malam akhirnya arkan sampai di aula sekolah dan berjalan ke tempat duduknya tadi. Namun jas yang tadi di taruh di kursi sudah tidak ada. Sementara itu di dekat panggung terlihat ada beberapa panitia yang asik duduk sambil membereskan sound system, disana juga terlihat fadil dan riska yang juga ikut bantu-bantu panitia.



“Lho ar… kok balik kesini lagi?” Tanya fadil.

“Jas ku ketinggalan dil… kamu liat gak?”

“Jas hitam ya ar? “ Tanya riska.

“Iya ka… tadi aku taro di kursi belakang sana… “

“Ohhh… udah ada yang ngambil kok ar… tenang aja besok pasti udah dianter ke rumah… “ Jelas riska.

“Emang siapa yang ngambil ka? emoticon-Bingung (S) ” Tanya arkan.

“Prom queen kita hehehe… emoticon-Big Grin “ Jawab riska sambil tersenyum penuh arti.

“Maksudnya?”

“Udah ar… jangan pura-pura cool… jas mu udah diselametin sama si naya, tenang aja besok pasti dianter ke rumah sama dia… “ Ujar fadil. “mending sekarang kamu bantuin kita aja… mumpung udah disini juga… “

“Oke lah kalau gitu… “

“Oh iya ar… beberapa hari lagi anak-anak mau camping bareng, kamu sama fadil ikut ya… khusus anak kelas tiga… naya juga ikut kok… “ Ujar riska.

“Iya ka… aku usahain datang… “





Sementara itu dijalan pulang ke rumahnya, naya yang diantar oleh adam terlihat hanya bisa duduk diam didalam mobil sambil memegang jas yang tadi ditemukannya di aula.



“Itu jas nya siapa sih nay?” Tanya adam penasaran.

“Gak tau… kayaknya jas anak-anak, tadi disuruh riska buat disimpan dulu, siapa tau besok ada yang nyari… “ Jawab naya sedikit berbohong karena sebenarnya dia tau jas yang ada ditangannya itu adalah milik arkan.

“Wah… parah nih anak-anak mentang-mentang udah perpisahan jas bagus di buang-buang gitu… “ Komentar adam.

“Hahaha iya… paling besok udah ada yang nyari… “ Jawab naya sambil tersenyum lega karena tidak berusaha untuk memeriksa kantong jas tersebut karena didalamnya ada handphone nya arkan.



Setelah sampai dirumahnya, naya langsung masuk ke dalam kamar dan meletakkan jas hitam arkan diatas kasurnya. Lima belas menit kemudian setelah selesai mandi naya duduk di meja belajarnya sambil membuka laptopnya, namun pandangan tertuju ke arah jas hitam yang ada diatas kasur, setelah sempat ragu-ragu akhirnya naya memberanikan untuk mengambil handphone yang ada di saku jas tersebut, awalnya naya sempat pasrah ketika melihat handphone milik arkan tersebut mati karena low-batt, dengan sedikit rasa bimbang naya mengambil charger handphone nya dan mencolokkan handphone milik arkan. Setelah menunggu sekitar sepuluh menit akhirnya handphoe tersebut bisa di buka. Ada perasaan campur aduk ketika membuka handphone milik arkan namun itu semua dikalahkan oleh rasa penasaran dengan sosok arkan yang selama ini cukup sering menarik perhatiannya. Terlihat senyuman manis tersungging di wajah cantik naya ketika membuka gallery foto di handphone arkan, foto keluarga, ayah dan bundanya, adiknya mayang dan sahabatnya fadil, dan beberapa foto teman-teman satu angkatan mereka termasuk naya sendiri yang fotonya diambil secara diam-diam oleh arkan.



***




Pagi ini seperti biasa arkan terlihat sibuk latihan angkat beban di halaman belakang rumahnya dan dilanjutkan dengan memukul punching bag yang ada di teras belakang. Keringat pun mulai terlihat bercucuran membasahi badannya. Sementara itu di halaman depan rumah mayang terlihat sibuk menyiram bunga-bunga yang tersusun rapi di halaman depan. Namun tak lama kemudian sebuah mobil sedan hitam berhenti didepan pagar rumahnya. Mayang langsung membuka pintu pagar dan sedikit kaget melihat naya turun dari mobil karena tak biasanya cewek cantik yang cukup populer di SMA datang ke rumahnya, karena selama ini hanya fadil yang sering bolak balik datang ke rumahnya arkan karena fadil memang merupakan satu-satunya teman dekat abangnya dari SMP.



“Lho… kak naya?? Tumben kesini? Ada apa ya?” Tanya mayang bingung.

“Iya nih dek… bang fathir nya ada?” Tanya naya sambil menyebutkan nama depan arkan.

“Bang fathir?? emoticon-Bingung (S) ” Mayang sedikit bingung.

“Bang arkan maksudnya… “

“Hehehe iya… “

“Ada … di belakang, ayo kak, mayang anterin… emoticon-Smilie




Naya pun mengikuti mayang berjalan menuju halaman belakang rumah. Naya terlihat sedikit gugup karena untuk pertama kalinya dia bertamu ke rumah teman satu angkatannya di sekola, teman yang selama ini cukup sering menarik perhatiannya. Akhirnya setelah sampai di halaman belakang naya sedikit kaget melihat arkan yang hanya menggunakan celana training panjang tampa memakai baju alias topless dengan keringat bercucuran membasahi badannya sambil terlihat serius memukul punching bag.



“Kak naya duduk disini dulu ya… bang arkan kalau lagi olahraga biasanya agak budek kalau di panggil… “ Mayang mempersilahkan naya duduk di kursi yang ada diteras belakang.

“Gak usah di ganggu dulu dek… kayaknya dia lagi asik banget… “

“Gapapa kak… lagian bang arkan senang kok kalau ada teman sekolahnya main ke rumah… “



Mayang kemudian mendekati abangnya dan melepaskan headset kecil menempel di telinga arkan. Arkan sedikit kaget ketika mayang tiba-tiba mencabut headsetnya, dan arkan menjadi semakin kaget ketika adiknya menunjuk ke naya yang sedang duduk di teras belakang. Arkan langsung mengambil baju yang ada di jemuran belakang rumah untuk menutupi badannya. Mayang kemudian kembali masuk ke dalam rumah meninggalkan abangnya yang pagi ini kedatangan tamu spesial.



“Tumben pagi-pagi kesini nay?” Tanya arkan ikut duduk diteras belakang.

“Tadi kebetulan lewat daerah sini ar… sekalian pengen nganterin jas kamu yang tadi malam ketinggalan, ada handphone kamu juga didalamnya… “ Naya memberikan jas hitam bara yang di bungkus di dalam tas plastic kecil.

“Wah makasih nay… padahal tadi malam aku balik lagi ke sekolah buat nyariin jas ini, makasih banyak ya…emoticon-Smilie

“Sama-sama ar… lagian tadi malam yang nemuin jas ini si riska trus di titipin ke aku… “ Ujar naya sedikit berbohong karena yang menemukan jas tersebut adalah dirinya sendiri.

“Wah… handphone ku udah di cas juga… makasih ya nay, soalnya tadi malam sempat mati gara-gara low batt… “

“Ennnggg iya ar emoticon-Malu … kebetulan aja soalnya semalem pas nyampe rumah handphone ku juga low batt, makanya handphone mu sekalian aku cas… “ Jawab naya sedikit gugup.

“Ya udah kalau gitu… aku bikinin minuman dulu… kamu mau minum apa nay?”

“Gak usah repot-repot ar… “

“Aku bikinin kopi susu aja ya… “

“Ya udah… aku ngikut kamu aja… “ Jawab sambil tersenyum manis.





Arkan masuk ke dapur meninggalkan naya duduk sendirian di teras belakang. Naya terlihat senyum-senyum sendiri karena dia tidak pernah menyangka bakal melihat teman satu angkatannya ini topless sambil keringetan. Ditambah selama ini di sekolahnya arkan terkenal sedikit culun, pintar, kutu buku dan jarang bergaul meskipun tetap menyandang status jomblo populer. Dan dengan apa yang di lihat oleh naya barusan sangat berbading terbalik dengan penampilan arkan di sekolah. Tak lama kemudian arkan kembali sambil membawa segelas kopi susu hangat untuk tamunya ini dan protein shake yang tadi sebelum olahraga sudah di taruh didalam kulkas.



“Makasih ya ar… jadi ngerepotin gini… “ Ujar naya sambil menyicipi kopi susu buatan arkan.

“Gapapa nay… lagian aku juga udah ngerepotin kamu gara-gara jas sama handphoeku ketinggalan… “

“Kamu rencananya mau kuliah dimana ar?” Tanya naya membuka pembicaraan.

“Belum tau nay… belum nemu jurusan yang cocok… kamu sendiri?”

“Sama ar, masih bingung… papa sih nyuruh kuliah di luar negeri tapi akunya males… “

“Lho… malah bagus kan… gak semua orang lho punya kesempatan kuliah di luar… “

“Iya ar, aku pengennya sih gak usah keluar… takutnya nanti gak punya temen kalau kuliah diluar hehehe… si fadil katanya mau kuliah di jogja? Kamu gak bareng dia?” Tanya naya.

“Belum tau nay… aku belum liat-liat info kampus disana, lagian nanti kalau aku kuliah jauh-jauh kasian bunda sama adek ku, mereka Cuma berdua disini… “

“Hahaha iya ar… mending jangan ngomongin kuliah dulu deh, yang penting sekarang kita semua udah lulus… oh iya, besok lusa anak-anak mau camping bareng, banyak yang ikut… kamu ikut ya, si fadil juga ikut… “

“Iya nay, aku usahain… “




Setelah cukup lama ngobrol naglur-ngidul dengan arkan akhirnya menjelang siang naya pamit pulang. Di jalan pulang didalam mobilnya naya senyum-senyum sendiri karena pagi ini adalah pertama kalinya dia berkunjung ke rumah arkan dan cerita-cerita cukup banyak dengan teman satu angkatannya tersebut. Meskipun selama ini mereka sudah mengenal satu sama lain sejak kelas satu SMA, namun ini adalah pertama kalinya naya benar-benar merasa dekat dengan arkan karena pembawaannya di sekolah cukup berbedah jauh dengan sifatnya diluar sekolah, arkan yang disekolah terkenal kutu buku, sedikit pendiam ternyata cukup menarik untuk diajak ngobrol-ngobrol ringan dengan pembawaan yang santai di luar sekolah, dan hal tersbebut cukup membuat naya tersenyum manis di jalan pulang ke rumahnya sambil menyayikan lagu-lagu yang di putar di radio yang ada didalam mobilnya.
profile-picture
pelauttangguh memberi reputasi
Halaman 1 dari 166


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di