alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Pendapat Rusia Dan Iran Tentang Aliansi Militer 34 Negara Islam Saudi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5670ee619e74047d4e8b456e/pendapat-rusia-dan-iran-tentang-aliansi-militer-34-negara-islam-saudi

Pendapat Rusia Dan Iran Tentang Aliansi Militer 34 Negara Islam Saudi

What do Russia and Iran think about Saudi Arabia’s coalition initiative?
15/12 17:59 CET| updated xx mn ago | updated at 16/12 - 01:05

Pendapat Rusia Dan Iran Tentang Aliansi Militer 34 Negara Islam Saudi

Saudi Arabia has announced the formation of a military alliance of Muslim countries to fight international terrorism. More than 30 Muslim states will reportedly join the alliance, including Egypt and Turkey. All of them are Sunni-majority nations. Majority-Shiite Iran and its allies are excluded. Riyad’s initiative risks complicating efforts to find a solution for the civil war in Syria and reigniting sectarian conflicts in the region. How are Russia and Iran, two key players in the region, likely to consider the Saudi initiative?

The Kremlin stayed away from any substantial comment, saying more time was needed to analyse the initiative but it did encourage “any joint effort to combat extremism”

Some analysts claimed that, rather than to fight terrorism, the coalition has been created to reinforce its members’ leadership in the region (namely Saudi Arabia) in concurrence with ‘other coalitions’. At the same time, Riyad is routinely accused by Russian officials of financing terror groups, particularly in Syria.

The Head of the Russian Senate committee on International Affairs, Konstantin Kosachyov, insisted the success of the coalition will largely depend on its capacity to reconcile Sunni and Shia member countries. Kosachyov also voiced doubt that the coalition will be successful without Iraq and Iran, with whom Russia cooperates, and that they themselves managed to do more than many other allies, he said.

Franz Klinzevich, of the Senate’s committee on Defence and Security (and who fought for the Soviets in the Afghan war), also praised in general terms the efforts taken to form such a coalition, but also lamented the absence of Iran and Iraq saying the coalition could be used ‘to attain other objectives’.

Tehran sees the Saudi initiative as a new front against Iran

Iran has not yet reacted outwardly to the Saudi initiative, which excludes Iran and its allies. Some analysts believe that Saudi Arabia has opened a new front against Iran in the current race to take the lead role in the region, as well as the Muslim world.

Indeed, Iran and Saudi Arabia are already invested in the conflict in Syria, but also in Iraq and Yemen. Riyad’s position against its Shiite neighbor has become more aggressive since the death of King Abdullah in January 2015 put new Saudi King Salmane ben Abdelaziz Al-Saoud on the throne. Iran’s desire to get closer to Russia in order to protect its regional influence seems to have complicated the relationship between Tehran and the rest of the Arab-Muslim world.

On the other hand, Hakeem Azameli, a member of the Security and Defense Commission in the Iraqi parliament qualified the initiative as “a sectarian coalition”

No concrete details

The Saudi crown prince and Defense Minister Mohammed bin Salman told reporters on Tuesday that the campaign would “coordinate” efforts to fight terrorism in Iraq, Syria, Libya, Egypt and Afghanistan, but offered few concrete indications of how military efforts might proceed. In the announcement he stated that this action is “a duty to protect the Islamic nation from the evils of all terrorist groups and organizations whatever their sect and name which wreak death and corruption on earth and aim to terrorize the innocent.”

Meanwhile, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Prime Minister of the UAE which will join the alliance, said at the Arab Strategy Forum in Dubai that opened today that “the world is passing through a very sensitive phase. Perhaps it is the most complex and crucial phase in history. The outcome of this phase will determine the future of the world.”

The 34 countries taking part in the alliance are:
United Arab Emirates, Jordan, Pakistan, Bahrain, Bangladesh, Benin, Turkey, Chad, Togo, Tunisia, Djibouti, Senegal, Sudan, Sierra Leone, Somalia, Gabon, Guinea, Palestine, Comoros, Qatar, Cote d’Ivoire, Kuwait, Lebanon, Libya, Maldives, Mali, Malaysia, Egypt, Morocco, Mauritania, Niger, Nigeria, Yemen.

According to the SPA (Saudi Press Agency) more than ten other Islamic countries have expressed their support for the alliance and will take the necessary measures in this regard, including Indonesia.

Euronews.Crot

Terjemahan

Rusia memilih no komen dan melihat dulu perkembangan ke depan

Iran sama reaksinya dengan Rusia ditambah doi was2 kalau aliansi tersebut adalah sebuah upaya untuk membuka front baru melawan Iran

Itu Sudah

emoticon-Coblos -------> Ini Emot apa lagi emoticon-DP
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Selasa, 15 Desember 2015 - 15:47 wib
Alasan Saudi Tak Ajak Iran ke Koalisi Anti-Teroris

Pendapat Rusia Dan Iran Tentang Aliansi Militer 34 Negara Islam Saudi



RIYADH – Iran dilaporkan menjadi satu-satunya negara yang tidak ikut dalam koalisi anti-teroris baru pimpinan Arab Saudi yang terdiri dari 34 negara Islam di Asia, Timur Tengah, dan Afrika.

Di antara negara-negara Timur Tengah lainnya, Pemerintah Saudi tidak mengajak Iran untuk masuk dalam koalisi internasional untuk memerangi ISIS di Irak dan Suriah. Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Saudi, Mohammed bin Salman.

“Saya pikir tindakan Iran yang masih dicurigai sebagai negara yang turut membantu kelompok radikal (Houthi) untuk menguasai pemerintahan sah di Yaman menjadi faktor besar mengapa Iran tidak masuk dalam koalisi internasional ini,” ujar Menhan Salman, sebagaimana dilansir BBC, Selasa (15/12/2015).

“Pembentukan koalisi internasional yang baru ini berangkat dari kekhawatiran dan kewaspadaan negara-negara Islam dalam memerangi penyakit (radikalisme yang mengatasnamakan Islam) ini, yang jelas sudah merusak dunia Islam,” sambungnya.

Sebagaimana diberitakan, 34 negara yang tergabung dalam koalisi internasional baru untuk memerangi terorisme ini memang terpisah dari tim koalisi besutan Pemerintah Amerika Serikat (AS).

Meski begitu, koalisi pimpinan Saudi ini tetap akan berkoordinasi dengan koalisi pimpinan AS dan organisasi internasional lainnya.

Negara-negara yang sudah pasti bergabung dalam koalisi anti-teroris ini, antara lain Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Malaysia, Pakistan, dan beberapa negara di koalisi Teluk, serta negara-negara Afrika.
(raw)

Mijon.crot

Bukan Iran doang yang kaga diajak, Suriah, Iraq juga kaga diajak

Iran, Irak, Suriah sebelumnya ude gabung Rusia

Sekarang ada 2 Aliansi Utama di Kawasan Timteng

emoticon-Motret
Pendapat Rusia Dan Iran Tentang Aliansi Militer 34 Negara Islam Saudi

Jangan2 Mohammed bin Salman ini adalah Imam Mahdi yang telah dijanjikan memimpin umat Islam

emoticon-Wakaka emoticon-Wkwkwk
Mana Roketnya?
Quote:


dia kan yg nutup jalan ke mina menyebabkan tragedy sampe tewas ribuan dan gak jelas sampe skrg dimana identitas mayat2 jamaah haji itu dikuburkan emoticon-Hammer (S)

Pendapat Rusia Dan Iran Tentang Aliansi Militer 34 Negara Islam Saudi

Pendapat Rusia Dan Iran Tentang Aliansi Militer 34 Negara Islam Saudi
Alasannya standar janda banget emoticon-Embarrassment

Sementara si sangudin ini suplai senjata canggih ke terrorist suriah sama fatwa jihad buat lawan pemerintahan yg sah emoticon-Malu (S)
Diubah oleh HadesManes
inimah perang blok barat dan blok timur versi baru kayaknya....
disatu sisi rusky sebagai juragan vs mamah rika disisi lain,...dan didalamnya ikut meramaikan syingah plus wahabi.....
siapa yang menang ya kira2 kalo mereka perang? emoticon-Bingung
btw ni wahyudin ngapain? cuma nonton kayaknya? emoticon-Wakaka
setelah ke dua kubu ancur...wahyudin jadi pemenang sesungguhnya....
ckckckck wahyudin memang hebaaaat!! emoticon-Najis
pesan yg ingin disampaikan, 33 negara itu bersama saudi
silahkan tetangga dan fans nya ngomong sampai berbusa, tidak merubah fakta tersebut.
kapan2 kalau ada apa2 dgn saudi, baik gara2 makar negara ireng, arang atau negara lain, 33 negara itu siap berada di pihak saudi

ane sih nunggu negara syiah azerbaijan gabung
terakhir mereka mendukung koalisi arab di yemen emoticon-thumbsup:
Bukan wahyudi Nya yg hebat tp umat Nya yg goblog. Tuh China,thai jg ga mempan di adu domba

Mau ga kena adu Domba ya jgn berpihak ke agama. Toh apa pada belon tau Kalo agama sedang dipake utk manfaatin biar perang??

Quote:


Diubah oleh newbie senior
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
Quote:


Roket ooppooo ya cookk emoticon-Peluk

Bancaaaddd emoticon-Wakaka
Quote:


Itu mah wajar manusia ga luput dari kesalahan gan

Tapi jangan lupa. Ini yang penting

Imam Mahdi Akhir Zaman dan Kedatangannya Saat Perang Dunia

Pendapat Rusia Dan Iran Tentang Aliansi Militer 34 Negara Islam Saudi

Imam Mahdi muncul/datang dan dibaiat pada hari Jum'at , 23 Oktober 2015 atau Sabtu, 10 Muharrom 1437H atau 1439H waktu Ba'da Isya di Masjidil Harom sebagai Symbol berdirinya Khilafah Islam. Ramalan Rasulullah tentang Perang Dunia ke 3 menurut Islam meletus Oktober 2015 atau 2017 bisa kita ketahui pada hadits Shohih. Sufyani Syrian National Coalition SNC penguasa baru Suriah tahun 2015 mengalahkan Bashar Al Asad dan Daulah Islam ISIS. Tolong sebarkan ini via Blogger, Facebook, google+, Path, Instagram dan Twitter. Jazakallah Khayran Katsir

Rossiyahblog.crot

Kalau ternyata Desember 2015 baru muncul, rada telat sebulan dua bulan kaga masalah yang penting sekarang Imam Mahdi sudah mendirikan aliansi militer ummat Islam

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wakaka
Perang akhir zaman SYINGAH VS WASHABI ...

begitu ngototnya washabi ingin melumat syingah..
Kita tunggu episode selanjutnya...
kalo lawannya russia 34 negara sebagiannya bakal ngumpet tuh emoticon-Ngakak
gue vote yaman dari pada si wahrika emoticon-Big Grin
Arab Saudi dengan Minyaknya Mencoba Menyalakan Api ( Isis ), kemudian Bermain Api ( Isis ), Api kecil kawan setelah Besar ternyata menjadi Lawan, setelah Sadar barulah memanggil Saudara2nya yg tak tahu Apa2 agar bantu memadamkan api itu,.....lelucon apalagi yg dimainkan Saudi, sangat jelas kelihatan mau menghancurkan islam dengan perbedaan MAZHAB, hanya orang2 fanatik buta yg mendukung ide saudi ini dengan Alasan Membersihkan kelompok yg menodai Islam, padahal hanya untuk mengamankan kepentingan Saudi itu sendiri.
Quote:


pucuk dicita ulam pun tiba?
Azerbaijan Considers Joining Saudi-Led Anti-Terrorism Coalition - Reports
Read more: http://sputniknews.com/world/2015121...#ixzz3uU4vfCv1


emoticon-Malu
Rusia g akan komentar tp kirim nuklir ke 34 negara tersebut. You know lah rusky bkn tipe negara byk bacot emoticon-Big Grin
ninggalin jejak dulu gan emoticon-Traveller
salah kaprah kalau yg dianggap saudi teroris itu ISIS, yg dianggap teroris itu HOUTHI
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di