alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Jerman Sarankan Saudi Menghentikan Dukungan pada Masjid Wahabi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5664d83f9e7404b9628b456b/jerman-sarankan-saudi-menghentikan-dukungan-pada-masjid-wahabi

Jerman Sarankan Saudi Menghentikan Dukungan pada Masjid Wahabi

Wakil Kanselir Jerman mengatakan Arab Saudi berisiko dijauhi sekutu-sekutu Baratnya karena Saudi terus mendukung masjid-masjid fundamentalis di seluruh dunia. Ia mengatakan masjid-masjid demikian telah menjadi tempat pengembangan ektrimisme.

Jerman Sarankan Saudi Menghentikan Dukungan pada Masjid Wahabi

Sigmar Gabriel, dalam wawancara yang dimuat hari Minggu (6/12) dalam surat kabar Bild am Sonntag, mengatakan “Dari Arab Saudi, masjid-masjid Wahabi dibiayai di seluruh dunia,” yang mengacu pada bentuk yang keras Islam Sunni.

“Di Jerman, banyak pakar Islam menganggap orang-orang yang berbahaya muncul dari aliran Wahabi,” kata Gabriel dalam wawancara. “Kita harus menegaskan kepada Saudi bahwa waktu bersikap membiarkan sudah berakhir.”

Komentar Gabriel itu menyusul laporan pekan lalu oleh badan intelijen Jerman mengenai kebijakan luar negeri “yang gegabah” Arab Saudi, penilaian yang ditolak oleh pemerintah Jerman. [gp]


Sumur

-----------------------------------------------------------

Penilaian intelijennya ditolak pemerintahnya sendiri..emoticon-Bingung (S)
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
Secara sadar atau sengaja Biaya jual minyak dan naek haji telah membiayai terorisme. Yg Dah naek haji kebagian dosa semua
Jerman Sarankan Saudi Menghentikan Dukungan pada Masjid Wahabi
Kaum sampah emang sebaiknya diusir dr jerman. Disitu ada onta pasti ada teroris.
Sumbernya naudzubillah emoticon-Big Grin
Sigmar...

malah keinget game warhammer
dengan berhaji dan umroh, umat mulim telah turut andil menyumbangkan sebagian hartanya unutk terorisme emoticon-Ngakak (S)

jerman emang paling aware dengan beda antara wahabi salahfi dengan islam


Jerman Sarankan Saudi Menghentikan Dukungan pada Masjid Wahabi



HEIL! GANYANG NEOKOMUNIS WAHABI!
Diubah oleh indonesia..ber1
Yg mempermasalahkan sumber berita
Ini bukan media abal2 ala voaislam tapi the real VOA indonesia


VOA Indonesia is the Indonesian service of the Voice of America (VOA). Broadcasting from Washington, DC, USA, the service produces programs for radio, television and website that especially catered for the Indonesian audience in their native language, Indonesian. VOA Indonesia first aired programs in Indonesian through shortwave radio in 1942
emoticon-Ngakak ga bakal di denger tuh saran, orang uda jadi hobi
Quote:


Harusnya sumbernya dari mana klo gtu ? emoticon-DP










Bebal emoticon-Big Grin
ngimpi...
peliharaan penting bagi banyak pihak
termasuk peliharaan utama langgengnya kerajaan saudi sampai sekarang.
Quote:


IM walaupun setipe tetapi hakikatnya lawan berat faham yg disebar kerajaan saudiemoticon-Malu (S)
Quote:


IM bersatu ama wahabi kan cuman di indo emoticon-Big Grin
pada dibodohin, seolah2 "IM", padahal wahabi
emoticon-Ngakak
Quote:

betul banget njing, orang ngarab tidak tahu bedanya islam dengan wahabi

Jerman Sarankan Saudi Menghentikan Dukungan pada Masjid Wahabi
wahabi




Jerman Sarankan Saudi Menghentikan Dukungan pada Masjid Wahabi
islam

emoticon-Ngakak
Diubah oleh pemuja.kuburan
orang German itu paling teliti sedunia dalam menganalisa..mereka gak pukul rata..itu sebabnya mrk mau menerima pengungsi Suriah yg rata2 muslim non salafi wahabi
Quote:


Oh paling teliti yah?masa sih
Tp bs Jd jg. Produk mereka emang sangat bermutu sih
bentuk keras?
fundamentalis?
extrimis?
contohnya?

isis?
Quote:



betul, mereka lebih aware dan lebih pinter dibandingkan orang Indonesia yang masih teriak "syiah" "syiah" biadab emoticon-Cape d... (S)

org indo makan berita mentah2 bulet2 ditelan. ga tau apa yang sebenarnya terjadi di timur tengah. emoticon-I Love Indonesia (S)
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di