alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564fd52aa2c06e93348b4568/beda-pendapat-antar-mentri-terkait-kasus-pencatutan-nama-presiden-dan-wakil-presiden
Breaking News! 
Beda Pendapat Antar Mentri Terkait Kasus Pencatutan Nama Presiden dan Wakil Presiden
Quote:Beda Pendapat Antar Mentri Terkait Kasus Pencatutan Nama Presiden dan Wakil PresidenPapa Minta saham sudah jadi hastag yang begitu populer dimedia sosial twitter, terkait hal itu ane mau shere perkembangan nih kasus, mari kita mengawal deh biar kasus kasus nya si stenoov gak kaya kemaren tuh ketemu donald trump.
Ini nih kasusnya stenov, yang ketemu bandar judi.


Di kasus pemanggilan MKD ini stenov dan antek anteknya mangkir 3 kali panggilan MKD gan, sebagai catatan mangkir 3 kali harus dengan alasan jelas gan, yaitu pertama memang dalam pekerjaaan yang gak bisa digantikan/diwakilkan dan sakit. Nah ini stenov kan ketua dia bisa aja seenak dia dan semau dia jadi sok sok kerja buat ngehindarin pemanggilan MKD. Terus gimana hukuman yang dikasihkan MKD gan??? Sesuai yang dikira kita kalo MKD itu diisi para politikus KMP maka secara jelas memihak siapa? Mangkir 3 kali pemanggilan MKD hukumannya ringan gitu gan, apalagi dia ketua hukumanya ringan banget. Adakah yang salah dengan negeri ini?

Menyeret nama si Luhut gan, mentri kordinator politik gan, tau kaga ini terkait pencatutan ternyata Mentri yang satu ini sedang membela diri gan, maksudnya dia buat apa dilapor-laoprin. Beda pendapat lagi dengan si Rizal Ramli, gan dia nyebutnya pertarungan antar Geng, wih ngeri ini kayanya.

youtube-thumbnail


Quote:BBC Indonesia - Dalam jumpa pers yang awalnya berlangsung tegang, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkom Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan membantah terlibat dalam skandal "minta saham" Freeport, tapi menyatakan 'tidak punya waktu' mengambil langkah hukum.

Jumpa pers berlangsung di Media Centre kantor Menkom Polhukam, Kamis pagi itu sedianya berlangsung Rabu (18/11) malam.

Luhut mengawali jumpa pers dengan pemaparan sikap pemerintah terkait perpanjangan kontrak Freeport, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Pijar Anugerah.

Namun yang ditunggu-tunggu, tentu adalah disebut-sebutnya nama Luhut dalam transkripsi rekaman pembicaraan yang beredar, terkait permintaan jatah saham Freeport, yang diduga melibatkan Ketua DPR Setyo Novanto.

"Mengenai saya sendiri, saya disebut-sebut dalam tape itu. Saya tidak pernah terlibat dalam urusan-urusan semacam itu," kata Luhut.

"Saya sudah selesai dengan diri saya. Saya hanya melakukan tugas saya sebagai Menko."

"Saya sama sekali tidak punya kepentingan. Saya juga rasional melihat, itu tidak mungkin dilakukan."

Dalam transkripsi rekaman itu disebutkan seakan Luhut adalah orang yang menyatakan agar Freeport memberikan saham 11% kepada Presiden Jokowi dan 9% kepada wapres Jusuf Kalla.

Betapapun, kendati namanya disebut-sebut dalam perkara yang begitu menggegerkan, Luhut mengatakan tak akan memperpanjang masalahnya lebih jauh.

"Kami tidak ada waktu untuk melakukan langkah-langkah hukum. Karena menurut kami, hal itu, ya aneh saja. Jadi kalau (skandal minta saham) itu dilaporkan (oleh) Menteri Sudirman Said, tanya saja Menteri Sudirman mengapa ia melaporkan itu ke MKD (Majelis Kehormatan Dewan).

Ditanya lagi, ia menjawab: "Saya tidak ada waktu untuk gitu-gituan."

Luhut ditanya lebih jauh, apakah ia pernah hadir dalam pertemuan-pertemuan terkait Freeport.

"Tidak pernah," singkat sekali jawabannya.

Ditanya wartawan apa langkah pemerintah agar kejadian ini tidak terulang, Luhut berkata:

"Ya namanya nyatut 'kan sah-sah saja… suka-suka dia ... Yang penting pemerintah punya jelas sikap. Itu yang penting. Bahwa ada tadi yang mau bicara sana-sini, ya mau diapain. Masa kamu bisa jamin otaknya ngomong apa."

Jadi bagaimana sikap pemerintah? Tanya wartawan lagi.

Luhut berkata: "Sikap pemerintah jelas, saya ulangi, sikap presiden jelas, (ketika) menyampaikan ke saya kemarin: Presiden tidak akan pernah memperpanjang Freeport sebelum tahun 2019 karena itu bertentangan dengan undang-undang."


Dan mari kita mengawasi gan kasus ini, agar MKD itu bener bener kerjanya gak asal asalan gan, taukan MKD kridebelitas dan marwahnya itu dipertanyakan? dan oleh sebab itu mari jangan ditipu tipu lagi gan, dan mari gan buat mendukung mentri ESDM Sudirman Said gan, kasian toh Tujuan dia itu mulia gan, caranya sudah bener, dia laporin ke MKD gak ke lembaga hukum, gan. Mari kita berpikir sehat dan positif thingking dulu gan.
youtube-thumbnail


Ada yang mencoba menghilangkan subtansi dari kasus ini gan, di mulai komentar Fadli, Fahri dkk. Mereka bahkan menghilangkan subtansi dengan menyerang balik ke Sudirman Said gan, ini kasus korporasi buat nyingkirin KKN emang gini gan, kalo ada yang terusik bakal main cara lama gan, agar lahan basah tetap abadi dan terjaga kerahasiaanya gan.

Ini dia gan cara ngilangin subtansi kasus pencatutan nama presiden dan wakilnya, baca ini beritanya gan.
Quote:JAKARTA - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga melanggar tentang pemberian izin PT Freeport Indonesia hingga 2021 dan perpanjangan izin ekspor konsetrat selama 6 bulan dari 28 Juli 2015-26 Januari.

Koordinator Forum Mahasiswa Pengawas Aset Bangsa (FMPAB) Varhan Abdul Aziz mengatakan, pihaknya sudah memiliki bukti bahwa Sudirman melakukan pelanggaran yang merugikan keuangan negara.

"Sehubungan dengan penerbitan surat nomor 7522/13/MEM/2015 tanggal 7 Oktober 2015, yang diduga melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara demi kepentingan asing dan atau pribadi yang merugikan keuangan negara," ujar Varhan di Gedung KPK, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (20/11/2015) malam.

Dia menambahkan, berdasarkan Pasal 103 Ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba disebutkan, bahwa pemegang izin usaha pertambangan (IUP) dan izin usha pertambangan khusus operasi produksi (IUPK) wajib melakukan pengolahan dan pemurnian hasil pertambangan di dalam negeri.

"Bahwa dengan jelas dan tegas Sudirman Said telah melanggar dengan mengeluarkan izin untuk memperbolehkan PT Freeport Indonesia untuk mengekpos kosentrat padahal di UU telah melarang kegiatan itu," tegasnya.

Dia juga mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Sudirman Said sebagai Menteri ESDM. Pasalnya, Sudirman dengan jelas melanggar aturan atau UU yang selama ini ada. "Sehingga kita bisa mengelola aset dan sumber daya tanpa campur tangan asing," pungkasnya. (Fmi)


Spoiler for jangan dibaca:


Jadi gimana gan, kasus ini memang memperihatinkan, stenov menyayangkan gan dan gak terima kasus ini diumbar di media begitu pula dengan MKD gan. Ini jelas gan mereka gak suka yang namanya transparansi gan, mau dikata apalagi gan, kasus macam ini yang melibatkan antar pihak terutama badan legeslatif memang udah menyalahi aturan gan, salah aturannya gimana.

Quote:1. DPR bertemu dengan sebuah PT. Freeport dan ngajak pengusaha gan, disini sudah ada pelanggaran gan "ETIKA"
2. Subtansi yang dibicarakan TIDAK main main gan, ini udah indikasi KORUPSI.
3. Mencatut nama PRESIDEN dan WAKIL-nya.
4. Bahkan bertemu gak hanya sekali gan diindikasi ada lebih dari 3 kali gan, lokasinya pun dipertanyakan gan. Ada di hotel pula.


Jadi udah terang benderang ini kasus gan, kalo MKD gak transparan dan kebijakannya nyeleneh, maka sudah sepantasnya kita sadar diri gan kalo kita hanya manusia yang selalu dipertontonkan drama drama menjijikan, dimana kemenangan milik orang jahat gan.


Terakhir gan...
Doa ane buat orang orang yang berada dijalan kebajikan gan, semoga diberikan jalan yang lurus dan diberikan keselamatan serta dimudahkan, ingat gan TUHAN tidak tidur gan, mari kita menilai lewat nurani kita gan, jauhkan deh dari perselisihan untuk memposisikan KIH, KMP, Panasbug, Panastak gan. Posisikan agan sebgai warga negara yang bener bener warga negara yang cerdas dan punya empati gan, mari menilai dengan bijak gan. itu sara ane gan. salam gan.
di baca dulu rules sf bp gan baru buat tret yg bener.emoticon-shakehand
Quote:Original Posted By gembaladomba13
di baca dulu rules sf bp gan baru buat tret yg bener.emoticon-shakehand


nastak sudah berbusa2 ngomong ternyata ga bisa baca rules emoticon-Ngakak
terlalu berat bagi ts memahami rules bp, jadi aneh klo klaim memahami persoalan



emoticon-Sorry