alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564f201032e2e62a148b4570/jaksa-agung-tuding-gatot-catut-namanya-karena-butuh-bantuan
Jaksa Agung tuding Gatot catut namanya karena butuh bantuan
Merdeka.com - Jaksa Agung RI Haji Muhammad Prasetyo kembali mengklaim, Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti tak pernah mengaku menyerahkan uang pelicin kepada Dirdik Jampidsus, Maruli Hutagalung. Dana panas dari Gatot itu digunakan untuk mengamankan dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial Pemprov Sumut 2012-201. Prasetyo justru menuduh Gatot mencatut namanya karena butuh bantuan.

"Inilah namanya saya katakan perlawanan balik para koruptor. Sekarang baru terungkap semuanya apa yang sebenarnya terjadi," kata Prasetyo seperti dikutip antara di Jakarta, Jumat (20/11).

Dalih orang nomor satu di korps Adhyaksa itu terkait dengan hasil pemeriksaan dari Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) terhadap Gubernur Sumut nonaktif Gatot dan istrinya, yang mengaku tidak pernah menyerahkan duit pelicin untuk Kejagung. Maka dari itu Prasetyo tidak akan melaporkan Evy dan Fransisca Insani Rahesti alias Sisca kepada kepolisian meski telah menuduh dirinya menerima uang pengaman kasus tersebut.

"Tidak usah, biar masyarakat menilai, termasuk kalian menilai. Itu persepsi juga kan, menuding Jaksa Agung yang macam-macam," katanya.

Sebelumnya fakta persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Evy saat bersaksi untuk terdakwa mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella mengaku menyediakan uang sejumlah 20.000 dolar AS untuk Jaksa Agung. Pengakuan Evy itu mengemuka setelah hakim bertanya kepada anak buah Otto Cornelis Kaligis, Sisca. Sisca mengaku sempat berbincang dengan Evy di Cafe Mini.

"Jadi, pertemuan antara Bu Evy, Pak Rio, dan saya di Cafe Mini. Setelah Pak Rio pulang, kami bicara ringan sedikit. Kemudian, sebelum pulang, Bu Evy bilang, 'Mbak, tolong sampaikan kepada Pak Rio, yah, untuk urusan JA ada dana 20.000 dolar AS. Kemudian, untuk Pak Rio, ada sendiri'", kata Sisca.

Jamwas Kejagung sendiri sudah memeriksa Direktur Penyidikan (Dirdik) pada JAM Pidsus Maruli Hutagalung untuk mengklarifikasi dirinya yang telah menerima uang sebesar Rp 500 juta.

Koordinator LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan Jaksa Agung Prasetyo seharusnya menawarkan diri diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena disebut-sebut dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta menerima uang 20 ribu dolar AS.

Uang sebesar itu, disebut untuk mengamankan dugaan korupsi dana hibah dan Bansos Sumut 2012-2013, kata Koordinator LSM MAKI Boyamin Saiman yang juga pengacara mantan Ketua KPK, Antasari Azhar kepada Antara di Jakarta, Rabu.

"Bahkan kalau perlu Jaksa Agung mendatangi KPK menawarkan diri untuk diperiksa, bukannya berbantah-bantahan melalui media massa," katanya.

Pasalnya, kata dia, nama Prasetyo telah disebut berulang kali dalam persidangan hingga menjadi beban tersendiri untuk institusi sebesar Kejagung, dan hal ini merupakan yang pertama kali. Terlebih lagi, menurutnya posisi jaksa agung itu merupakan simbol negara yang notabene harusnya menjadi teladan atau ketaatan dari rakyat Indonesia untuk patuh hukum.
http://www.merdeka.com/peristiwa/jak...h-bantuan.html

Ah serius nih pak ? emoticon-Ngakak (S) emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace
ya kan sesama manusia harus saling bantu gitu loh


emoticon-Stick Out Tongueertamax