alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564e4b46507410d4658b4568/pdip-kabinet-jokowi-kurang-sesuai-harapan-rakyat
PDIP: Kabinet Jokowi Kurang Sesuai Harapan Rakyat
JAKARTA (SK) – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Effendi Simbolon mengatakan bahwa dua kali kabinet hasil bentukan Jokowi-Jusuf Kalla belum mampu memenhui keinginan maupun harapan rakyat republik ini.

“Kabinet itu seyogyanya menjadi tim work yang kompak,handal mumpuni. Tapi yang terjadi output kabinet ini kita rasakan semua kurang bisa menjawab tantangan yang diharapkan rakyat,” kata Kader PDIP, Effendi Simbolon dalam diskusi di DPR, Kamis, (19/11).

Buktinya, lanjut Effendi, sektor ekonomi dari kabinet tersebut benar-benar membuat masyarakat ini kecewa. Kabinet yang seyogyanya mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, justru bekerja pada tatanan berbeda. “Masyarakat umum merasakan kebijakan sektor ekonomi tidak berpihak kepada kepentingan rakyat banyak,” kata Effendi.

Sehingga, Effendi mempertanyakan rencana Jokowi-Jusuf Kalla melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat ini. Apakah pergantian pembantu didasarkan pada kepentingan kelompok tertentu atau untuk sebesar-besarnya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat banyak.

“Kalau lihat (reshuffle) jilid satu saya lihat apakah ini ada perobahan yang radikal, banting stir dari mereka yang sekarang berada di kokpit, apakah semua disatukan dalam mazhab kerakyatan, saya masih bertanya-tanya itu?” tanya Effendi.

Sementara iu, anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan menegaskan dukungannya terhadap rencana presiden melakukan reshuffle tahap ke dua. Yang terpenting, reshuffle tersebut mampu menempakan orang-orang berkomitmen tinggi memajukan kesejahteraan rakyat banyak sesuai dengan nawacita.

“Saya seribu persen setuju dilakukan reshuffle. Rakyat kan memilih Jokowi itu karena Nawacita-nya. Kalau menterinya tidak memahami apalagi tidak menjalankan isi nawacita dan terbukti berlawanan dengan nawacita, sehingga itu yang menjadi hal pentingnya,” kata Daniel.

Daniel juga berharap agar reshuffle yang akan dilakukan oleh presiden tidak berpijak pada hasil survei semata. “Reshuffle harusnya punya dua ukuran. Pertama, menjalankan nawacita dan kedua, memperkuat dukungan dan stabilutas politik. Setidaknya mampu meredam kekisruhan politik dalam negeri kita. Ukur kinerja jangan dari pooling dan survei. Itu sangat menyesatkan, sangat bias,” ujar Daniel.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli memperkirakan, Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet jilid II sebelum akhir tahun ini, sehingga jalannya pemerintahan dapat lebih mantap dan kuat pada 2016.

“Pada Agustus, Jokowi melakukan reshuffle pertama, dia pilih orang-orangnya sendiri dalam bidang politik, keamanan, ekonomi. Bapak-Ibu bisa lihat harapannya tadinya ekonomi merosot, saat orang sudah kehilangan harapan sekarang berbalik jadi ekspektasi positif,” ungkap Rizal. (rul)

http://www.suarakarya.id/2015/11/20/...an-rakyat.html
gak sesuai banget malah emoticon-Ngakak (S) !! ayolah reshuffle jilid II
emoticon-Matabelo
iya menteri ESDM dan BUMN tak sesuai harapan kalian emoticon-Ngakak (S)
dari jarak 5 meter udah ketauan sapa yang komen kek gini..

KOALISI TANPA SYARAT

SUDAH SESUAI PESANAN KIH
emang udah dagelan dari dulu, sekarang dan setelah resapel