alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564da8fd12e2576e568b456c/politikus-pdip-sebut-riza-chalid-yang-jadi-target-bukan-setnov
Politikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan Setnov
Merdeka.com - Politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon menyebut Ketua DPR Setya Novanto hanya dijadikan 'kambing hitam' dalam masalah PT Freeport yang menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Dia menduga Setya Novanto hanya dijadikan 'bantalan' dalam pertarungan dua kelompok yang memiliki kepentingan besar di PT Freeport.

Lalu, siapakah dua kelompok yang dimaksud itu?

Effendi menjelaskan bahwa dalam kasus Freeport ini merupakan desain yang diukir oleh Menteri ESDM Sudirman Said. Sesungguhnya, kata dia, sasarannya ialah pengusaha Minyak Riza Chalid. Menurut dia, Sudirman mulai mengincar Riza dengan membentuk tim reformasi tata kelola migas dengan menunjuk Faisal basri sebagai ketuanya.

"Ujug-ujug tunjuk Faisal Basri, hanya gunakan figur baik dan polos untuk mengeluarkan audit forensik, dan makanya dia sekarang bingung. Itulah digunakan Pertamina untuk meminta auditor audit forensik, ini sudah dengan batasan dan tembakannya Riza, rudalnya langsung menghancurkan, destroy kekuatan Riza, dan berlanjut ke proses freeport," kata Effendi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/11).

Dalam masalah Freeport dia menyebut ada kepentingan mantan petinggi Petral Ari Soemarno yang merupakan adik Menteri BUMN Rini Soemarno. Dia mengatakan, bahwa Ari dan Riza yang bersahabat selama berkarier di Petral pada tahun 2004, kini pecah kongsi sehingga munculah dua kelompok yang dia maksud itu.

"Ari Soemarno dan Riza pecah kongsi pada 2004. Karena ini yang bermasalah bukan Sudirman tapi Ari Soemarno tetapi dilakoni Sudirman dan ada lagi godfathernya, yang level lebih tinggi, yang nanti anda tahu, ini perang frontal, nah ketika ini misi mereka memuluskan proses perpanjangan kontrak karya dan lainnya terganjal karena tidak ada negosisasi sebelum 2019," ujarnya.

Menurutnya, kasus ini tidak akan muncul jika dalam pertemuan Novanto dan Presiden Direktur Freeport Maroef Sjamsoeddin tidak dilakukan bersama Riza. Sebab, berulang kali Effendi menuturkan bahwa yang menjadi sasaran ialah Riza. Karena mengetahui dalam pertemuan itu dihadiri oleh Riza, dia lalu menuding Maroef yang berada di kubu Sudirman merekam pembicaraan tersebut dan dibeberkan ke publik.

"Itulah yang terjadi, andaikan tak ada Riza di pertemuan, itu tak akan terblow up, ini ibarat pesawat Malaysia tidak tau kemana dan disinyalir ada orang dihilangkan maka dijatuhkan, maka ada Novanto, momentum blow up, sasarannya tapi bukan Novanto," tandasnya.

sumber

Episode kali ini memang benar" membutuhkan daya analisis yg kuat emoticon-Cool jadi siapa yg akan menjadi "korban" dalam episode kali ini ?
Jangan malah bikin bingung ahhh...
emang setnov siapa?? pnya ap dia di negeri ini ??

kalo disebut pelawak sih boleh emoticon-Ngakak
si bolon ini kan juga pecah kongsi sama wiwi.
bolon ingin menjadikan wiwi sbg target impeachment

bolon pisan kaw emoticon-Big Grin
ruwet banget dah nih urusanemoticon-Cape d... (S) emoticon-Bingung (S)
kasihan lihat efendi simbolon,ingat adiknya direktur parna raya ditahan sampe skrg

http://nasional.sindonews.com/read/8...kpk-1403620129

Politikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan Setnov

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Presiden Direktur PT Parna Raya Group Artha Meris Simbolon, tersangka dugaan suap kepada mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Artha di tahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan. Dia ditahan setelah menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam.

Perempuan berambut lurus itu keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 21.00 WIB. Ia langsung mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Tanpa berkomentar sedikit pun, Artha langsung masuk ke mobil tahanan KPK.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, Artha ditahan di Rutan KPK demi kepentingan penyidikan lebih lanjut. "AMS ditahan di Rutan KPK," kata Johan singkat.

Artha Meris Simbolon, diduga memberikan uang suap dengan total USD522.500 atau sekitar Rp6 miliar, kepada mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini.

Pemberian uang tersebut bertujuan agar Rudi membantu dan meloloskan perusahaan yang diurusi Artha Meris dalam melakukan kegiatan di SKK Migas.


source: http://nasional.sindonews.com/read/8...kpk-1403620129
Quote:Original Posted By janemooncake
Jangan malah bikin bingung ahhh...


Episode ini lebih menarik dari episode" sebelumnya, siapa sih sutradara dibalik ini semua ? emoticon-Matabelo
berarti bukan perang antar politisi, tapi perang atnar pedagang
Hmmm.. Konspirasi tingkat tinggi? Perang mafia migas?

Break dulu ah
cari berita picisan
emoticon-Traveller
SN sih bego d ajakin si "R" buat malak mau2 aja.. emoticon-Traveller
masuk akal analisa dari Effendi Simboon ini emoticon-Angkat Beer

Quote:

Jokowi Tanda Tangan Kontrak Freeport Sebelum Pilpres

RMOL. Mayoritas suara Pilpres 2014 di Bumi Cenderawasih mengalir ke Joko Widodo alias Jokowi. Di Provinsi Papua, Jokowi menang telak dengan perolehan suara 72,49 persen, sementara di Provinsi Papua Barat unggul dari Prabowo Subianto dengan mendapat 67,63 persen suara.

Belakangan terbongkar soal strategi Jokowi mendulang kemenangan di Papua. Salah satu strateginya adalah menandatangani kontrak politik terkait operasi Freeport, perusahaan tambang asal Amerika Serikat di Papua.

"Jokowi janji akan memindahkan smelter Freeport ke salah satu kota di Papua, tapi belum tahu akan dibuat di kota mana. Pekerja (Freeport) rekam pembicaraan mereka dengan Jokowi," ujar seorang sumber kepada redaksi tadi malam (Kamis, 25/7).

Freeport berencana akan PHK 50 persen pekerja tambang lapangannya. Selama ini rencana PHK selalu dikait-kaitkan karena Freeport tidak mau membangun smelter. Freeport sendiri memang sama sekali tidak berencana dan berkeinginan membangun smelter karena menurut mereka kewajiban tersebut sudah dipenuhi tahun 1995 ketika Smelter Gresik beroperasi, dimana 75% nya diurus Mitsubishi dan 25% Freeport McMoran.

Tidak mau berurusan dengan arbitrase dan urusan lain-lain dengan pemerintah, Freeport secara terpaksa belakangan mau membangun smelter lagi. Smelter akan bangun di Gresik, Jawa Timur. Daerah Gresik dipilih karena faktor bisnis dimana di sana tersedia energi gas. Pertimbangan lainnya karena faktor lingkungan dimana produk buangan smelter berupa H2SO4 atau asam sulfat pekat yang sangat beracun dapat dikelola langsung oleh Pupuk Gresik sebagai salah satu bahan utama pembuatan pupuk.

Janji Jokowi membangun smelter di Papua tidak tepat. Juga, tidak tepat upaya Jokowi mengatasi rencana 50 persen PHK pekerja Freeport dengan membangun smelter di Papua.

"Kalau bangun di Papua sama saja bohong, karena gak ada sumber energi yang tersedia, gak ada pembangkit listrik se pulau Papua selain menggunakan solar dan batubara impor dari kalimantan, serta pengelolaan lingkungan yang beresiko tinggi karena hasil buangan smelter harus secara khusus dilakukan pengelolaan dengan biaya tinggi," papar sumber yang paham betul soal seluk beluk Freeport Indonesia itu.

Diingatkan, smelter merupakan pabrik yang mengandalkan mekanisasi dan otomatisasi. Pabrikasi tidaklah padat karya. Paling banyak smelter hanya akan memiliki tenaga kerja 600 orang, atau jauh lebih kecil dari jumlah tenaga kerja pabrik panci Maspion, atau pabrik garment kelas menengah di Bandung.

"Mungkin saja Jokowi dan Freeport main mata soal smelter akan dibangun di Papua. Untung untuk Jokowi dapat suara banyak di timur. Untuk Freeport biar rugi sedikit asal dapat kepastian di perpanjang sampai 2041," demikian sumber itu menutup perbincangan dengan redaksi.[dem]

http://www.rmol.co/read/2014/07/25/165486/Duh,-Jokowi-Teken-Kontrak-Terkait-Freeport-Sebelum-Pilpres-






Politikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan Setnov
Politikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan SetnovPolitikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan SetnovPolitikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan Setnov

wakakakakaka emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By bonasteven
kasihan lihat efendi simbolon,ingat adiknya direktur parna raya ditahan sampe skrg

http://nasional.sindonews.com/read/8...kpk-1403620129

Politikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan Setnov

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Presiden Direktur PT Parna Raya Group Artha Meris Simbolon, tersangka dugaan suap kepada mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Artha di tahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan. Dia ditahan setelah menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam.

Perempuan berambut lurus itu keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 21.00 WIB. Ia langsung mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Tanpa berkomentar sedikit pun, Artha langsung masuk ke mobil tahanan KPK.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, Artha ditahan di Rutan KPK demi kepentingan penyidikan lebih lanjut. "AMS ditahan di Rutan KPK," kata Johan singkat.

Artha Meris Simbolon, diduga memberikan uang suap dengan total USD522.500 atau sekitar Rp6 miliar, kepada mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini.

Pemberian uang tersebut bertujuan agar Rudi membantu dan meloloskan perusahaan yang diurusi Artha Meris dalam melakukan kegiatan di SKK Migas.


source: http://nasional.sindonews.com/read/8...kpk-1403620129



Wkwkwk..kebongkar jg boroknya si bolon ini, pantes kagak diajak ikutan kabinet Jokowi emoticon-Ngakak
Simbolon,panastak die hard yg skr jd panasbung

Dl wkt pembentukan kabinet,ngarep bgt jd menteri tp apa daya si mbok gak ngijinin dan jokowi jg gak sreg terus ngelempar isu klu kabinet kerja ga ada unsur perwakilan dr etnis batak ( luhut blm jd menteri ) dan yasona bkn perwakilan batak ( katanya )

Tp org2 batak asik2 aja krn sehabis dilantik jokowi lgs ke pengungsi sinabung warganya antusias

Intinya kasian si mbolon ini,sakit hati...tiru dong bang ara (maruarar sirait) sdh dpt baju putih( pas pengumuman kabinet d istana)detik2 akhir gak jd krn si mbok gak sreg...tp doi tetap loyal dibuktikan ikut mensukseskan piala presiden dg bang erick tohir
Quote:Original Posted By megalomman79
Simbolon,panastak die hard yg skr jd panasbung

Dl wkt pembentukan kabinet,ngarep bgt jd menteri tp apa daya si mbok gak ngijinin dan jokowi jg gak sreg terus ngelempar isu klu kabinet kerja ga ada unsur perwakilan dr etnis batak ( luhut blm jd menteri ) dan yasona bkn perwakilan batak ( katanya )

Tp org2 batak asik2 aja krn sehabis dilantik jokowi lgs ke pengungsi sinabung warganya antusias

Intinya kasian si mbolon ini,sakit hati...tiru dong bang ara (maruarar sirait) sdh dpt baju putih( pas pengumuman kabinet d istana)detik2 akhir gak jd krn si mbok gak sreg...tp doi tetap loyal dibuktikan ikut mensukseskan piala presiden dg bang erick tohir


Panastak die hard yg gak dapet "bonus" ye gan emoticon-Ngakak akhirnya dia murtad
ini ibarat pesawat Malaysia tidak tau kemana dan disinyalir ada orang dihilangkan maka dijatuhkan
Si Bloon mulai ngomong.....emoticon-Jempol emoticon-Jempol
Another cebok nyilih tangan's drama again???
tibggal tunggu drama selanjutnya....


jangan quote gue bloog
Quote:Original Posted By koravita
masuk akal analisa dari Effendi Simboon ini emoticon-Angkat Beer






Politikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan Setnov
Politikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan SetnovPolitikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan SetnovPolitikus PDIP sebut Riza Chalid yang jadi target, bukan Setnov

wakakakakaka emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Ketawa knp? emoticon-Big Grin

Kan benar itu surat peringatan. Hrs ada perbaruan perjanjian. Klw lgs di hentikan tanpa ada sebab akibat pelanggaran perjanjian bakal kena sanksi internasional blog emoticon-Big Grin

Nasbung goblog.
heh ndobol.. salah ya salah, udah ketangkap basah jelas lagi..
masih ngelak di jebak, udah jelas jelas SN yang mengucapkannya..

heran herann, masih aja ada orang bodo kayak gini..
Seperti kata menko Rizal Ramli, selesaikan sinetronnya nanti biar terbuka semua.
emoticon-army