alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564d8185529a45052c8b456a/tahukah-anda-19-november-hari-toilet-sedunia
Tahukah Anda: 19 November, Hari Toilet Sedunia
Selamat Hari Toilet Sedunia 19 November 2015. Hari ini adalah waktu yang baik mengingatkan perlunya toilet yang layak.

Tanpa toilet ternyata dapat menimbulkan berbagai persolan negatif. Termasuk sakit, rasa malau hingga tindak kekerasan terhadap wanita. PBB menetapkan 19 November sebagai Hari Toilet Sedunia.


Menurut data terbaru yang dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) ada sekitar 2,4 miliar orang di dunia tak memiliki akses sanitasi yang baik. Ini artinya banyak di antara orang-orang tersebut masih buang air besar (BAB) di ruang terbuka.

“Satu dari tiga wanita di seluruh dunia kekurangan akses untuk toilet yang aman. Akibatnya mereka harus menghadapi penyakit, rasa malu, dan potensi kekerasan ketika sedang mencari tempat untuk BAB,” ujar Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dalam siaran pers dan dikutip dari Reuters pada Selasa (17/11/2015).


http://beritabulukumba.com/37122/tah...toilet-sedunia

kalau buang hajat pada tempatnya ya emoticon-Big Grin
berita buat yang suka boker sembarangan,
Kalo hari Gorong-Gorong kapan gan ? emoticon-Hammer2
Ada ada aja
Bantu up ah
Ohh nastak taiker mahox merayakan hari jamban sedunia toh kemaren....

Taulah makanya nastak mengadakan parade tuk memperingatinya
Salut buat nastak yg kemarin memperingati jamban2 di seluruh dunia..
emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By kodokistana1



http://beritabulukumba.com/37122/tah...toilet-sedunia

kalau buang hajat pada tempatnya ya emoticon-Big Grin

semoga yang suka demo bawa pispot portable emoticon-Embarrassment


jangan suka ngencingin pohon.

kesian penunggunya bisa pesing. emoticon-Embarrassment


BANDUNG, KOMPAS.com - Buruknya sanitasi di 27 kota/kabupaten di Jawa Barat mengundang perhatian dunia. Perwakilan dari berbagai organisasi dunia seperti WHO, Global Fund, dan USAID pun datang ke Bandung untuk ikut membantu.

"Sanitasi kita memang masih kurang memadai. Masih banyak yang melakukan buang air besar sembarangan (BABS). Itulah mengapa lembaga-lembaga dunia berpartisipasi mengeluarkan Jabar dari masalah ini," ujar Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Alma Lucyati, Kamis (16/10/2014).

Alma mengatakan, buruknya sanitasi di Jabar karena berbagai hal. Di antaranya, jumlah populasi penduduk yang padat. Normalnya, perbandingan luas wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 1 km :1000 orang. Namun di lapangan perbandingannya mencapai 1:1200.

Kondisi ini membuat warga Jawa Barat kekurangan udara dan lahan. Itulah yang terjadi di perkotaan. Sedangkan di perdesaan, banyak warga yang masih menggunakan aliran sungai untuk kebutuhan sehari-hari karena belum ada MCK (mandi, cuci, kakus).

"Masih banyak yang nyuci, mandi, bahkan buang air besar di aliran sungai yang sama. Ini tentu tak baik untuk kesehatan, masyarakat terancam penyakit diare dan kulit," terangnya.

Salah satu daerah yang disorot adalah Kabupaten Bandung. Sebenarnya, pada 2013 lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, melakukan survei Enviromental Health Risk Assesment. Survei yang menggunakan teknik sampling stratified itu, menetapkan 26 kecamatan dan 75 desa sebagai sampel studi.

Hasilnya, 13,7 persen dari sekitar 3,3 juta warga Kab. Bandung, buang air besar di MCK umum. 3,6 persen di sungai, 2,9 persen di selokan, 0,4 persen di kebun, 4 persen pada WC di atas kolam, 0,6 persen di lubang galian. Sementara dalam hal saluran buangan tinja, 51,8 persen tidak mengalir ke tangki septik.

Hal serupa terjadi di Cianjur. Sekitar 440 ribu jiwa atau sekitar 20 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Cianjur sebanyak 2,2 juta jiwa, masih menggunakan aliran sungai untuk MCK. Salah satu lokasinya, berada di Cianjur Selatan.

Karena itu, sambung Alma, diperlukan kebijakan semua pihak untuk menyelesaikan persoalan ini. Ia pun berterima kasih pada masyarakat dunia yang membantu Jabar melepaskan diri dari masalah ini.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah daerah di Kabupaten Bandung masih memanfaatkan aliran sungai yang warnanya sudah kecokelatan. Seperti Kampung Sirnasari Desa Batukarut Kecamatan Arjasari. Setiap saat, mereka menggunakan aliran sungai di daerahnya untuk berbagai kehubutuhan.

"Dari dulu kami memanfaatkan sungai ini. Airnya memang sudah tak sejernih dulu. Tapi mau apa lagi, kami tidak punya dana untuk buat MCK, apalagi jamban," ungkap salah satu warga, Eli (48).

Eli menjelaskan, bulan lalu desa sebelah mendapat bantuan MCK. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat, kampungnya mendapat bantuan serupa.
Penulis: Kontributor Bandung, Reni Susanti
Editor: Glori K. Wadrianto


and the joke was on you. emoticon-Wkwkwk
Gue tambahin, muslim wajib simak
Tahukah Anda: 19 November, Hari Toilet Sedunia
Quote:Original Posted By bayaran50
Gue tambahin, muslim wajib simak
Tahukah Anda: 19 November, Hari Toilet Sedunia


ini lagi cucokmology disebar sebarin.

Aksi 411 mo lo edit jadi 114? emoticon-DP

Trus soal Bhinneka apa bengkoknya? emoticon-Hammer2


baru tau ane gan
buang hajat emang harus dirayakan itulah ciri manusia berbudaya
Quote:Original Posted By hairpin
buang hajat emang harus dirayakan itulah ciri manusia berbudaya

Di kota kota negara maju, sistem pembuangan kotanya hygienis.
Septic tank kalau di sini dimiliki masing masing bangunan, di kota kota besar luar negeri yg udah maju septictank sifatnya komunal satu kota dan alirannya dibedakan ama saluran hujan.
Hasil limbah manusia kalau di sini mencemari air tanah.
Di luar negeri ada pengolahannya bersama untuk seluruh kota.

Jadi yang ada jambannya aja belum tentu bener, apalagi daerah yg miskin jamban. emoticon-Embarrassment

Hari istimewa untuk mAhok dan panastak. Selalu berhubungan dengan jamban.. emoticon-Salam Kenal emoticon-Shakehand2
Toilet ya? Jadi inget sebuah propinsi yang dijunjung nasbung tapi warganya masih minim toilet.
Tahukah Anda: 19 November, Hari Toilet Sedunia
A : bro! mereka kalau selesai BAB masih pakai corncob ck ck ck.
B : bodoh !