alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564d5c87d44f9f187d8b4568/sekjen-pan-tak-ada-politisi-berniat-korupsi-yang-ada-khilaf
sekjen PAN tak ada politisi berniat korupsi yang ada khilaf

Stigma korupsi selalu dikaitkan dengan profesi seorang politikus. Wajar saja, karena kasus korupsi yang marak terjadi banyak melibatkan politisi di eksekutif maupun legislatif.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (Sekjen PAN) Eddy Soeparno menegaskan, perilaku koruptif yang marak dimiliki politisi bukan karena niat. Dia merasa sangat yakin bahwa tidak ada pejabat yang dari awal ingin berniat untuk mencuri uang rakyat setelah duduk di jabatannya.

Eddy menilai, banyaknya politisi yang terjerembab korupsi lebih kepada karena kekhilafan. Menurut dia, tidak ada politisi yang sejak awal berniat mencuri uang rakyat sebelum menjadi pejabat.

"Dan dari awal pun pasti ketika dilantik tidak ada yang mau korupsi. Saya melihat yang bersangkutan lebih kepada khilaf daripada dia sudah berniat untuk korupsi dan penyelewengan lainnya. Tetapi kita tidak bisa analisa kenapa, kita tidak bisa generalisir kenapa sampai orang melakukan itu. Tapi saya memandang itu lebih pada kekhilafan orang itu ketimbang sengaja dari awal," ujar Eddy ketika berbincang dengan merdeka.com di ruang kerjanya di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati No. 133, Jakarta Selatan, Kamis (12/11) pekan lalu.

Eddy juga melihat jika perilaku koruptif itu harusnya dikembalikan kepada komitmen diri masing-masing. Namun sekali lagi, dia menegaskan, tidak ada politisi yang memang berniat dari awal untuk melakukan korupsi.

"Ya itu enggak tahu ya. Itu kembali pada komitmen pribadi masing-masing. Situasinya juga kita tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya, tapi menurut saya dari awal itu tidak ada politisi yang ketika dia maju berniat untuk korupsi. Itu tidak ada," tegas dia.

Menurut Eddy, korupsi mempunyai hubungan lurus dengan keputusan politik setiap politisi yang menjabat (baik wali kota, bupati, gubernur maupun anggota DPR/DPRD). Sebab, dalam pengamatannya, peluang korupsi selalu terjadi dalam kebijakan yang dibuat.

"Kebijakan itu mestinya terutama dari segi keputusan politik yang dibuat andaikata itu keputusan kemudian dipandang merugikan masyarakat," tutur dia.

Partai Amanat Nasional (PAN) jadi salah satu partai yang elitenya paling sering dikaitkan dengan korupsi. Tiga ketua umum PAN dikaitkan dengan kasus korupsi yang sedang diusut oleh KPK.

Soetrisno Bachir misalnya, sempat terbelit kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Departemen Kesehatan. Kala itu, Soetrisno Bachir disebut menerima uang Rp 1,4 miliar yang diberikan oleh adik iparnya, Nuki Syahrun, yang diduga hasil korupsi proyek pengadaan alat kesehatan dan perbekalan dalam rangka wabah flu burung tahun anggaran 2006, di Direktorat Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan.

Namun Soetrisno membantah terlibat kasus korupsi dengan tersangka adik Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan. Soetrisno menyatakan bahwa uang itu adalah pinjaman yang dikembalikan kepadanya.

Sementara Hatta Rajasa pernah terbelit kasus dugaan korupsi hibah kereta dari Jepang tahun 2006 lalu. Hatta saat itu menjabat sebagai Menteri Perhubungan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan anak buahnya, Dirjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan Soemino Eko sudah masuk bui.

Selanjutnya Zulkifli Hasan diterpa kasus korupsi pembebasan lahan di Pemprov Riau. Zulkifli sudah diperiksa KPK sebagai saksi. Dia disebut permudah pengurusan pembebasan lahan yang membelit Gubernur nonaktif Riau, Annas Maamun. Namun Zulkifli tegas membantah ketelibatannya dalam korupsi Annas tersebut.




..

Khilaf kok berjamaah..??
Khilaf kok tiap hari.??
Mental tempe
aelah ...

semua orang juga pada waktu awal mencalonkan diri jadi dpr atau apapun ... niatnya pasti baik2 semua
ini kan krn mental yg sdh rusak/karatan


sekjen PAN tak ada politisi berniat korupsi yang ada khilaf
Khilaf kalo udah ketagihan ya bukan khilaf lagi,
Khilaf kok beerlanjut...
emoticon-Big Grin
Itu sih bukan khilaf namanya....

Tapi ketagihan.... emoticon-Big Grin
saya setuju2 aja kok kalo memang ada yang khilaf.

tapi dia bilang bahwa tidak politisi yang punya niat korupsi dari awal?
ah banyak kok.

contohnya ya politisi2 yang ga berkompeten tapi tetep maksa nyalon ato mau menempati posisi yang bukan haknya. gaperlusebutnama
iya dah gue percaya kok emoticon-Malu (S)
woam


setan juga percayalah

aplg org pan yg bilang

emoticon-Cape d... (S)
dan lagi lagi khilaf di jadikan kambing hitam emoticon-Malu






Quote:Original Posted By boregasm
sekjen PAN tak ada politisi berniat korupsi yang ada khilaf


nama nya yang enih sapa vrohh.

ada nocan gak..
tambahin lagi dong mulus nya emoticon-Kaskus Banget
taekk...emoticon-Tai
Tolong dimengerti agan-agan, Sekjen PAN ini juga khilaf karena ngomong khilaf
khilaf nya enak, bisa terus2an emoticon-Malu (S)
Ahok itu seperti Sima Yi dari Wei di Sam Kok.

https://www.kaskus.co.id/thread/5914...ta-juga-bisa/1

Satu daerah sudah dia rapihkan. Kalau saja majoritas rakyat mau kasih dia kesempatan, pasti dia bisa memberantas korupsi di Indo.

Masalahnya rakyat kita mau tidak?
iya lah khilaf, mungkin korupsi nya abis sehabis minum vodka emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Korupsi ko khilaf...somplak ni org.
Sakarepmu laeemoticon-Traveller
kalau khilaf balikin dong jangan sunbangin ke majelis atau masyarakat umum

ah ente bisa aje
Quote:Original Posted By silencely3
saya setuju2 aja kok kalo memang ada yang khilaf.

tapi dia bilang bahwa tidak politisi yang punya niat korupsi dari awal?
ah banyak kok.

contohnya ya politisi2 yang ga berkompeten tapi tetep maksa nyalon ato mau menempati posisi yang bukan haknya. gaperlusebutnama


iya breyy
ngebet banget kyk nya ya
padahal sblmnya dah gagal emoticon-Cool
emoticon-Ngakak

Khilaf mah gag direncanain... emoticon-Ngakak
ya deh percaya emoticon-Cape d...

emoticon-anjing emoticon-anjing emoticon-anjing

merowkeethh kaing2 emoticon-Leh Uga :bigbata emoticon-Request
hoo ooh. Korupsi karena Khilaf.

Ayo rame-rame bebasin napi koruptor...kan mereka cuma khilaf.