alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564d51b1a09a3945588b4568/pak-jokowi-sudah-12-bocah-tewas-di-lubang-tambang-samarindaquot
“Pak Jokowi, Sudah 12 Bocah Tewas di Lubang Tambang Samarinda"
BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo diminta tak cuma mampir ke Bontang dan Buluminung di Penajam Paser Utara dalam rangka meresmikan fasilitas negara.

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) berharap Jokowi juga sempat memperhatikan banyaknya lubang tambang di Samarinda yang diyakini menjadi sebab belasan tragedi anak tenggelam di lubang-lubang itu.

Kematian akibat anak tenggelam di lubang tambang terjadi sejak 2011. Aprilia Wulandari bocah perempuan kelas 1 SMP di Jalan M Said Sungai Kunjang, Samarinda menjadi korban ke-12. Ia ditemukan di kedalaman lima meter di lubang bekas tambang batubara, Rabu (17/11/2015) (Baca juga: Jasad Siswi SMP Ditemukan di Lubang Tambang Batu Bara).

“Pak Jokowi, sudah 12 bocah tewas dalam tragedi lubang tambang di Samarinda,” kata Dinamisator Jatam, Merah Johansyah.

“Jadi tidak hanya ke Balikpapan dan Penajam Paser Utara di Buluminung, kami meminta perhatian presiden dan meminta presiden mengambil langkah serius guna menghentikan bergugurannya korban akibat lubang tambang,” kata Merah.

Dia mengungkapkan, lebih 150 lubang bekas tambang dibiarkan begitu saja. Setara luas 71 persen kota Samarinda selama ini. Pengelolaannya dinilai serampangan sehingga berkali-kali terjadi anak tenggelam di kolam tambang.

Menurut Jatam, perusahaan tambang diduga menolak keputusan menteri ESDM nomor 55/K/26/MPE/1995 karena tidak memasang plang atau tanda peringatan di tepi lubang dan tidak ada pengawasan yang menyebabkan orang lain masuk ke dalam tambang sejak awal.

Jarak lubang tambang dengan pemukiman dan rumah penduduk terlalu dekat. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 4 Tahun 2012 tentang Indikator Ramah Lingkungan untuk Usaha atau Kegiatan Penambangan Terbuka Batubara Yaitu jarak 500 meter tepi lubang galian dengan Pemukiman warga, kenyataannya jarak hanya 30 meter saja.

Jatam juga berpendapat terhadap Walikota dan Distamben Kota Samarinda dapat diterapkan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 112 UUPPLH.

“Wali Kota Samarinda dan Gubernur Kaltim harus bertanggung jawab dan ikut dihukum, Gubernur Kaltim turut bertanggung jawab karena sesuai UU 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, aspek perizinan dan pengawasan menjadi kewenangan gubernur," tuturnya.


sumber : http://regional.kompas.com/read/2015...campaign=Kknwp


seolah-olah tidak punya pemerintah daerah yang mengurusi.. hadehhh...
pemda,pemprov dan seluruh jajaran nya kumaha atuh emoticon-Bingung
pada ga tahu ya, kita kan balik ke sentralisasi orba tahu emoticon-Mad:

semua tanggung jawab tuh milik jokowi,pusat sama org jawa emoticon-Mad: ga ada itu pemda,pemkot.

putra daerah pasti pekerja keras dan tidak mungkin korupsi emoticon-thumbsup:
Quote:Original Posted By Rasuna
pada ga tahu ya, kita kan balik ke sentralisasi orba tahu emoticon-Mad:

semua tanggung jawab tuh milik jokowi,pusat sama org jawa emoticon-Mad: ga ada itu pemda,pemkot.

putra daerah pasti pekerja keras dan tidak mungkin korupsi emoticon-thumbsup:



putra daerah ongkang2 kaki aja sambil ngusap2 jembut...

bangun bung, angkat kakimu, sisihkan lengan bajumu, jangan jadi generasi pemalas... emoticon-Cape d... (S)
Mungkin ga da gubernurnya disana emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Rasuna
pada ga tahu ya, kita kan balik ke sentralisasi orba tahu emoticon-Mad:

semua tanggung jawab tuh milik jokowi,pusat sama org jawa emoticon-Mad: ga ada itu pemda,pemkot.

putra daerah pasti pekerja keras dan tidak mungkin korupsi emoticon-thumbsup:


emoticon-Shakehand2
emoticon-I Love Indonesia
Nanti2 kalo kebegal pasti salah Jokowi. Kasian bgt ya hal kaya gtu d salahin Jokowi. Ya pemda sana mah g pernah salah ya?
gubernurnya gak kena makian dan hujatan sampe beberapa page, beda sama gubernur sebelah emoticon-Malu (S)
Waduh.. Jokowi lagi yang kebawa,. emoticon-Cape d... (S)
keep goblok ts emoticon-Berduka (S)
Ini pasti thread bikinan nastak, biar seolah2 Jokowi selalu dizolimi
ini pasti salah ahok.. emoticon-Mad (S)

eh.. bukan d jakarta ye.. emoticon-Malu (S)



emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By bimaxxxzzz
Ini pasti thread bikinan nastak, biar seolah2 Jokowi selalu dizolimi


lihat sumbernya tolol, saya hanya memforward apa yang saya baca dari sumber..
ini orang otaknya kopong, tukang jaga warnet mana luh?

Quote:Original Posted By cilo.cilo
keep goblok ts emoticon-Berduka (S)


keep dongok dab.. emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By budi.jembut
BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo diminta tak cuma mampir ke Bontang dan Buluminung di Penajam Paser Utara dalam rangka meresmikan fasilitas negara.

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) berharap Jokowi juga sempat memperhatikan banyaknya lubang tambang di Samarinda yang diyakini menjadi sebab belasan tragedi anak tenggelam di lubang-lubang itu.

Kematian akibat anak tenggelam di lubang tambang terjadi sejak 2011. Aprilia Wulandari bocah perempuan kelas 1 SMP di Jalan M Said Sungai Kunjang, Samarinda menjadi korban ke-12. Ia ditemukan di kedalaman lima meter di lubang bekas tambang batubara, Rabu (17/11/2015) (Baca juga: Jasad Siswi SMP Ditemukan di Lubang Tambang Batu Bara).

“Pak Jokowi, sudah 12 bocah tewas dalam tragedi lubang tambang di Samarinda,” kata Dinamisator Jatam, Merah Johansyah.

“Jadi tidak hanya ke Balikpapan dan Penajam Paser Utara di Buluminung, kami meminta perhatian presiden dan meminta presiden mengambil langkah serius guna menghentikan bergugurannya korban akibat lubang tambang,” kata Merah.

Dia mengungkapkan, lebih 150 lubang bekas tambang dibiarkan begitu saja. Setara luas 71 persen kota Samarinda selama ini. Pengelolaannya dinilai serampangan sehingga berkali-kali terjadi anak tenggelam di kolam tambang.

Menurut Jatam, perusahaan tambang diduga menolak keputusan menteri ESDM nomor 55/K/26/MPE/1995 karena tidak memasang plang atau tanda peringatan di tepi lubang dan tidak ada pengawasan yang menyebabkan orang lain masuk ke dalam tambang sejak awal.

Jarak lubang tambang dengan pemukiman dan rumah penduduk terlalu dekat. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 4 Tahun 2012 tentang Indikator Ramah Lingkungan untuk Usaha atau Kegiatan Penambangan Terbuka Batubara Yaitu jarak 500 meter tepi lubang galian dengan Pemukiman warga, kenyataannya jarak hanya 30 meter saja.

Jatam juga berpendapat terhadap Walikota dan Distamben Kota Samarinda dapat diterapkan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 112 UUPPLH.

“Wali Kota Samarinda dan Gubernur Kaltim harus bertanggung jawab dan ikut dihukum, Gubernur Kaltim turut bertanggung jawab karena sesuai UU 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, aspek perizinan dan pengawasan menjadi kewenangan gubernur," tuturnya.


sumber : http://regional.kompas.com/read/2015...campaign=Kknwp


seolah-olah tidak punya pemerintah daerah yang mengurusi.. hadehhh...


Ikut nge bold yang penting.... sudah lama terjadi juga ternyata....
Itu tambang legal atau ilegal ??

penambang & pemda enak tuh, lepas dr tuduhan
Perasaan saya baca gak ada yg nyalahin jokowi, yg ada malah minta pertolongan presiden, karna pemprov nya gak bisa diharapkan
Quote:Original Posted By cicak.joget513
pemda,pemprov dan seluruh jajaran nya kumaha atuh emoticon-Bingung


Ngak tahu dah kerjanya apa seharusnya kan selesai nambang harusnya di reklamasi....

Pengawasan kurang atau main belakang....
pasti salah jokowi emoticon-Malu (S)
cek dulu walkot dan gubernur nya lagi ngurus lubang yang lain apa kagak