alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564cbf39529a4585268b4569/kejaksaan-agung-dituding-lemahkan-kpk
Kejaksaan Agung Dituding Lemahkan KPK
Tarik Ketua Jaksa Kasus Rio dan Kaligis

Jakarta – Kejaksaan Agung menarik salah satu jaksa berprestasi yang tengah bertugas di KPK. Jaksa yang ditarik itu adalah Yudi Kristiana yang saat ini tengah menangani kasus suap Patrice Rio Capella dan Otto Cornelis Kaligis.

“Saya memang dapat info seperti itu (Yudi ditarik Kejagung), tapi sebagai promosi jabatan beliau sepertinya,” kata Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji saat dikonfirmasi, Selasa (17/11).

Informasi yang didapat, Kejagung telah mengirimkan surat kepada pimpinan KPK untuk menarik jaksa Yudi pada Senin (16/11). Kejagung akan menempatkan jaksa Yudi di bagian Litbang.

Sebenarnya, masa kerja Jaksa Yudi Kristiana di KPK belum habis. Yudi baru bertugas di KPK selama 8 tahun, sehingga masih ada sisa masa tugas 2 tahun lagi.

Selama 8 tahun bertugas di KPK, Yudi sudah mengukir banyak prestasi. Dia merupakan jaksa yang menangani kasus skandal Bank Century dan juga berhasil membuktikan eks Ketum Demokrat, Anas Urbaningrum melakukan korupsi dan pencucian uang. Sederet kasus besar lain juga telah ditangani Yudi.

Saat ini, sebenarnya Yudi tengah fokus untuk menyelesaikan dua kasus yang ditanganinya, yakni kasus suap Patrice Rio Capella dan OC Kaligis. Kedua kasus tersebut telah berada dalam proses persidangan dan sudah sampai tahap pemeriksaan saksi, bahkan untuk OC Kaligis saat ini sudah mulai penyusunan tuntutan.

Jaksa bergelar doktor di bidang hukum itu juga tengah menangani kasus Hadi Poernomo yang saat ini masih berproses di tingkat Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung. Sebagian kasus besar ada di KPK memang ditangani jaksa Yudi.

Pelemahan KPK
Terkait penarikan tersebut, Indonesia Corruption Watch (ICW) kembali menuding ada pihak-pihak yang tengah berusaha melemahkan KPK secara sistematis. Kali ini lembaga swadaya masyarakat antikorupsi itu mengaitkannya dengan penarikan Jaksa Yudi Kristiana oleh Kejaksaan Agung.

“ICW menduga bahwa Penarikan Yudi Kristiana, dari KPK ke Diklat Kejagung merupakan bagian dari upaya sistematis untuk pelemahan KPK dan terkait dengan kasus suap penanganan kasus dana bantuan sosial di Sumut,” kata peneliti ICW Lalola Easter melalui keterangan persnya, Selasa (17/11).

Menurut Lalola, ICW mendapat informasi bahwa Yudi baru menandatangani kontrak keduanya dengan KPK yang memiliki jangka waktu empat tahun. Karena itu, seharusnya Yudi baru dikembalikan ke Kejaksaan Agung pada tahun 2019 yang akan datang.

Apalagi, lanjut Lalola, Kejaksaan Agung kabarnya berniat menempatkan jaksa yang banyak menorehkan prestasi di KPK itu di bagian penelitian dan pengembangan. “Jadi ada yang janggal dibalik “promosi” Yudi ke Kejagung. Penarikan Yudi Ini lebih tepat “dibuang” daripada dipromosikan,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, saat ini KPK sedang berusaha dihancurkan di antaranya melalui revisi UU KPK, KUHAP, KUHP dan mekanisme lain di DPR seperti fit and proper test calon pimpinan KPK. Cara lainnya adalah menyingkirkan orang-orang di dalam KPK yang berpotensi dan progresif.

Cara kedua itu, dilakukan baik dengan kriminalisasi atau pun jalan halus seperti promosi jabatan. Menurut Lalola, selain Yudi, ICW juga memperoleh informasi bahwa ada tujuh orang penyidik KPK dari Polri yang akan ditarik.

“Bisa jadi penarikan itu adalah pesanan orang-orang yang berkepentingan melemahkan KPK,” tudingnya.

Dia juga mengkritisi sikap pimpinan KPK yang terkesan pasrah menerima penarikan Yudi. Padahal, patut diduga kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pelemahan dan masih terkait kasus yang ditangani KPK.

“Pimpinan KPK harus berani menolak penarikan ini karena alasan tenaga Yudi masih sangat dibutuhkan KPK,” pungkasnya.

Negative Thinking
Jaksa Agung Muhammad Prasetyo meminta publik untuk tidak terus berprasangka buruk terhadap kejaksaan, apalagi setelah pihaknya memindahkan jaksa Yudi Kristiana dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Prasetyo, penarikan Yudi dari KPK tidak ada hubungannya dengan kasus yang tengah ditangani.

“Janganlah kalian pikir negative thinking terus. Tidak ada kaitannya sama sekali,” kata Prasetyo kepada wartawan, Selasa (17/11/2015).

Pemindahan tugas Yudi Kristiana dari KPK ke Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan, dikatakan Jaksa Agung, merupakan bagian dari promosi.

“Dipromosikan di Badan Diklat Kejagung sebab di sana dia bisa mentransfer ilmunya kepada para jaksa dan calon jaksa,” kata Jaksa Agung.

Promosi yang dilakukan Kejaksaan Agung menarik perhatian karena Yudi Kristiana dipindah tugas ketika tengah menangani kasus dugaan tindak gratifikasi mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella. (jpnn/kmp)

Sumber: JPNN, Kompas

http://www.radarpekalongan.com/10373...-lemahkan-kpk/

Ah Kejagung bisa aja nih, yang di tarik ketua jaksa kasus Rio dan Kaligis.. hmmm maksudnya apa ini ??
emoticon-Bingung
Kalau pun memang mau ditarik, apa nggak bisa nunggu kasus yg ditangani selesai dulu..
Alasan aja..
bakal resapel sepertinya ini jagung. setelah kena resapel langsung terperiksa.
Kelakuan si brewok ni pasti emoticon-Marah