alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564c448a12e257c30a8b456b/lanjutan-katebelece-makin-hot-aja-bray
Kesel 
Lanjutan Katebelece, makin hot aja bray
Jakarta - Katebelece atas nama Ketua DPR Setya Novanto ternyata sudah diterima oleh Dirut Pertamina Dwi Sutjipto. Dwi lalu menindaklanjuti surat itu dengan membuat disposisi agar digelar rapat dewan direksi.

"Jadi surat itu kan pasti memang ditujukannya ke Pak Dirut. Nah, dari Pak Dirut, dari situ melihat direksi-direksi atau direktorat mana yang bisa membantu beliau untuk mereview kan, terkait dengan direktorat yang kemudian mempunyai, misalnya apa namanya, interaksi bisnis dengan urusan terkait, dan langsung mendisposisikan saja," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro saat dihubungi, Rabu (18/11/2015).

Wianda menjelaskan Pertamina tak serta merta mengiyakan permintaan bantuan pihak yang mengatasnamakan Ketua DPR Setya Novanto itu. Pertamina akan mengkaji terlebih dahulu permintaan dalam surat tersebut.

"Jadi semua akan kita tempuh secara prosedural. Jadi, bila ada data-data yang belum lengkap, informasi yang belum valid, kemudian angka-angka yang belum bisa dijustifikasi itu yang harus kita justifikasi," ulas Wianda.

Dari dokumen disposisi yang diterima detikcom, Dirut Pertamina Dwi Sutjipto menindaklanjuti katebelece tersebut dengan meminta digelar rapat dewan direksi Pertamina. Mereka yang diminta rapat membahas katebelece tersebut adalah Direktur Pemasaran, Direktur Keuangan, Chief Legal Counsel and Compliance, Chief Audit Executive, dan CEO Office. Disposisi itu dibuat tanggal 20 Oktober 2015.


Pihak DPR melalui Kepala Bagian Tata Usaha pimpinan DPR Hani Tahapari menegaskan katebelece yang beredar itu palsu. Hani mengatakan terdapat kejanggalan dalam katebelece itu, salah satunya posisi kop lambang DPR yang secara resmi dalam setiap surat harusnya berada di sebelah pojok kanan. Namun, dalam katebelece itu lambang DPR berada di tengah.

"Surat ini tidak pernah kami keluarkan dari Ketua DPR RI. Setiap surat keluar itu mesti dari kami, ini tidak. Dan kami katakan palsu," kata Yani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/11) tadi siang.

Setya Novanto juga sudah membantah pernah membuat dan mengirim katebelece ke Pertamina. Soal kop DPR yang ada di surat itu, Novanto menduga dibuat oleh orang lain:

"Saya tidak pernah merasa membuat dan mengirim surat ke Pertamina," kata Novanto.

Berikut isi lengkap katebelece tersebut:

(Logo DPR)
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA

Drs Setya Novanto
Ketua DPR-RI

Jakarta, 17 Oct 2015

Kepada Yth
Bapak Dwi Soetjipto
Direktur Utama Pertamina


Dengan hormat,
Sesuai dengan pembicaraan terdahulu dan informasi dari Bapak Hanung Budya Direktur Pemasaran dan Niaga sekiranya kami dapat dibantu mengenai Addendum perjanjian jasa penerimaan, penyimpanan dan penyerahan bahan bakar minyak di terminal bahan bakar minyak antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Orbit Terminal Merak yang sudah diterima beberapa minggu lalu dan lampiran sebagai berikut:

1. Surat No 004/F10000/2015-S0 Tanggal 1 Juli Notulen Rapat Negosiasi Awal dengan PT. Orbit Terminal Merak.
2. Surat No 343/F10300/2015-S5 Tanggal 7 Juli 2015 Perihal Penyesuaian Kapasitas Tangki Timbun Orbit Tanking Merak.
3. Surat No 055/OT-JKT/VII/2015 Tanggal 27 Juli 2015 Penyesuaian Kapasitas Tangki Timbun PT. Orbit Terminal Merak.
4. Surat No 337/F10000/2015-S0 Tanggal 3 Agustus 2015 Review Kerjasama Pemanfaatan Terminal BBM Merak.
5. Surat No 061/OT-JKT/VIII/2015 Tanggal 8 Agustus 2015 Tanggapan Review Kerjasama Pemanfaatan Terminal BBM Merak
6. Surat No 357/F10000/2015-S0 Tanggal 14 Agustus 2015 Penurunan Thruput Fee Kerjasama Pemanfaatan Terminal BBM Merak
7. Surat No 064/OT-JKT/VIII/2015 Tanggal 24 Agustus 2015 Tanggapan Penurunan Thruput Fee Kerjasama Pemanfaatan Terminal BBM Merak.
8. Surat No 1036 - BUM/KMD/10/2015 Tanggal 07 Oktober 2015 Konfirmasi Kontrakan PT. Orbit Terminal Merak

Terimakasih atas perhatian Bapak


(tor/dra)

Sumurbor