alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564bf0da507410bf068b456c/kasus-engeline-continuedjangan-lupa-sama-kasus-yang-ini
Kasus Engeline Continued..Jangan Lupa sama Kasus yang ini..
Merdeka.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Engeline dengan terdakwa Margriet C Megawe yang digelar di PN Denpasar, Bali, kemarin berlangsung seru. Turut juga menghadirkan saksi dari pihak sekolah SDN 12 Sanur, Selasa (17/11).

Kepala SD 12 Sanur I Ketut Rutha dan Wali kelas Engeline Putu Sri Wijayanti membeberkan keseharian Engeline di sekolahan. Keterangan mereka menggambarkan perlakuan Margriet kepada anak angkatnya tersebut.

"Saya sebatas hanya memberikan keterangan tentang keberadaan Engeline di sekolah, tapi yang lebih banyak tahu kan wali kelasnya," kata Ketut Rutha.

Berdasarkan laporan dari Sri, kata dia, Engeline sering terlihat tidur di kelas dan kecapaian karena mengaku lapar. Lanjutnya, saat menerima laporan kondisi Engeline, pihak sekolah sempat ingin mengasuh anak didiknya yang duduk di kelas 2 SD itu.

"Kami dulu kira Engeline dari keluarga kurang mampu, sebelum berkoordinasi dan mendatangi keluarganya, dia sudah dikabarkan hilang," tuturnya.

Menurut Rutha, saat mendaftar ke sekolahnya, Engeline berumur enam tahun. Setelah melalui proses administrasi, Engeline lantas diterima. Namun yang membuat dia heran saat itu, penampilan Engeline lusuh dan rambutnya acak-acakan.

Merdeka.com - Terdakwa kasus pembunuhan Engeline, Margriet C Megawe ditegur majelis hakim saat sidang berlangsung di PN Denpasar, Selasa (17/11). Dalam sidang kelima ini, ibu angkat Engeline ditegur Hakim Ketua Edward Haris Sinaga karena dianggap mengganggu sidang.

Saat itu, hakim sedang mendengarkan kesaksian dan melakukan tanya jawab. Namun di saat bersamaan, Margriet asyik berdiskusi dengan kuasa hukumnya. Hal ini langsung ditegur hakim.

"Saudara terdakwa bisa diam tidak. Tolong kuasa hukum jangan didikte di ruang sidang, nanti bicara saat saya minta bicara. Tolong serius dengarkan keterangan saksi, nanti giliran saya tanya malah tidak tau," tegur Edward kepada Margriet.

Di saat bersamaan, saksi Ketut Rutha kepala sekolah Engeline tempatnya sekolah di SDN 12 Sanur, meminta minum. "Izin pak hakim, saya haus. Izin diperbolehkan minta minum," pinta saksi yang diiyakan hakim dengan skors sidang sekitar 15 detik.Kasus Engeline Continued..Jangan Lupa sama Kasus yang ini..

Sumber beritanya jgn lupa cantumin gan emoticon-Ngacir
Si margriet tampak lebih tua dibanding pas lagi marah2 emoticon-Big Grin
Dia ga akan bisa lolos kayaknya,paling berharap hukuman dikurangi
×