alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564bd44e902cfef2478b4567/ditelantarkan-di-rs-tubuh-wanita-ini-hanya-tulang-berbalut-kulit
Ditelantarkan di RS, Tubuh Wanita Ini Hanya Tulang Berbalut Kulit
Ditelantarkan di RS, Tubuh Wanita Ini Hanya Tulang Berbalut Kulit

KUPANG, KOMPAS.com — Tubuh Hagar Haki (28) hanya tulang berbalut kulit. Ia terlihat sangat memprihatinkan.

Perempuan asal Nailiu, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu saat ini berada di ruang isolasi 1 wanita kelas III, Rumah Sakit Umum (RSU) WZ Johannes, Kupang.

Sebelum menjalani perawatan di tempat itu, Hagar sempat ditelantarkan oleh paramedis selama tujuh bulan.

Ketika ditemui Kompas.com, Selasa (17/11/2015), Hagar Haki hanya tertidur dengan diselimuti selembar kain, dan sesekali menggerakkan tubuhnya sambil meringis kesakitan.

Sakit itu datang dari lubang di bagian sebelah kanan perut yang terus mengeluarkan cairan.

Kerabat dekat Hagar Haki yang juga adalah Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi NTT Hermanus Boki mengecam tindakan RSU WZ Johannes yang dinilainya sebagai bentuk kekejaman.

"Saya baru saja diberitahukan oleh keluarga pada awal bulan November sehingga pada tanggal 2 November, saya minta pertemuan dengan Direktur RSU dan jajarannya serta para dokter. Setelah pertemuan itu, meski tidak ada kesepakatan, Hagar mulai diperhatikan lagi," kata dia.

"Namun, hingga hari ini penyakitnya pun belum sembuh dan malah tambah parah," sambung Boki.

Penelantaran tersebut, kata Boki, bermula ketika Hagar yang tengah hamil tujuh bulan kemudian melahirkan secara prematur.

Bayi itu akhirnya meninggal karena kondisi kekebalan tubuh yang menurun. Pasca-kematian bayinya itu, kondisi fisik Hagar malah memburuk.

Akibat belum diurus secara baik, Hagar mengalami pembengkakan di bagian perut. Ia pun dirawat di Puskesmas Nailiu pada Januari 2015.

Akibat keterbatasan peralatan, Hagar pun dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat, akhir Januari 2015.

Saat sampai di RSUD Naibonat, Hagar sempat dirawat selama dua hari, tetapi tidak ada perubahan. Kemudian, dia dirujuk ke RSU WZ Johannes dan teregistrasi pada tanggal 12 Februari 2015.

Saat masuk dan dilayani di RSU WZ Johannes, Hagar didiagnosis menderita gangguan pada rahim (kandungan) sehingga dokter menyarankan pengangkatan rahim melalui operasi besar.

"Setelah operasi besar dilakukan, dua minggu kemudian, kondisi pasien malah memburuk karena benang jahitan operasi lepas. Akibatnya, Hagar dibawa ke lantai dua untuk dijahit ulang," kata dia.

"Satu minggu kemudian, jahitan itu terlepas lagi, dan dijahit kembali," ungkap Boki.

Pasca-jahitan ulang kedua, Boki melanjutkan, dokter kemudian mendiagnosis lagi. Hasilnya, menurut dokter, posisi sumber nanah belum teridentifikasi.

Dokter lantas membuat lubang pembuangan sementara di perut (kolostomi). Pembuatan lubang itu tidak diketahui oleh keluarga, dan hanya diketahui dan disetujui oleh suami Hagar.

"Tindakan kolostomi itu dilakukan dengan harapan, setelah kondisi pasien membaik, lubang itu akan ditutup. Namun, dalam rentang waktu dari Maret hingga akhir Oktober, pasien justru tidak ditangani dengan serius alias ditelantarkan," kata Boki.

Setelah menerima laporan dari keluarga, dia kemudian meminta kesempatan untuk berdialog dengan Direktur RSU WZ Johannes, sejumlah pejabat rumah sakit, dan para dokter.

Dari hasil pertemuan itu, pihak medis berkilah bahwa hal itu bukan malapraktik, dan pihak RS sudah melakukan penanganan medis dengan baik.

Perang argumen sempat terjadi antara Boki dan pihak rumah sakit. Namun, tetap tidak ada jalan keluar.

Ayah kandung Hagar, Otnial Haki (59), mengaku tidak mampu berbuat apa pun sebagai orang yang berpendidikan rendah.

"Kami ini orang susah, Pak, sehingga kami berharap kalau bisa anak kami ini sembuh dari penyakitnya," kata dia.

Sementara itu, Direktur RSU WZ Johannes Kupang, Dominikus Mere, yang dihubungi melalui telepon seluler tidak memberikan respons. Pesan singkat yang dikirim belum dibalas hingga berita ini ditayangkan.


Sumber

Miris sekali nasib ibu itu. emoticon-Frown
Reserved
fixed ..... salah jokouwi.
turut berduka
Quote:Original Posted By 0varium
fixed ..... salah jokouwi.


MAKLUM GAN, PRESIDEN PREMATUR
pertanyaan gw:
KOK BISA?
emang rumah sakitnya gak ngurusin???
IDI.....Dinkes....? emoticon-Cape d... (S)
Semoga segera ditindak lanjuti. Kasian..
Quote:Original Posted By 0varium
fixed ..... salah jokouwi.


Heiii youu
Gak usah dibikin bercandaan ya...
emoticon-Marah

Semoga semua baik2 saja dan diberi yg terbaik sama yg di Atas Amin
emoticon-Berduka (S)
semoga cepet sehat ya buk
walaupun gitu, masa ga ada seorang pun mau bantuin... perlu di pertanyakan nih kejiwaan dokter, perawat disana... ngebiarinn orang sampai sekurus itu....
kasihan bangat gan emoticon-Mewek sampe kurus bangat gitu emoticon-Mewek
Astaghfirullah...itu fotonya beneran tuh??
Ya Allah,miris bgt..pihak RS nya gimana sih kok sampai bisa kurus bgt begitu??
kaya mumi gan parah banget pemda sana masa ga tau emoticon-Sorry
Quote:Original Posted By gunaivi
walaupun gitu, masa ga ada seorang pun mau bantuin... perlu di pertanyakan nih kejiwaan dokter, perawat disana... ngebiarinn orang sampai sekurus itu....


Jangan ngomongin kejiwaan.dll.lngsung ngomongin duit duit duit aja pasti mreka lngsung paham.....
Quote:Original Posted By zazulierwien


MAKLUM GAN, PRESIDEN PREMATUR


idiihhh malah ngatain paduka yang mulia emoticon-EEK!
bagaimanapun jugak dia presiden lhoh ...
walaupun premature
emoticon-Embarrassment

Quote:Original Posted By kuncoro.ganteng


Heiii youu
Gak usah dibikin bercandaan ya...
emoticon-Marah

Semoga semua baik2 saja dan diberi yg terbaik sama yg di Atas Amin
emoticon-Berduka (S)


baca pasal 34 ayat 1 UUD 1945.

jangan baca stensilan doang emoticon-Embarrassment
kasian banget kurus gitu emoticon-Frown tu rs bisa nanganin gak sih, diagnosa dokternya ngawur apa enggak kok makin parah emoticon-Frown
Salah ahok emoticon-Mad
Quote:Original Posted By gunaivi
walaupun gitu, masa ga ada seorang pun mau bantuin... perlu di pertanyakan nih kejiwaan dokter, perawat disana... ngebiarinn orang sampai sekurus itu....


yg nelantarin dokter ato RS?
pihak RS bukan dokter saja isinya
dokter bekerja sesuai prosedur, klo diluar itu bila terjadi sesuatu bisa dituntut

laen kali jgn asal nyalahkan dokter
Quote:Original Posted By hantupuskom


yg nelantarin dokter ato RS?
pihak RS bukan dokter saja isinya
dokter bekerja sesuai prosedur, klo diluar itu bila terjadi sesuatu bisa dituntut

laen kali jgn asal nyalahkan dokter


ane cuma mempertanyakan bukan menyalahkan emoticon-Malu (S)