alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564bcc7460e24b68258b4567/anggota-dprd-setelah-menganiaya-kini-membawa-massa-untuk-mengintimidasi
Anggota DPRD setelah menganiaya, kini membawa massa untuk mengintimidasi
Quote:http://www.cahayapapua.com/oknum-ang...-tempat-usaha/

OKNUM ANGGOTA DPRD KOTA SORONG BAWA MASSA KE TEMPAT USAHA

SORONG, CAHAYAPAPUA.com– Tak terima dilaporkan ke ke polisi, oknum anggota DPRD Kota Sorong, inisial JL membawa sejumlah warga mendatangi tempat usaha milik pelapor bernama Leonard E. Limanow, di Jalan Ahmad Yani, Kampung Baru, Kota Sorong, Senin (16/11/2015) siang.

Kedatangan JL membuat Avita (istri pelapor) ketakutan dan kecewa dengan tindakan yang dilakukan JL. Kepada wartawan Avita menceritakan jika JL mendatangi tempat usahanya dengan sejumlah warga.

“Pada waktu gerombolan datang, pak JL ini ada dalam mobil, terus mereka datang ada laki-laki berapa orang itu, kemudian ada juga ibu-ibu, mereka bicara ada yang baik-baik, tapi yang lain ada bicaranya luar biasa kasar banget,” tutur Avita, kemarin siang di rumahnya.

Avita mempertanyakan kedatangan JL dengan membawa sejumlah warga ke tempat usahanya. Jika berbicara secara kekeluargaan untuk menyelesaikan persoalan, menurutnya tak perlu membawa sejumlah massa, bahkan melakukan pengancaman kepadanya (Avita).

“Saya kecewa sekali, selaku anggota DPRD ko seperti itu ya, saya kira dia datang untuk minta maaf, berbicara secara kekeluargaan, padahal tidak. Begitua dia (JL) datang, dia ngumpet di mobil, masanya yang turun duluan. Saya baru tau kalau JL juga ikut massa. Massa bilang kalau gitu kasi ketemu dia (Avita) saja dengan JL, itu baru saya tau ternyata JL ikut,” kata Avita.

Oleh karena itu, Avita berharap, pihak kepolisian serius menangani kasus penganiayaan yang dilakukan JL terhadap suaminya (Leonard) pada beberapa waktu lalu.

Kasus ini bermula, saat terjadi Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas), dimana kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh Leonard E Limanow senggol sepeda motor yang dikendarai oleh seorang wanita (diketahui keluarga JL), di pertigaan Masjid Al-Jihad, Kota Sorong, belum lama ini, Sabtu (13/11) pekan lalu.

Mendengar keluarganya disenggol, JL dan sejumlah warga langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penganiayaan terhadap Leonard. Akibatnya Leonard mengalami luka serius disekujur tubuhnya. Selang waktu beberapa menit kemudian, Leonard akhirnya melaporkan hal tersebut ke Polsek Sorong Kota.

Dari hasil pemeriksaan (visum) dokter, Leonard mengalami retak pada bagian rahang dan hidung mengeluarkan darah. Dikabarkan saat ini Leonard tengah menjalani pengobatan di Jakarta.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sorong Kota, Ipda. Ronny Uniwally, SH yang dikonfirmasi awak media mengatakan, pihaknya saat ini sedang memeriksa saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara.

“Korban (Leonard) sampaikan bahwa dirinya siap bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap ibu yang mengalami luka lecet pada bagian lengan, hanya saja, pihak keluarga ibu yang disenggol sudah main hakim sendiri sehingga dirinya membuat laporan polisi atas pengeroyokan yang dilakukan oleh keluarga ibu,” ungkap Ronny kemarin.

Banyak pihak menilai agar kasus ini terus diproses, karena dianggap sebagai arogansi seorang pejabat. Apalagi kejadian penganiayaan ini dilakukan oleh seorang oknum wakil rakyat yang seharusnya melindungi rakyatnya.

Aparat kepolisian juga diminta tidak tidak tebang pilih apabila ada upaya agar kasus tersebut (penganiayaan) tidak diproses lanjut. |NASIR|EDITOR : BUSTAM


Anggota DPRD kota sorong setelah menganiaya warga (berita sebelumnya : Anggota DPRD Kota Sorong menganiaya warga ) dilaporkan polisi, kini membawa massa untuk mengintimidasi korban.
cuma oknum bray emoticon-Request
Quote:Original Posted By SLSDBS
cuma oknum bray emoticon-Request


DPR/DPRD semua isinya cuma oknum
kek preman aj ya.ngeri amat.itu bener2 anggota hewan kok mau dipilih sih org kek gitu
Bakalan di pecat ngak yah sama partainya.....
ya beginilah kalo preman jadi pejabat emoticon-Big Grin
papuwah emoticon-Embarrassment
Merasa dirinya hebat krn menjadi anggota dprd, padahal dprd itu cum wakil dan rakyat adalah ketuanya, baru jdi wakil koq sombong, harusnya wakil itu nurut sama ketuanya
perdebatannya sekarang meluas... sang anggota dewan memakai jasa pengacara yang istrinya adalah seorang guru, si guru ini berdebat dan mengancam ke teman-teman korban yang nota bene adalah ex-muridnya, dengan ancaman akan berlaku "hukum rimba" !!! perdebatannya via facebook.

hukum rimba maksudnya, akan terjadi pengeroyokan oleh gangster disekitar tempat tinggal pelaku, terhadap teman-teman korban.
Menurut penuturan si guru, pelaku terkenal sangat royal terjadap jemaat gereja, dan terhadap penduduk asli papua. Jika dikomando maka akan terjadi hukum rimba.
masih heran kenapa ada massa yang brani bakar orang idup2?, jawabnya soalnya di tingkat pemimpin aja masih ada yg otaknya gesrek kyk gini, g heran donk klo yang dibawah ada juga...