alexa-tracking

Militerisasi di Kemenhub memakan korban

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564bb27ac0cb176c708b4568/militerisasi-di-kemenhub-memakan-korban
Militerisasi di Kemenhub memakan korban
Quote:Merdeka.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kini diwajibkan untuk mengikuti Pelatihan Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik). Pelatihan semi militer itu sudah dimulai sejak Minggu pekan lalu di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) Komar III, Grati, Pasuruan, Jawa Timur.

Kendati belum diketahui secara pasti tujuannya, pelatihan semi militer itu sudah tertuang dalam Instruksi Menteri Perhubungan RI Nomor 16 Tahun 2015 tentang Pendidikan dan Pelatihan Kesamaptaan Bagi Aparatur Kemenhub Tahun 2015.

Menurut sumber merdeka.com di internal Kemenhub, pelatihan itu diwajibkan bagi PNS yang berusia di bawah 50 tahun, tanpa terkecuali. Sontak saja, hal itu membuat beberapa PNS di kementerian pimpinan Ignasius Jonan ini resah. Pasalnya, bagi mereka yang masih aktif berolah raga dan masih berusia muda tentu pelatihan itu bukanlah hal yang dikhawatirkan.

Namun, petaka bagi mereka yang sudah jarang berolah raga, apalagi di usia terbilang tak muda lagi ditambah pelatihan tersebut tidak ada korelasi dari pekerjaannya sehari-hari.

"Mereka juga enggak tahu tujuannya apa. Karena ini (pelatihan) tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang mereka lakoni. Itu kebijakan Menhub semua PNS usia dibawah 50 tahun ikut pelatihan kesamaptaan. Kalau orang yang enggak biasa olah raga, terus tiba-tiba latihan begitu pasti kaget," beber sumber saat dihubungi merdeka.com, Selasa (17/11).

"Kalau anak muda juga enggak apa-apa, tapi kalau diusia 40 tahun sudah susah. Lalu jadi bertanya-tanya kaitannya apa," ungkapnya.

Benar saja. Pelatihan ala militer itu pun kini menelan korban. Korban bernama Dyah Purnamaningrum yang merupakan pejabat eselon IV di Kemenhub dan menjabat sebagai Kasubag Kerjasama Regional Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri. Dyah yang berusia 41 tahun menghembuskan nafas terakhir ketika menjalani pelatihan di Grati, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (17/11) pagi tadi.

"Almarhumah meninggal karena sesak nafas," ungkapnya.

Ia melanjutkan almarhumah mengikuti diklat (pendidikan dan pelatihan) sejak Minggu, 16 November 2015 kemarin. "Sejak hari minggu dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan apapun, tetapi setelah mengikuti kegiatan di hari senin, kondisi almarhumah drop karena sesak nafas," beber sumber.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim AKBP Argo membenarkan peristiwa tersebut. Argo mengungkapkan jika korban sudah merasa pusing saat mengikuti apel pagi, Selasa (17/11) sekitar pukul 07.00 WIB. Alhasil, perempuan kelahiran Kendal, 27 Maret 1974 ini meminta izin untuk keluar dari barisan dan berteduh di bawah pohon. Setelah itu, korban ditangani anggota kesehatan.

"Karena kondisi yang semakin tidak memungkinkan, akhirnya almarhumah dilarikan ke Puskesmas Grati, Pasuruan, Jawa Timur dan langsung masuk Unit Gawat Darurat. Hingga pada akhirnya pukul 09.30 WIB nyawa almarhumah sudah tidak tertolong lagi," jelas Argo kepada merdeka.com.

Pasca dinyatakan meninggal dunia, almarhumah pun dibawa ke RSUD Sudarsono, Pasuruan untuk divisum.

"Jenazah korban sudah diambil keluarga dan dibawa ke Jakarta untuk dimakamkan. Keluarga sudah menerima semua," tandasnya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian Perhubungan yakni, Juru bicara Kemenhub JA Barata maupun Staf Ahli Menteri Perhubungan Hadi Mustofa ketika dihubungi melalui sambungan telepon belum menjawab.

http://www.merdeka.com/peristiwa/mil...litnews-2.html


turut berduka cita..
semoga diterima ditempat terbaik dan keluarga diberi ketabahan..

semoga bisa diambil pelajaran, supaya program sejenis kedepannya bisa berjalan tanpa insiden2..
ikut berduka emoticon-Turut Berduka

lebih baik segera direvisi kebijakannya sebelum makan korban lebih banyak
hmmm mungkin kurang pemanasan
Yang salah panitianya. Mestinya kalau ada riwayat penyakit jantung tidak boleh mengikuti kegiatan begitu.
Khan harus ada cek kesehatan segala.
Kalo mau ikut pelatihan dasar militer, ga boleh dadakan gitu..

harus menjalani pelatihan fisik dulu selama 6 bulan..

Ane dulu sebelum ikut pelatihan Menwa, latihan fisik dulu 6 bulan... (tiap hari rutin push up 1000x, lari 5 km, sit up 100x, scot jump 100x, pull up 50x, jalan jongkok 200 meter, sprint 100 m)
Keluarganya bisa nuntut ngga ya...
Ada baiknya di saring dulu,

PNS kantoran kebanyakan duduk, jarang olahraga, kl langsung disentak buat olga, ya bakal banyak yg kaget.
Rawan buat yg usia 40an keatas, karena biasanya penyakit2 kronik macam diabetes, jantung, dll masih tahap awal dan belum timbul gejala. Klo kena pressure fisik penyakit2 macam gitu yg sebenarnya mungkin belum waktunya timbul gejala bisa langsung cepet banget memberat
Klo mau aman sih sebelum dilakukan latian2 macem gitu harus tes kesehatan ulang terutama usia rawan 40 taon keatas
Quote:Original Posted By reyvan3
Ada baiknya di saring dulu,

PNS kantoran kebanyakan duduk, jarang olahraga, kl langsung disentak buat olga, ya bakal banyak yg kaget.

stujuh paling ga mereka di ajari aja cara disiplin masuk dan pulang sesuai jam kerja...latian disiplin ala militer itu udah paling sip daripada uji fisik buat yg udah diatas 35...
entahlah mana yg bener mana yg salah emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By kucing.keriting
ikut berduka emoticon-Turut Berduka

lebih baik segera direvisi kebijakannya sebelum makan korban lebih banyak


mungkin lebih baik jika yang ikut itu untuk yang baru masuk (Fresh Graduate) aje..
Quote:Original Posted By beppe.adelmar


mungkin lebih baik jika yang ikut itu untuk yang baru masuk (Fresh Graduate) aje..


Semua ikut, tp materinya disesuaikan.
Quote:Original Posted By reyvan3


Semua ikut, tp materinya disesuaikan.


nah boleh nih..

mungkin yg masih muda2/bawahan bisalah dikasih porsi latihan disiplin fisik agak banyak..

kalo yg dah berumur, bisa dikasih lebih ke latian disiplin manajerial dan organisasi..
kan katanya militer itu salah satu struktur organisasi dan manajerial paling mumpuni..
Udah ah, gak usah aneh2..
kesian bgt jadi PNS sekarang.....

udah kerja, tapi mesti tetep ikutan ospek emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By dimski
kesian bgt jadi PNS sekarang.....

udah kerja, tapi mesti tetep ikutan ospek emoticon-Cape d... (S)


Kasian??

Gak usah lu kasianin tong,
Kecuali penghasilan lu jauh lebih tinggi dari mereka, dan masa tua lu ada jaminan.

Quote:Original Posted By reyvan3


Kasian??

Gak usah lu kasianin tong,
Kecuali penghasilan lu jauh lebih tinggi dari mereka, dan masa tua lu ada jaminan.



tidak ada yg bisa menjamin masa depan kecuali tuhan
usia 30thn keatas baiknya diikutkan outbond aja, gak apa-apa kalau outbondnya pakai fasilitas militer
usia 30 tahun kebawah baru diikutkan semi militer, tapi cek dulu kesehatannya
teman ane yg sehat2 aja malah kena asma tiap pendadakan / panik emoticon-Hammer



Quote:Original Posted By matt.gaper


tidak ada yg bisa menjamin masa depan kecuali tuhan


Pensiun sebagai salah satu bentuk Jaminan Hari Tua.

Latihan Militer disaat usia sudah tua (41 th) hebat betul yg buat program ini .... emoticon-Mad (S) emoticon-Bata (S)
×