alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564b353760e24bf8108b4567/pegawai-kemenhub-meninggal-dunia-saat-ikuti-bela-negara-di-pasuruan
Pegawai Kemenhub Meninggal Dunia Saat Ikuti 'Bela Negara' di Pasuruan
Jakarta - Seorang pegawai Kemenhub meninggal dunia saat menjalani pelatihan sejenis Bela Negara di Pasuruan, Jawa Timur. Pegawai perempuan itu meninggal saat dibawa ke Puskesmas.

Berdasarkan informasi yang beredar, pegawai dari Kemenhub yang meninggal bernama Dyah Umiyarti Purnamaningrum. Ia merupakan peserta pembinaan mental dan fisik yang merupakan program internal Kemenhub. Para peserta dilatih oleh Korps Marinir di Pasuruan.

Sebelum meninggal, Dyah yang disebut merupakan seorang eselon itu mengikuti melaksanakan apel pagi pada pukul 07.00 WIB, Selasa (17/11/2015). Kemudian Dyah meminta izin untuk keluar dari barisan karena merasa pusing. Ia lalu duduk dan berteduh di bawah pohon.

Selanjutnya perempuan berusia 41 tahun tersebut diberi penanganan awal oleh pihak kesehatan Marinir. Hingga akhirnya pada sekitar pukul 08.30 WIB, Dyah dievakuasi dengan ambulans dan dibawa ke Puskesmas terdekat.

Meski sudah mendapat penanganan medis oleh dokter, Dyah akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas pada pukul 09.30 WIB. Kini jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Sudarsono Pasuruan untuk divisum.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kadispen Korps Marinir Letkol Mar Suwandi. Meski begitu ia membantah bahwa Dyah meninggal saat sedang melaksanakan pelatihan di lapangan.

"Jadi yang bersangkutan itu lagi baris berbaris. Terus izin karena pusing. Akhirnya di bawa ke Puskesmas, diberi perawatan tapi akhirnya meninggal di Puskesmas," ujar Suwandi saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (17/11).

Suwandi pun mengatakan saat Dyah mengaku merasa pusing, pihaknya sudah memberikan pertolongan awal sebelum dibawa ke Puskesmas. Ia sendiri juga belum mengetahui apa penyebab kematian dari Dyah.

"Yang jelas sejak awal sudah mendapat perawatan. Kalau penyebab kami juga belum mengetahui apakah ada riwayat penyakit atau gimana," tukas Suwandi.

Sementara itu Kepala Humas Kemenhub JA Barata yang dikonfirmasi belum bisa memberikan komentar. Demikian juga saat ditanya apakah itu program wajib yang dikeluarkan Menhub Jonan. (elz/dra)


Sumber

Mulai makan korban.
Reserved
Katanya gak pakek pembinaan fisik?
terlalu emang negara ini...
capek2 mengabdi malah dikasih hal yg emang bnr2 nyiksa
Sekarang koq di koran dah gaq heboh lg ya tentang bela negara ini..emg kegiatan apa aja sich yg dilakuin?am kmrn kl gaq salah dpt uang pengganti jg ya selama bela negara
Kasihan...
Sudah lumayan berumur sih, jadi fisiknya udah lemah
Apa gak ada medical check up ya sebelum ikut programnya emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By raikiri89
Sekarang koq di koran dah gaq heboh lg ya tentang bela negara ini..emg kegiatan apa aja sich yg dilakuin?am kmrn kl gaq salah dpt uang pengganti jg ya selama bela negara


Dalam kasus ini malah diwajibkan sepertinya Gan
mulai ada korban nih
Bela negara....kok diprogram...?
orang kalo punya jiwa patriotisme, begitu negaranya terancam/dilecehkan, pasti akan melakukan bela negara, gak perlu pembelajaran...
Sesuatu yg dipaksakan gak baik...
Quote:Original Posted By silitneonhuek
Katanya gak pakek pembinaan fisik?


Liat dulu yg ngelatih siapa... emoticon-Embarrassment

Ibarat dirumah, emak emak ngajarin anaknya pasti nonjolin hal masak dan bersih bersih.
Kalo bapak bapak nonjolin hal cari duit/kreativitas utk hidup dan menjadi seorang pemimpin keluarga.

Atau antara mahasiswa mipa dengan pencinta alam pas ospek, org mipa biasa bilang "otak nomor 1, fisik menyusul", pencinta alam mgkn bilang " fisik nomor 1, otak nyusul".

Biasanya dlm mendidik itu manusia cenderug 'memamerkan' potensi apa yg ia miliki saat itu.

Mau belajar ketatanegaraan atau hukum? Nah aparat aja masih suka bentrok antar institusi.

Misal yg ngajar revmen nih bang tentara, nah liat aja diyutub itu kalo ketauan naek motor masuk busway itu reaksi gimana pas di cegat yg berwajib?

Gak semua sih gitu, itu hanya oknum. Nah rakyat biasa jg gitu, gak semuanya gak terdidik mentalnya, itu cuma oknum aja.

Intinya, yg mau ndidik revmen itu mesti baik dulu baru nyontohin ke orang.

TS goblok, berita duka jadi bahan coli....ga ada rasa iba
Mang saat kegiatan berlangsung ga didampingin tim dokter??

Pejabat Eselon, apa negara mau biayain anak2nya??
klo mslh fisik d sekolah2 sering d berikan oleh guru olah raga itu udah termasuk olah raga fisik n senam SKJ tiap pagi dah msk katagori bela negara n ikut upacara tiap pagi jg sm mpe panas2 emoticon-thumbsup
Quote:Original Posted By victim.o.gip.08
Jakarta - Seorang pegawai Kemenhub meninggal dunia saat menjalani pelatihan sejenis Bela Negara di Pasuruan, Jawa Timur. Pegawai perempuan itu meninggal saat dibawa ke Puskesmas.

Berdasarkan informasi yang beredar, pegawai dari Kemenhub yang meninggal bernama Dyah Umiyarti Purnamaningrum. Ia merupakan peserta pembinaan mental dan fisik yang merupakan program internal Kemenhub. Para peserta dilatih oleh Korps Marinir di Pasuruan.

Sebelum meninggal, Dyah yang disebut merupakan seorang eselon itu mengikuti melaksanakan apel pagi pada pukul 07.00 WIB, Selasa (17/11/2015). Kemudian Dyah meminta izin untuk keluar dari barisan karena merasa pusing. Ia lalu duduk dan berteduh di bawah pohon.

Selanjutnya perempuan berusia 41 tahun tersebut diberi penanganan awal oleh pihak kesehatan Marinir. Hingga akhirnya pada sekitar pukul 08.30 WIB, Dyah dievakuasi dengan ambulans dan dibawa ke Puskesmas terdekat.

Meski sudah mendapat penanganan medis oleh dokter, Dyah akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas pada pukul 09.30 WIB. Kini jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Sudarsono Pasuruan untuk divisum.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kadispen Korps Marinir Letkol Mar Suwandi. Meski begitu ia membantah bahwa Dyah meninggal saat sedang melaksanakan pelatihan di lapangan.

"Jadi yang bersangkutan itu lagi baris berbaris. Terus izin karena pusing. Akhirnya di bawa ke Puskesmas, diberi perawatan tapi akhirnya meninggal di Puskesmas," ujar Suwandi saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (17/11).

Suwandi pun mengatakan saat Dyah mengaku merasa pusing, pihaknya sudah memberikan pertolongan awal sebelum dibawa ke Puskesmas. Ia sendiri juga belum mengetahui apa penyebab kematian dari Dyah.

"Yang jelas sejak awal sudah mendapat perawatan. Kalau penyebab kami juga belum mengetahui apakah ada riwayat penyakit atau gimana," tukas Suwandi.

Sementara itu Kepala Humas Kemenhub JA Barata yang dikonfirmasi belum bisa memberikan komentar. Demikian juga saat ditanya apakah itu program wajib yang dikeluarkan Menhub Jonan. (elz/dra)


Sumber

Mulai makan korban.


Bukan ngucapin belasungkawa malah bilang mulai makan korban,pejabat taik kaya ente PIG emoticon-DP
Loh jadi kah?
Kirain gak jadi acaranya
Quote:Original Posted By dawolong
Bela negara....kok diprogram...?
orang kalo punya jiwa patriotisme, begitu negaranya terancam/dilecehkan, pasti akan melakukan bela negara, gak perlu pembelajaran...
Sesuatu yg dipaksakan gak baik...



upacara bendera hormat bendera, nyanyi nyanyi gak indonesia raya, juga gak perlu gan. tapi dipaksa juga gimana nih?
tururt berduka emoticon-Berduka (S)
bela-belain ikut bela negara yg dapat malah belasungkawaemoticon-Mewek
sudah 41 tahun ibu2 ikut bela negara
turut berduka aja deh
Quote:Original Posted By chronologue
Kasihan...
Sudah lumayan berumur sih, jadi fisiknya udah lemah
Apa gak ada medical check up ya sebelum ikut programnya emoticon-Bingung (S)


Betul tuh harus check up dulu.