alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564aeaec1cbfaa87688b456a/wew-ternyata-ini-empat-alasan-isis-serang-paris
(Wew, Ternyata) Ini empat alasan ISIS serang Paris
1. Prancis gabung koalisi Amerika gempur ISIS di Irak dan Suriah

Prancis menjadi negara pertama yang bergabung dengan koalisi pimpinan Amerika Serikat dalam menggempur ISIS di Irak lewat serangan udara.
Pada Septembr lalu akhirnya Prancis melancarkan serangan udara pertama ke ISIS di Suriah. Operasi ini digelar menyusul keputusan untuk memperluas upaya serangan terhadap kelompok militan tersebut, seperti dilaporkan Kantor berita AFP.
Kantor Kepresidenan Perancis mengatakan serangan udara ini dilakukan setelah pihaknya melakukan operasi pengintaian selama dua minggu terakhir.
Pekan lalu militer Prancis juga menghancurkan pusat pemasok minyak yang dikuasai ISIS di sebelah timur Suriah.

2. Hina Nabi Muhammad lewat tabloid satir Charlie Hebdo

Dalam pernyataan yang dikeluarkan ISIS di Twitter tak lama setelah serangan di tujuh lokasi berbeda di Paris, kelompok radikal itu menyebut alasan mereka menyerang ibu kota Prancis itu. Salah satunya yaitu karena penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Seperti diketahui tabloid satir Prancis Charlie Hebdo dikenal dengan gambar-gambar kartunnya yang menghina Nabi Muhammad.
Juru bicara pemerintah Prancis Najat Vallaud-Belkacem menyatakan tindakan majalah itu bisa menimbulkan kerusuhan. "Rasanya tak perlu menuangkan minyak pada api," ujarnya pada stasiun televisi France 2 pada 2012 lalu.
Tabloid itu selama ini mampu menjual 30 ribu eksemplar dari kios-kios majalah dan bahkan penjualannya bisa dua kali lipat hingga ludes jika memuat isu kontroversial kartun Nabi.
Pada September lalu pemerintah Prancis mengkritik majalah itu lantaran menerbitkan kartun Nabi Muhammad telanjang. Saat itu situasi dunia tengah memanas karena munculnya film menghina Nabi the Innocence of Muslims. Ketika itu edisi majalah itu ludes hanya dalam beberapa jam.
Pada 2006 Charlie Hebdo juga menerbitkan kartun Nabi yang menimbulkan unjuk rasa di berbagai belahan dunia muslim. Sebelum edisi itu terbit, kantor majalah itu sempat dibom.
Puncaknya pada awal Januari lalu kantor Charlie Hebdo kembali diserang dua pria bersenjata. Mereka menembaki sejumlah kartunis dan redaktur majalah itu hingga 12 orang tewas. Kejadian ini langsung menjadi sorotan dunia. Sejumlah pemimpin dunia bahkan sempat ikut berunjuk rasa memprotes kekejaman itu.

3. Bunuh warga muslim di wilayah kekuasaan ISIS

Masih dalam pernyataan ISIS di media sosial Twitter tak lama setelah serangan di Paris, kelompok militan itu menyebut alasan mereka menyerang ibu kota Prancis itu karena ingin balas dendam atas kematian warga muslim akibat serangan udara militer Prancis di Irak dan Suriah.
"Prancis dan para pengikutnya harus tahu mereka tetap dalam target utama ISIS dan hidung mereka akan tetap mencium aroma kematian.
Karena berani menghina nabi kami, memerangi Islam di Prancis dan menyerang warga muslim di Suriah dengan pesawat-pesawat tempur mereka," demikian pernyataan ISIS di Twitter, seperti dilansir The Spectator, Sabtu (14/11).
"Kalian tidak akan hidup tenang selama pengeboman terus berlangsung. Kalian bahkan akan takut pergi ke pasar," kata ISIS.

4. Warga muslim Prancis alami diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari

Dalam pernyataan di Twitter usai melancarkan serangan di Paris, ISIS mengatakan perlakuan pemerintah Prancis yang memerangi Islam jadi alasan mereka menyerang Paris.
Dalam sebuah survei pada 2012 lalu terungkap, warga muslim Prancis mengalami diskriminasi dalam hal kesempatan mendapatkan pekerjaan dibanding warga Kristen.
Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, sebuah penelitian dilakukan David Laitin, profesor ilmu politik dari Universitas Stanford, Amerika Serikat, menyebutkan warga beragama Nasrani di Negeri Anggur itu mempunyai kesempatan 2,5 kali lebih tinggi untuk mendapat pekerjaan ketimbang kaum muslim dengan kualifikasi sama.
Penelitian itu juga menyatakan warga Kristen keturunan Afrika di Prancis memiliki peluang 2,5 kali dipanggil wawancara kerja ketimbang penganut Islam dari etnis dan kualifikasi serupa.
Penelitian berdasarkan agama itu pertama kali dilakukan di Prancis. Biasanya penelitian semacam itu hanya memasukkan unsur ras dan geografi. "Tanpa informasi ini, mustahil memperbaiki keadaan dan menghilangkan diskriminasi antar warga," kata dia seperti dilaporkan Stanford News.
Dalam penelitian itu, Laitin mensurvei 500 warga Senegal beragama Islam dan Kristen tinggal di Prancis sejak tiga tahun lalu. Dia menemukan rumah tangga Kristen mempunyai selisih pendapatan Rp 4,8 juta lebih tinggi ketimbang keluarga muslim.
Laitin bersama akdemisi lain melakukan serangkaian tes dalam penelitian ini. Dia menguji coba dua warga Prancis berkebangsaan Senegal dengan pendidikan master dan pengalaman beberapa tahun. Nama kandidat bisa mencerminkan agama dan kebangsaan seseorang.
Nama Marie Diouf mencerminkan orang itu berasal dari Senegal dan beragama Kristen. Nama Khadija Diouf menggambarkan kandidat itu beragama Islam. Para peneliti itu memasukkan data riwayat hidup dan pengalaman kerja masing-masing responden ke 300 iklan lowongan kerja. Hasilnya, Marie mendapat seratus telepon panggilan kerja, sementara Khadija hanya 38 kali ditelepon.
Prancis merupakan negara pertama di Eropa yang melarang penggunaaan jilbab dan cadar di tempat umum. Pemerintah menyatakan larangan itu bukan bersifat anti-muslim tapi ingin membaurkan kaum imigran dan minoritas di tengah masyarakat.




http://m.merdeka.com/dunia/ini-empat...hari-hari.html
Apapun alasannya, gak bisa dibenarkan...
Yg bunuh kan tentaranya, yg hina nabi kan tabloidnya, kenapa orang lain yg gak bersalah dihukum...?
Kenapa gak kantor tabloid, ato barak militernya yg diserang..?
masa cuma 4 gan... gak bisa 5?
Quote:Original Posted By dawolong
Apapun alasannya, gak bisa dibenarkan...
Yg bunuh kan tentaranya, yg hina nabi kan tabloidnya, kenapa orang lain yg gak bersalah dihukum...?
Kenapa gak kantor tabloid, ato barak militernya yg diserang..?


komeng bagus emoticon-Jempol
Dari dulu sampe sekarang aksi2 terorisme ngga menghasilkan apa apa, yang ada umat islam malah makin tersudut , yg ada makin teraniaya karena yg dibom juga akan lakukan aksi balasan, ga mikir2 sih orang2 goblok ektrimis itu

trus knapa balasannya ke sipil??
gag kangsung ke carlie hebdonya, atau ke militernya??
alhamdulillah,sekarang PARIS sudah menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia emoticon-Shakehand2
yg beragama kok begitu? beringas kayak hewan? gak ada gunanya dong beragama.

emoticon-Embarrassment
yg benerrrr ?
terus irak gara" 9/11 gituuuu ?
suriah the next of irak kah ?

oaku percoyo
ISIS ini salah itu salah...
jd ini kejadiannya di Serang atau di Paris sih? emoticon-Bingung
Kalo gitu prancis boleh dong melakukan holocaust terhadap muslim di sana,
Alasannya:
1. Balas dendam terhadap apa yg dilakukan mereka terhadap sipil prancis

Untungnya sana2 orangnya masih beradab
Coba, sama2 primitif

Btw +1 di trit salkam emoticon-Stick Out Tongue
repotnya emoticon-Big Grin
ada yang teriak isis bukan mewakili ini.
tapi alasan yang dipakai kok nyangkut masalah ini semua ? emoticon-Ngakak (S)
emoticon-Takut
Quote:Original Posted By mrsnoo
yg beragama kok begitu? beringas kayak hewan? gak ada gunanya dong beragama.

emoticon-Embarrassment

Ane yang gak beragama, tapi ane gak pernah beringas sama malak, ketemu preman aja takut gan.emoticon-Takut (S)
#prayforparis semoga cepet selasai dan ekonomi kembali stabil.

Quote:Original Posted By ademinkaskus
Dari dulu sampe sekarang aksi2 terorisme ngga menghasilkan apa apa, yang ada umat islam malah makin tersudut , yg ada makin teraniaya karena yg dibom juga akan lakukan aksi balasan, ga mikir2 sih orang2 goblok ektrimis itu


yoi .. tp klo lewat kekerasan juga balasannya
ane ragu malah ... sebesar apapun upaya meredam radikalisme lewat aksi militer, akan selalu berujung dan berujung
Yang pastinya sih supaya Perancis ikut-ikutan perang sama Amerika sehingga pedagang senjata Perancis&Amerika bisa dapet untung besar.

Quote:Original Posted By dawolong
Apapun alasannya, gak bisa dibenarkan...
Yg bunuh kan tentaranya, yg hina nabi kan tabloidnya, kenapa orang lain yg gak bersalah dihukum...?
Kenapa gak kantor tabloid, ato barak militernya yg diserang..?


Mungkin karena
1. Tentara digaji sama pajak orang Perancis.
2. Tabloidnya tidak diberi hukuman atau peringatan oleh pemerintah Prancis
3. Kalau gak salah sudah ada penembakan di kantor tabloid tsb.
3. Nyerang barak militer susah
apa penyebab isis serang paris?

a.karena muhammad dihina
b.karena kafir harus dibasmi
c.karena manual book
d.semuanya benar
loh ISIS ini punya nabi toh ? bukan kah ISIS ini tidak merepresentasikan sebuah agama....?