alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5649cd6e9e7404814a8b456a/koboi-oknum-polisi-tagih-hutang-dan-tuduh-korban-miliki-narkoba
[Koboi] Oknum Polisi Tagih Hutang dan Tuduh Korban Miliki Narkoba
Quote:[Koboi] Oknum Polisi Tagih Hutang dan Tuduh Korban Miliki Narkoba

BOGOR (Pos Kota) – Seorang oknum polisi di Bogor terancam dipecat karena jadi deb colector atau penagih hutang. Dalam aksinya, Brigadir S (Sinurat yang bertugas di Polres Bogor Kota ini, kemudian menuduh pemilik rumah menguasai shabu seberat 4 Kg.

Kehadiran Brigadir S di rumah Maurits Yonin AR, di Kompleks Indraprasta Dua, Bogor Utara, tanpa surat perintah atau sprint, membuat pemilik rumah merasa aneh.

Maurits Yonin AR menolak rumahnya digeledah. Tak puas, ia lalu melapor ke Propam Polda Jawa Barat.
Kasus bermotif pemerasan ini, berawal dari hutang piutang. Saat terjadi keterlambatan pembayaran, oknum polisi ini diminta bantuannya.

Ketika menagih hutang dan ada indikasi tidak berhasil, oknum polisi ini, malah mengancam akan menggeledah rumah korban dengan tuduhan menyimpan narkoba.


AKBP Andi Herindra Rahmawan saat dikonfirmasi Senin (16/11) sore, menegaskan, polisi yang bertugas apalagi melakukan pengeledahan, pasti dilengkapi surat perintah (Sprint).

Langkah Maurits Yonin AR, yang merasa aneh dengan keberadaan oknum polisi berpakaian seragam ini, lalu menolak pengeledahan serta melapor ke Propam Polda Jabar, sudah benar.

Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra Rahmawan mengatakan, ia masih menunggu hasil pemeriksaan dari Polda Jabar. Namun demi tegaknya disiplin anggota, Brigadir S sudah ia bebastugaskan.

“Saya akan lakukan langkah tegas kepada anggota saya yang ‘nakal. Masih banyak yang mau jadi polisi. Polisi Polres Bogor Kota, harus menjadi pelayanan dan pengayom masyarakat,” kata AKBP Andi di Mapolres Bogor Kota.

Ia menambahkan, Selasa (17/11), Brigadir S akan dipanggil Polda Jabar. Ia akan terancam Pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan.

“Polisi tidak boleh jadi penagih hutang. Fatalnya, tidak ada sprint tapi berani. Jika dalam pemeriksaan, dia sudah sering bermasalah akan dikaji dan dipertimbangkan. Bila perlu dipecat,”paparnya.

Mantan Kapolres Kepulauan Seribu ini menegaskan, motivasi anggotan­ya datang ke kediaman Maurits Yonin AR, untuk menagih hutang juga sudah salah.

“Untuk institusi Kepolisian tindakan penagihan hutang saja tidak boleh, apalagi mencoba menyusup narkoba untuk tujuan pemerasan. Lihat saja apa sanksinya,”ujarnya. (yopi)


sumber

bukti kalau ternyata polisi bisa disewa untuk kepentingan individu emoticon-Ngacir
tmn gw buka usaha toko bangunan..
kalo ada konsumen yg mandek setorannya yah dia biasa make jasa deb kolektor berseragam