alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564976621a9975ed778b4571/sosialisasikan-sni-pemerintah-kumpulkan-ratusan-pedagang
Sosialisasikan SNI, Pemerintah Kumpulkan Ratusan Pedagang
Quote:Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus melakukan sosialisasi mengenai Standar Nasional Indonesia (SNI) kepada para pedagang di beberapa wilayah Indonesia. Kali ini, Kemendag‎ mensosialisasikan ke beberapa pedagang di wilayah DKI Jakarta.

Bertempat di Museum‎ Bank Mandiri Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Kemendag mengumpulkan rautsan pedagang yang berasal dari Mangga Dua, Asemka dan pedagang di kawasan Kota Tua ‎ itu sendiri. Sosialisasi kali ini bertema 'Sinergitas peningkatan pemahaman ketentuan perlindungan konsumen, pengawasan barang dan penegakan hukum'.

Dalam sosialisasi ini Kemendag melalui Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen bekerja sama dengan Ditjen Bea Cukai dan Bareskrim Mabes Polri.‎

Dirjen SPK Widodo menegaskan dirinya bersama pejabat terkait tidak akan memberi toleransi kepada para pelaku pengedar dan penjual barang tak berlabel SNI jika tertangkap saat berjualan atau bertransaksi.

"‎Barang penyelundupan, impor ilegal harus diberantas, barang-barang yang tak berlabel Bahasa Indonesia dan tidak berlogo Standar Nasional Indonesia (SNI) juga harus diberantas," papar Widodo di Jakarta, Senin (16/11/2015).

Untuk itu, Widodo menuturkan para pedagang jika tak ingin dipenjarakan ataupun di denda‎ wajib memiliki identitas pemasok barang yang diperdagangkan.

Identitas minimal yang harus dimiliki antara lain nama dan alamat lengkap produsen, importir, distributor, subdistributor atau pemasok.

"Setiap pelaku usaha yang memperdagangkan mainan harus tahu pemasoknya siapa, kalau perlu minta KTP-nya, jadi tidak ada alasan bahwa si pengecer khawatir,"‎ jelas Widodo.

Peraturan mengenai ‎kewajiban pencantuman label dalam Bahasa Indonesia pada barang yang disosialisasikan ini tercantum dalam‎ Permendag Nomor 73/M-DAG/PER/9/2015.‎

Dalam Sosialisasi itu, Kemendag juga memaparkan Permendag 72 tahun 2015 tentang perubahan ketiga atas Permendag nomor 14/M-DAG/PER/3/2007 tentang Standarisasi Jasa Bidang Perdagangan dan Pengawasan SNI Wajib terhadap Barang dan jasa yang diperdagangkan serta Permendag 73 tahun 2015 tentang kewajiban pencantuman label dalam Bahasa Indonesia pada barang.‎

Seperti diketahui, kegiatan sosialisasi kepada para pedagang ini pernah dilakukan juga oleh Kemendag kepada ratusan pedagang di Kenari Mas Plaza dan LTC Glodok.

Kegiatan ini semakin rutin dilakukan sejalan dengan kurangnya pemahaman pedagang mengenai aturan yang berlaku. Sehingga beberapa waktu lalu terjadi simpang siur informasi di pedagang ketika muncul isu sweeping.‎ (Yas/Ahm)

http://bisnis.liputan6.com/read/2366...tusan-pedagang


siap siap...
SNI sebenernya buat ngelindungi konsumen jg,, emoticon-Big Grin
Pusing2 deh tuh kalo 1 toko jual 1000 jenis mainan anak emoticon-Big Grin
Emangnya produsen di china sonoh mau bikinin SNI nya emoticon-Big Grin
perlindungan ke konsumen dalam bentuk apa ya?
kalo ga ada jaminan garansi tetep aja pemerintah yg untung konsumennya buntung..emoticon-Big Grin

baguslah prestasi jokowi nih emoticon-Ngakak (S)
yg harusnya diawasi itu waktu impornya, knp yg harus kena razia pedagang ucrit2nya? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By molanay
SNI sebenernya buat ngelindungi konsumen jg,, emoticon-Big Grin


Tenang nanti klo import lagi tinggal minta di cap SNI barangnya emoticon-Big Grin
Perlindungan konsumen apaan? Klaim garansi aja sudah setengah mati tu konsumen..

Tertibkan dulu itu produsen/importir.. jangan karena kesalahan mereka akhirnya pedagang pengecer yg jadi korban..
"‎Barang penyelundupan, impor ilegal harus diberantas, barang-barang yang tak berlabel Bahasa Indonesia dan tidak berlogo Standar Nasional Indonesia (SNI) juga harus diberantas," papar Widodo di Jakarta, Senin (16/11/2015).

Untuk itu, Widodo menuturkan para pedagang jika tak ingin dipenjarakan ataupun di denda‎ wajib memiliki identitas pemasok barang yang diperdagangkan.


Hati2 buat yg jualan, pastiin ada SNI dan label bahasa indonesia kl gak siap2 aje ketangkep pulisi.
Quote:Original Posted By ademinkaskus
Pusing2 deh tuh kalo 1 toko jual 1000 jenis mainan anak emoticon-Big Grin
Emangnya produsen di china sonoh mau bikinin SNI nya emoticon-Big Grin


Toko mainan dekat tempat tinggal ane 100% SNI. Dia ambil amannya aja, makanya banyak item yang berkurang.
Quote:Original Posted By jokotron
perlindungan ke konsumen dalam bentuk apa ya?
kalo ga ada jaminan garansi tetep aja pemerintah yg untung konsumennya buntung..emoticon-Big Grin

baguslah prestasi jokowi nih emoticon-Ngakak (S)


iya bener.. tipikal pemerintah banget nih kebijakan
konsep bagus tapi implementasinya goblok..
ane sih mending ambil barang gelap dah sekalian.. emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By mbahdien


Toko mainan dekat tempat tinggal ane 100% SNI. Dia ambil amannya aja, makanya banyak item yang berkurang.


Mainan termasuk barang yg trend nya gonta ganti dgn cepat
Pusing2 deh yg jualan tar emoticon-Hammer

Quote:Original Posted By molanay
SNI sebenernya buat ngelindungi konsumen jg,, emoticon-Big Grin


diatas kertas sih gitu...

tapi dibawah kertas kan.. emoticon-Big Grin
yah ga apa lah.. palingan jadi banyak yang nganggur

fakir miskin kan jadi tanggungan negara juga akhirnya sesuai UUD 45 emoticon-Ngakak (S)