alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5649622432e2e6881b8b457f/kantornya-digranat-karyawan-belum-tahu-diliburkan
Kantornya Digranat, Karyawan Belum Tahu Diliburkan
Kantornya Digranat, Karyawan Belum Tahu Diliburkan

Sejumlah karyawan yang berkantor di Multi Piranti Graha, Duren Sawit, Jakarta Timur, diliburkan menyusul insiden ledakan granat tangan yang dilempar orang tak dikenal pada dini hari tadi, Senin (16/11/2015) pukul 03.30 WIB.

Tidak sedikit karyawan yang tidak mengetahui kantornya diliburkan akibat adanya ledakan. Mereka yang sudah terlanjur datang terpaksa hanya bisa duduk-duduk di depan gedung melihat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Seorang karyawan PT Buena yang berkantor di gedung Multi Piranti Graha bernama Reza (30) mengaku belum mengetahui informasi adanya ledakan. "Sebenarnya sudah ada info dari grup Whatsapp kantor, tapi saya enggakmemperhatikan jadi berangkat saja," jelas Reza, Senin (16/11/2015).

Reza menjelaskan terdapat sekira lima sampai enam perusahaan yang berkantor di gedung Multi Piranti Graha. Selain perusahaannya yang bergerak di bidang pertambangan, Reza mengatakan perusahaan lain yang menyewa ruangan di gedung tersebut adalah kantor ekspedisi pengiriman barang dan kantor advokat.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan selama ini aktivitas dalam gedung itu berjalan normal. "Selama ini sih normal-normal saja, enggak pernah ada ancaman apa-apa juga," ungkap Reza.

Sementara itu, petugas keamanan gedung bernama Ahmad (38) juga belum mengetahui adanya ledakan di kantornya. Ahmad yang mestinya bertugas jaga pukul 07.00 WIB pagi ini mengaku belum mendapat informasi terkait adanya ledakan.

"Tadi belum dikabari, makanya waktu berangkat tahu-tahu sudah ada kejadian begini," ujar Ahmad.

Ahmad menuturkan selama ini petugas keamanan yang bertugas di gedung dibagi menjadi dua shiftdari pukul 07.00-19.00 WIB, dan 19.00-07.00 WIB. Pada tiap shift itu terdapat dua personel yang bertugas.

Ahmad mengatakan saat kejadian yang bertugas adalah Maulana yang menjadi korban dan satu orang lagi, Slamet. "Dalam gedung tidak ada CCTV-nya. Jadi keamanan memang kami yang bertugas setiap hari," imbuh Ahmad.

Sumber

mau cari apa yah pengebomnya emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)
Biar libur gan, itu kerjaan orang dalem. Udah biasa itu.

×