alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5648a05214088de2668b4568/katulampa-siaga-1-warga-bantaran-ciliwung-diimbau-waspada-banjir
Katulampa Siaga 1, Warga Bantaran Ciliwung Diimbau Waspada Banjir
JAKARTA, KOMPAS.com - Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, status Bendung Katulampa dalam status siaga 1 pada Minggu (15/11/2015) sekitar pukul 19.10 WIB.

Status tersebut disebabkan hujan deras yang terjadi sejak sore tadi, di kawasan hulu Sungai Ciliwung. Tinggi muka air naik hingga 210 cm.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebut, kenaikan tinggi muka air yang demikian cepat di Bendung Katulampa dari Siaga 4 (normal) hingga Siaga 1 (level tertinggi) hanya dalam waktu satu jam menunjukkan bahwa daerah aliran sungai Ciliwung Hulu sudah sangat kritis.

"Kondisi ini menyebabkan Status Siaga 1 atau paling berbahaya karena di atas 200 centimeter," kata Sutopo melalui keterangan tertulis, Minggu malam.

Sutopo mengatakan, dengan Siaga 1 di Bendung Katulampa, maka warga di sekitar Sungai Ciliwung diimbau untuk waspada.

Diprediksi dalam 6-9 jam ke depan, banjir diprediksi akan menggenangi bantaran sungai di wilayah di Jakarta, seperti di Pejaten Timur, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Manggarai.

"Begitu pula halnya permukiman di sekitar Sungai Ciliwung di daerah Bogor dan Depok," ujar dia.

Meski demikian, Sutopo meminta warga tidak panik. Sebab, banjir kemungkinan tidak besar karena intensitas hujan yang tidak terlalu besar.

Ia menyebut, banjir kemungkinan hanya akan menggenangi permukiman yang ada di bantaran sungai.

"Hujan kali ini adalah permulaan dari musim hujan. Puncak hujan diperkirakan Januari 2016 mendatang ,sehingga risiko banjir juga akan meningkat," pungkasnya.

Berikut kronologi kenaikan tinggi muka air di Bendung Katulampa adalah sebagai berikut:

- Pukul 18.00 WIB, Tinggi Muka Ar (TMA) 50 cm H (siaga 4)
- Pukul 18.10 WIB, TMA 70 cm H (siaga 4)
- Pukul 18.20 WIB, TMA 90 cm H (siaga 3)
- Pukul 18.30 WIB, TMA 110 cm H (siaga 3)
- Pukul 18.40 WIB, TMA 130 cm H (siaga 3)
- Pukul 18.50 WIB, TMA 150 cm H (siaga 2)
- Pukul 19.00 WIB, TMA 170 cm H (siaga 2)
- Pukul 19.10 WIab, TMA 210 cm H (siaga 1).

Penulis: Alsadad Rudi
Editor: Sandro Gatra

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2015/11/15/21202981/Katulampa.Siaga.1.Warga.Bantaran.Ciliwung.Diimbau.Waspada.Banjir
Gak lah gak bakalan banjir ,hanya air yangeluao aja dari bantaran kali , ,
warga siap2 nih emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By atfrie
JAKARTA, KOMPAS.com - Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, status Bendung Katulampa dalam status siaga 1 pada Minggu (15/11/2015) sekitar pukul 19.10 WIB.

Status tersebut disebabkan hujan deras yang terjadi sejak sore tadi, di kawasan hulu Sungai Ciliwung. Tinggi muka air naik hingga 210 cm.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebut, kenaikan tinggi muka air yang demikian cepat di Bendung Katulampa dari Siaga 4 (normal) hingga Siaga 1 (level tertinggi) hanya dalam waktu satu jam menunjukkan bahwa daerah aliran sungai Ciliwung Hulu sudah sangat kritis.

"Kondisi ini menyebabkan Status Siaga 1 atau paling berbahaya karena di atas 200 centimeter," kata Sutopo melalui keterangan tertulis, Minggu malam.

Sutopo mengatakan, dengan Siaga 1 di Bendung Katulampa, maka warga di sekitar Sungai Ciliwung diimbau untuk waspada.

Diprediksi dalam 6-9 jam ke depan, banjir diprediksi akan menggenangi bantaran sungai di wilayah di Jakarta, seperti di Pejaten Timur, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Manggarai.

"Begitu pula halnya permukiman di sekitar Sungai Ciliwung di daerah Bogor dan Depok," ujar dia.

Meski demikian, Sutopo meminta warga tidak panik. Sebab, banjir kemungkinan tidak besar karena intensitas hujan yang tidak terlalu besar.

Ia menyebut, banjir kemungkinan hanya akan menggenangi permukiman yang ada di bantaran sungai.

"Hujan kali ini adalah permulaan dari musim hujan. Puncak hujan diperkirakan Januari 2016 mendatang ,sehingga risiko banjir juga akan meningkat," pungkasnya.

Berikut kronologi kenaikan tinggi muka air di Bendung Katulampa adalah sebagai berikut:

- Pukul 18.00 WIB, Tinggi Muka Ar (TMA) 50 cm H (siaga 4)
- Pukul 18.10 WIB, TMA 70 cm H (siaga 4)
- Pukul 18.20 WIB, TMA 90 cm H (siaga 3)
- Pukul 18.30 WIB, TMA 110 cm H (siaga 3)
- Pukul 18.40 WIB, TMA 130 cm H (siaga 3)
- Pukul 18.50 WIB, TMA 150 cm H (siaga 2)
- Pukul 19.00 WIB, TMA 170 cm H (siaga 2)
- Pukul 19.10 WIab, TMA 210 cm H (siaga 1).

Penulis: Alsadad Rudi
Editor: Sandro Gatra

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2...Waspada.Banjir


Untuk x ini gue berani vote tempat gue tidak terkena banjir, krn bbrp alasan spt yg gue bold di atas :
1. Intensitas hujan tidak terlalu besar
2. Baru permulaan musim hujan
3. Ahok bilang persiapan tahun ini lebih siap menghadapi banjir
4. Warning kedatangan air sudah diumumkan sejak awal dan disebarkan dengan luas, sehingga mestinya persiapan jauh lebih baik lagi ...

Tapi, klo besok pagi masih banjir juga ...
Yach .... emoticon-No Hope
semoga ga jadi/ada banjir di jkt, gan.

kalo tetep banjir juga, terpaksa ane libur ngantor. emoticon-Shakehand2
Musuh terbesar adalah genangan, kali pemda dki bisa ngatur aliran air hujan sehingga dengan cepat diteruskan atau segera terserap tanah niscaya genangan akan jauh lebih ringan.

Jalur aliran air harus lancar, got atau sungai jgn sampai terbendung oleh krn bisa bikin genangan menular.
Enjoy Jakarta emoticon-Angkat Beer
yang pindah ke rusunawa masih kebanjiran ga nih?

Quote:Original Posted By xrm
Musuh terbesar adalah genangan, kali pemda dki bisa ngatur aliran air hujan sehingga dengan cepat diteruskan atau segera terserap tanah niscaya genangan akan jauh lebih ringan.

Jalur aliran air harus lancar, got atau sungai jgn sampai terbendung oleh krn bisa bikin genangan menular.


soal penyerapan air, program sumur resapan sudah jarang terdengar lagi kabarnya
udah kembali siaga 4 kok
Air sudah tiba di Manggarai, lumayan arusnya deras. Tetap waspada dan siaga.
Udah nyampek mans nih banjirnya emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By xrm
Musuh terbesar adalah genangan, kali pemda dki bisa ngatur aliran air hujan sehingga dengan cepat diteruskan atau segera terserap tanah niscaya genangan akan jauh lebih ringan.

Jalur aliran air harus lancar, got atau sungai jgn sampai terbendung oleh krn bisa bikin genangan menular.


Musuh terbesarnya adalah masyarakat itu sendiri.

Bagaimana masyarakat bisa berprilaku peduli lingkungan, tidak membuang sampah ke saluran air / sungai.
Bagaimana mereka ikut peduli dgn membersihkan saluran air yg ada didepan rumahnya.

Dan juga pemerintah, bagaimana mereka meng edukasi masyarakat, membimbing, membina dan bahkan menghukum masyarakat untuk bisa peduli pada lingkungan.

Program2 penanganan, pencegahan banjir terus dilakukan, dan jangan jumawa sehingga bisa menghilangkan simpati masyarakat.
waspada azab datang emoticon-Ngakak
Ada gambar kah?

gan Pintu Air Hex Kramat Jati Jebol, Jalan Tergenang Air

Quote:Original Posted By taqimumtaz


Untuk x ini gue berani vote tempat gue tidak terkena banjir, krn bbrp alasan spt yg gue bold di atas :
1. Intensitas hujan tidak terlalu besar
2. Baru permulaan musim hujan
3. Ahok bilang persiapan tahun ini lebih siap menghadapi banjir
4. Warning kedatangan air sudah diumumkan sejak awal dan disebarkan dengan luas, sehingga mestinya persiapan jauh lebih baik lagi ...

Tapi, klo besok pagi masih banjir juga ...
Yach .... emoticon-No Hope


Katulampa Siaga 1, Warga Bantaran Ciliwung Diimbau Waspada Banjir
TRIBUNNEWS.COM - Pintu air yang berada di wilayah Hex, Kramat Jati Jakarta Timur jebol.
Hal itu mengakibatkan luapan air hingga ke jalanan dan pemukiman warga.

"01:55 Pintu air Hex Kramat Jati, jakarta timur jebol.. Jl.Raya Bogor sekitar TL.Hex tergenang @ BPBDJakarta," demikian tulis akun twitter @BPBDJakarta, Senin (16/11/2015).

Luapan air itu juga disebutkan mengarah ke daerah Pasar Rebo yang memang tidak jauh dari Hex, pengendara pun diminta waspada.
Tengah malam ini, wilayah di Pejaten juga mulai direndam air.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebut, kenaikan tinggi muka air yang demikian cepat di Bendung Katulampa dari Siaga 4 (normal) hingga Siaga 1 (level tertinggi) hanya dalam waktu satu jam menunjukkan bahwa daerah aliran sungai Ciliwung Hulu sudah sangat kritis.
"Kondisi ini menyebabkan Status Siaga 1 atau paling berbahaya karena di atas 200 centimeter," kata Sutopo melalui keterangan tertulis, Minggu malam (15/11/2015).
Sutopo mengatakan, dengan Siaga 1 di Bendung Katulampa, maka warga di sekitar Sungai Ciliwung diimbau untuk waspada.
Diprediksi dalam 6-9 jam ke depan, banjir diprediksi akan menggenangi bantaran sungai di wilayah di Jakarta, seperti di Pejaten Timur, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Manggarai.
"Begitu pula halnya permukiman di sekitar Sungai Ciliwung di daerah Bogor dan Depok," ujar dia.(*)

Sumber $ : http://m.tribunnews.com/metropolitan/2015/11/16/pintu-air-hex-kramat-jati-jebol-jalan-tergenang-air