alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564882dc1854f7f15d8b456a/dprd-kota-bekasi-ngotot-panggil-ahok
DPRD Kota Bekasi Ngotot Panggil Ahok
TEMPO.CO, Bekasi - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi tetap berkeras akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pemanggilan ini masih berkaitan dengan dugaan wanprestasi perjanjian kerja sama pengelolaan sampah terpadu Bantargebang. Wakil rakyat Kota Bekasi merasa perlu mendapat klarifikasi dari Basuki.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, mengatakan banyak pelanggaran yang dilakukan DKI perihal perjanjian yang dibuat sejak 2009 itu. Pelanggaran semakin jelas setelah komisinya mengadakan pertemuan dengan pengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pada Jumat pekan lalu. “Undangan sudah dikirim dan dijadwalkan Rabu ini di kantor DPRD Bekasi,” kata Ariyanto.

Menurut temuan DPRD, kata Ariyanto, pelanggaran yang dilakukan DKI itu antara lain pemeliharaan jalan pangkalan V menuju TPST Bantargebang serta penambahan sumur artesis untuk semua penduduk di Kelurahan Ciketing Udik, Cikiwul, dan Sumur Batu. "Sumur harus disambung langsung ke setiap rumah," kata dia.

Penurapan Kali Ciasem sepanjang tiga kilometer juga belum tuntas. Sebab penurapan baru 1,5 kilometer. Begitu pun dengan penyediaan obat-obatan�dan membuat sumur pantau dengan kedalaman 15-25 meter dengan radius 25 meter, 50 meter, dan 100 meter. “DKI juga belum memberikan bantuan kendaraan operasional untuk kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Bantargebang sebanyak empat unit.”


Adapun kewajiban DKI yang diserahkan kepada PT Godang sebagai pengelola, kata Ariyanto, sebagian harus dievaluasi. Sebab dalam dokumen yang sudah disepakati, jumlah sampah yang dikirim ke Bantargebang hanya 3.000 ton per hari. "Kenyataannya sekarang mencapai 6.800 ton per hari," kata dia.

Sampah di TPST Bantargebang menggunung karena telah melebihi kapasitas. Akibatnya air lindi meluber ke kali karena saluran instalasi pengolahan air sampah tak mampu menampung.

Sebelumnya, Gubernur Basuki telah mempersilakan DPRD Kota Bekasi untuk melayangkan surat panggilan kepada dirinya. Namun dia memastikan tidak akan datang memenuhi panggilan itu. Alasannya,�Basuki menilai, pengelolaan sampah di Bantargebang menjadi amburadul karena PT Tua Godang lebih dulu menyalahi kesepakatan. Bahkan DKI sudah melayangkan surat teguran pertama kepada manajemen Godang Tua.


Sumber

Gubernur bacot taik. Apa susahnya mengirim utusan lalu menjelaskan pada DPRD Bekasi. Daripada beraninya hanya bacot di media.
Reserved untuk gonggongan anjing anjing penjilat
thread khas HOMOK macam TS emoticon-Angkat Beer
Quote:Original Posted By anonymous3
thread khas HOMOK macam TS emoticon-Angkat Beer



anjay emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By victim.o.gip.08
TEMPO.CO, Bekasi - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi tetap berkeras akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pemanggilan ini masih berkaitan dengan dugaan wanprestasi perjanjian kerja sama pengelolaan sampah terpadu Bantargebang. Wakil rakyat Kota Bekasi merasa perlu mendapat klarifikasi dari Basuki.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, mengatakan banyak pelanggaran yang dilakukan DKI perihal perjanjian yang dibuat sejak 2009 itu. Pelanggaran semakin jelas setelah komisinya mengadakan pertemuan dengan pengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pada Jumat pekan lalu. “Undangan sudah dikirim dan dijadwalkan Rabu ini di kantor DPRD Bekasi,” kata Ariyanto.

Menurut temuan DPRD, kata Ariyanto, pelanggaran yang dilakukan DKI itu antara lain pemeliharaan jalan pangkalan V menuju TPST Bantargebang serta penambahan sumur artesis untuk semua penduduk di Kelurahan Ciketing Udik, Cikiwul, dan Sumur Batu. "Sumur harus disambung langsung ke setiap rumah," kata dia.

Penurapan Kali Ciasem sepanjang tiga kilometer juga belum tuntas. Sebab penurapan baru 1,5 kilometer. Begitu pun dengan penyediaan obat-obatan�dan membuat sumur pantau dengan kedalaman 15-25 meter dengan radius 25 meter, 50 meter, dan 100 meter. “DKI juga belum memberikan bantuan kendaraan operasional untuk kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Bantargebang sebanyak empat unit.”


Adapun kewajiban DKI yang diserahkan kepada PT Godang sebagai pengelola, kata Ariyanto, sebagian harus dievaluasi. Sebab dalam dokumen yang sudah disepakati, jumlah sampah yang dikirim ke Bantargebang hanya 3.000 ton per hari. "Kenyataannya sekarang mencapai 6.800 ton per hari," kata dia.

Sampah di TPST Bantargebang menggunung karena telah melebihi kapasitas. Akibatnya air lindi meluber ke kali karena saluran instalasi pengolahan air sampah tak mampu menampung.

Sebelumnya, Gubernur Basuki telah mempersilakan DPRD Kota Bekasi untuk melayangkan surat panggilan kepada dirinya. Namun dia memastikan tidak akan datang memenuhi panggilan itu. Alasannya,�Basuki menilai, pengelolaan sampah di Bantargebang menjadi amburadul karena PT Tua Godang lebih dulu menyalahi kesepakatan. Bahkan DKI sudah melayangkan surat teguran pertama kepada manajemen Godang Tua.


Sumber

Gubernur bacot taik. Apa susahnya mengirim utusan lalu menjelaskan pada DPRD Bekasi. Daripada beraninya hanya bacot di media.



lho, bukannya utusan ahok udah bilang, truk sampah DKI boleh kirim sampah ke bekasi 24 jam .. itu lho, sang cahya asia.. kan bawahannya cahya purnama

emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By drpadi



lho, bukannya utusan ahok udah bilang, truk sampah DKI boleh kirim sampah ke bekasi 24 jam .. itu lho, sang cahya asia.. kan bawahannya cahya purnama

emoticon-Ngakak


Hihihi betul juga.

Teranglah cahaya

emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By anonymous3
thread khas HOMOK macam TS emoticon-Angkat Beer


Tak sanggup mengomentari beritanya?
masih ngotot aja nih dprd...
ngotot goblog nya... emoticon-Big Grin
di yutub udah dijelaskan ahok kalo tiping fee bakal langsung masuk bekasi berupa apbd dan hanya boleh digunakan untuk kepentingan masyarakat. bukan untuk menggaji dewan.
kalo skr kan terganjal dengan kontrak gtj.

lebih afdol nungguin komentar balasan ahok.
emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By victim.o.gip.08


Tak sanggup mengomentari beritanya?


sanggup sih... emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By anonymous3


sanggup sih... emoticon-Embarrassment


Mana komentar ente?
Quote:Original Posted By victim.o.gip.08
Mana komentar ente?



sanggup tak sanggup emoticon-Ngakak
not my everything

emoticon-Traveller emoticon-Traveller
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

ngotot sampe kapan gip emoticon-Ngakak

suka si gubernur lah mau datang sukur..ga datang Mampus emoticon-Angkat Beer
Coba di kasi ongkos plus honor narasumber, mungkin Ahok kan datang
Banyakan nyedot limbah bantar gebang nih TS nya
wkwkwk...
kasian ini org2.. ampe ngotot gitu..
klo emang pengen banget ketemu sampe ngotot, apa susahnya DPRD kota bekasi maen ke balai kota DKI..?
DPR Daerah Tingkat II sadar posisi donk klo sama Gubernur Daerah Tingkat I
emoticon-Ngakak (S)
Kalau gak mau datang coba jemput paksa.... dasar GOBLOK TAIK nih dprd emoticon-fuck2
Darah ahok halal, sertipikatnya msh diproses di MUI bekasi emoticon-Mad
Terus kalo ahoak gak mau datang, dprd bekasi bisa apa...???






emoticon-Matabelo