alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/564848d9d89b09c5438b456a/mengenal-para-penjaga-jakarta-bersih
Mengenal Para Penjaga Jakarta Bersih
Mengenal Para Penjaga Jakarta Bersih
Yudi (45), dua tahun menjadi pekerja lepas kebersihan untuk wilayah Jakarta Utara.
Minggu, 15 November 2015 | 15:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS - Semua pasti masih ingat soal kisruh pembuangan sampah DKI Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Bekasi, pekan lalu.

Akibat kisruh itu, dalam hitungan jam sampah warga Ibu Kota menumpuk di mana-mana.

Saat para pemimpin daerah dan anggota legislatif ribut, berseteru, juga berunding mencari solusi, pekerja pengurus kebersihan Jakarta di tingkat terbawah dipaksa hidup lebih lama dengan tumpukan sampah yang tak bisa dibuang ke Bantargebang.

Dalam kesehariannya, mereka jualah yang bekerja keras mengurus sampah, yang bagi sebagian warga Ibu Kota masih dianggap benda tak berguna dan sembarangan saja dibuang.

Ya.. Merekalah, sosok-sosok yang terjun bergelimang sampah dan bertugas membereskan limbah manusia Ibu Kota, yang pantas disebut ujung tombak penjaga kebersihan Ibu Kota.

Dibandingkan dengan risiko pekerjaan, mulai dari cedera sampai tertular penyakit akibat berkubang sampah tanpa peralatan memadai, pendapatan setara dengan upah minimum provinsi (UMP) jelas tak sepadan.

Namun, faktanya, mereka ini mewakili ratusan, bahkan ribuan, pekerja serupa yang terus bekerja tanpa lelah berupaya mewujudkan kebersihan Jakarta.

Mari mengenal mereka lebih dekat.

Ada Rusnandi (28) yang setiap hari menjemput sampah dari rumah-rumah warga di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, untuk dibuang ke tempat pembuangan sementara.

Hasan (28), pekerja lepas Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat, setiap hari mulai bekerja pukul 03.00 menyapu jalanan Jakarta. Hasan bertanggung jawab menjaga kebersihan di Jalan Menteng Raya dari lampu merah Cikini hingga Tugu Tani.

Yudi (45), pekerja lepas kebersihan yang ketika ditemui tengah berjibaku dengan tumpukan sampah yang memenuhi Kali Sentiong di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Abdullah (29), pekerja lepas yang setiap hari bertugas menjadi sopir truk sampah. Abdullah yang telah bekerja sejak 2009 ini meneruskan orangtuanya mengendarai truk sampah Hino Ranger tahun 1993 yang telah renta untuk menembus kemacetan Jakarta menuju Bantargebang.

Selain para pekerja, yang tidak kalah penting adalah sosok pemulung sampah.

Yanti (28), misalnya, setiap hari bersama puluhan pemulung lain mengurai sampah mencari botol bekas kemasan air mineral di tempat pembuangan sementara di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Berapa pun jumlah mereka tidak akan pernah benar-benar membuat Jakarta bersih total.

Diperlukan kesadaran semua warga untuk mengurangi dan dengan bijak memilah sampah serta tidak membuang sampah sembarangan demi mewujudkan Jakarta bersih. (PRIYOMBODO)

------------sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2015/11/15/15324531/Mengenal.Para.Penjaga.Jakarta.Bersih
yg penting selalu buanglah sampah ke sungai, kali, dan selokan terdekat.

emoticon-Traveller
smpe kapan sampah2 akan berakhir, hingga air bisa diminum langsung emoticon-Big Grin
Malu sekelas ibukota negara ga bisa ngurus sampahnya secara mandiri, coba cari lokasi di Jakarta buat tempat pembuangan dan pengelolaan sampah, aset tanah dki kan banyak emoticon-Bingung
Mana nih revolusi mental, masih banyak yang suka buang sembarangan
Quote:Original Posted By mrsnoo
yg penting selalu buanglah sampah ke sungai, kali, dan selokan terdekat.

emoticon-Traveller


Supaya mereka mendapat pekerjaan. Begitu bukan?

emoticon-Traveller
yg bikin kisruh itu kan gubernurnya

emoticon-Cape d... (S)