alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56481a2994786874778b456a/tak-punya-dana-warga-korban-gempa-bumi-di-alor-masih-bertahan-di-tenda-darurat
Tak Punya Dana, Warga Korban Gempa Bumi di Alor Masih Bertahan di Tenda Darurat
Quote:Tak Punya Dana, Warga Korban Gempa Bumi di Alor Masih Bertahan di Tenda Darurat

KALABAHI, KOMPAS.com - Sejumlah warga di Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih tinggal di tenda-tenda darurat.

Hal itu terpaksa dilakukan karena rumah warga yang rusak berat akibat gempa bumi dengan kekuatan 6,2 Skala Richter, Rabu (4/11/2015) hingga kini belum juga diperbaiki. Mereka tidak memiliki dana untuk membangun rumah.

Sebagaimana yang diungkapkan Sevianus Lambu, warga Desa Tanglapui Timur, bersama empat kepala keluarga lainnya. Dia mengaku masih bertahan di bawah tenda terpal bekas yang sudah robek, setelah rumah mereka rusak berat dan tak bisa dihuni lagi.

Sevianus mengaku, dirinya belum mendapatkan terpal bantuan pemerintah, sehingga kondisi ini membuatnya sangat gelisah, karena musim penghujan sudah dekat. Sejumlah tempat tidur dan pakaian yang tersisa pun hanya disimpan seadanya di bawah terpal.

“Kami mau bangun rumah kembali dan berharap kepada pemerintah, kalau tidak bantu, ya kami usaha pelan-pelan, biar 1-2 tahun baru bangun lagi. Kami akan cari hasil hutan atau hasil bumi untuk dijual baru bangun rumah,” jelasnya, Sabtu (14/11/2015).

Senada dengan itu, warga Desa Maritaing, Hana Famaya warga yang rumahnya rusak berat dan trauma memilih bertahan di tenda tenda posko bencana.

“Kami sudah dua minggu di sini dan kami juga takut air laut naik, karena kami di pinggir laut, jadi masih tinggal disini. Bapak bupati bilang 14 hari kalau tidak ada gempa bumi baru kami bisa pulang ke rumah,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Kolana Selatan, Selfanus Lipiwata meminta pemerintah segera memberikan bantuan tanggap darurat berupa terpal, karena dalam waktu dekat ini akan terjadi hujan.

“Semua warga sekarang masih tinggal di luar dan di bawah-bawah pohon, sehingga kalau bisa dibantu dengan terpal,” kata Selfanus.

Selfanus dan warga lainnya berharap, pemerintah daerah segera turunkan banyak terpal, untuk mengatasi situasi ini. Sebab, kerusakan sejumlah sekolah turut membuat anak sekolah dasar harus diliburkan.

http://regional.kompas.com/read/2015...campaign=Kknwp


turut berduka.. emoticon-Berduka (S)
ayo pak kowi kasi bantuan buat warga disana emoticon-Frown


hore ane pertamax emoticon-Kiss
kalau ngga diekpos kemedia ya susah kedengerannya , coba posnya kewebsite website pembenci jokowi , pasti beredarnya cepet tapi biasanya masih ditambah bumbu bumbu penyedap sebelum diposting emoticon-Malu
semoga para korban diberi ketabahan dan kekuatan emoticon-Berduka (S)
buat pak jokowi ditunggu blusukannya di daerah tersebut emoticon-Toast
jangan lupa bawa princess puan ya emoticon-Kiss (S)
harusnya ente pake judul ada nama nama jokowinya biar panasbung berebut masuk emoticon-Malu , ane bantu rate aja emoticon-Rate 5 Star biar ke emoticon-Sundul Up lg emoticon-I Love Indonesia
setau gw dalam klaster Penanggulangan Bencana (PB) di indonesia, urusan pemulihan infrastruktur leading sektornya di KemenPUPera. di BNPB juga ada di deputi bidang rehabilitasi dan rekontruksi. tapi semuanya akan dilaksanakan juga masa tanggap darurat berakhir. setelah itu baru dilakukan assasement lewat metode jitupasna. jika assasement selesai, baru bantuan perbaikan infrastruktur bisa dicairkan.

jadi gak langsung selesai gempa trus bisa dibangun kembali kali..
kasihan gan. Semoga pemerintah cepet respon
Biasanya ormas dan partai sigap nanggapin bencana kayak gini
Apa karena NTT dianggap bukan lumbung suara?
cuman satu kalimat, BUKAN JAWA emoticon-army:
coba di jawa, semua media langsung bergerak laksana halilintar meliput.
sampai pengungsi ga bisa ngupil aja masuk media,
KHUSUS JAWA emoticon-Wowcantik
×