alexa-tracking

Suka Duka Menjadi Seorang Penerjemah Bahasa Jepang Paruh Waktu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/563c2b0b162ec244128b4569/suka-duka-menjadi-seorang-penerjemah-bahasa-jepang-paruh-waktu
Poll: Siapa nama istri saya

This poll is closed - 3 Voters

View Poll
12 66.67% (2 votes)
13 33.33% (1 votes)
Suka Duka Menjadi Seorang Penerjemah Bahasa Jepang Paruh Waktu
Hallo gan,

Karena masih newbie belum tau cara bikin thread yang baik, maapin yahhemoticon-Malu (S) .

Gue memulai karir (ciee..kariremoticon-Ngakak (S) ) sebagai seorang penerjemah setelah pulang dari Jepang diawal tahun 2005.
Waktu itu sempat bingung setelah pulang dari Jepun mau ngapain yaahhh. Awal maret 2005, Gue menikah dengan pacar Gue
di Jakarta, kemudian berbekal beberapa sertifikat yang Gue dapat (tanpa ijasah) sewaktu di Jepun, Gue coba apply kebeberapa
perusahaan PMA Jepang setelah melihat info di Koran ternama.

Waktu itu Gue coba apply ke 4 perusahaan PMA dan alhamdulillah dapat panggilan interpiuwemoticon-I Love Indonesia (S)
Kemudian Gue datangi satu persatu perusahaan tersebut, ada yang didaerah Pulogadung, Kawasan Industri Karawang, Bekasi,
dan Cikarang. Dan yang lebih menyenangkan waktu itu ke-empat perusahaan itu semuanya menerima Gue sebagai karyawan. Otomatis
Gue milih yang gajinya paling gede (Manusiawi lah)emoticon-Ngakak (S) . Waktu itu Gue diterima diperusahaan Swedia yang mau expand sales marketnya keperusahaan Jepun. GUe bertugas support Sales bila mengunjungi perusahaan Jepun. Waktu itu president director-nya
orang dari negeri Kanguru. Nah....menariknya, setiap GUe nemenin Sales keperusahaan Jepun, selalu berhasil mendapatkan customer baru. Mungkin waktu itu penerjemah masih kurang sehingga perusahaan Jepun sangat senang ada Sales yang bisa bahasa mereka
emoticon-Bingung (S) ..
Singkat cerita, setiap kali keperusahaan Jepun probability successnya sekitar 98%. Nah bos Gue senang banget...
Setiap pulang pasti mampir di Kafe di JW Marriot buat minum-minum, ngisap cerutu sama orang dari negeri Kanguru tersebut. Pokoknya
Gue di service abis-abisan. Mau cewek juga dikasih tinggal pilih. Disini Gue mulai mikir. Kalo gini terus, bisa-bisa iman Gue kegoda dan bahaya...kasian bini Gue yang baru nikah...
Dari Gue masuk keperusahaan itu, penjualan perusaan meningkat sangat drastis dan customer baru yang Gue berhasil dapet sekitar
170an perusahaan. Sampe perusahaan keteteran menuhin order dan dibuat operasi full 24 jam dan 3 shift. Dan hebatnya lagi, gue bisa dapetin ini dalam waktu kurang dari 5 Bulan. Bos Australia ngasih Gue bonus gede banget. Hampir 200jeti. Senangnyaaa...emoticon-Blue Guy Peace ..Tapi disatu sisi, kehidupan malam semakin memburuk. Tiap pulang pasti larut jam 10 malam keatas. Untung ga sampe main perempuan. Cuma sebatas minum-minum vodca dll. Akhirnya setelah mempertimbangkan berbagai hal, konsultasi dengan mertua, akhirnya pada bulan September 2005, Gue mutusin berhenti tanpa ngomong keperusahaan tersebut. Telpon pun ngga pernah saya ladeni. Pokoknya berhenti tiba-tiba.
Setelah berhenti dari perusahaan tersebut, saya mulai searching job tapi nyari yang diluar Jawa. Akhirnya saya dapat kerjaan setelah 6 hari berhenti dari perusahaan tadi. Saya diterima disebuah perusahaan perikanan raksasa dari Jepang. Daerah kerjanya adalah Pulau Seram, Ambon, Provinsi Maluku.Memang kalo dari segi pendapatan lumayan berkurang, tapi kalo mikirin iman, Gue bersyukur karena tidak terlanjur terjerembab dan susah keluar.
Gue bekerja hampir 5 tahun di Pulau Seram. Ditahun pertama Gue jadi penerjemah Vice President Director. Pokoknya banyakan dilapangan deh kerjanya. Setelah 1 tahun terlewati, terjadi pergantian management, Gue diminta menjadi Manager dibagian Civil dan
Engineering yang mana akan membawahi sekitar 350 orang. Gue sukses memimpin Departemen tersebut, dari departemen yang sangat buruk performanya menjadi departemen yang sangat baik hasil evaluasi dari Managemen. Anak buah Gue juga sangat senang dengan metode kerja yang Gue terapin.
Setelah hampir 5 tahun Gue kerja di Pulau Seram, Gue dapet kabar kalo kakak Gue yang nomor 2, terkena gagal ginjal dan rencananya
akan dioperasi di China (Tiongkok deng). Karena Gue pingin jadi donor kakak, akhirnya Gue resign dari perusahaan Jepun tersebut.
Tetapi sayang setelah resign, belum sempat ke China, kakak keburu dipanggil yang Maha Kuasa,emoticon-Frown .
Akhirnya setelah kakak meninggal, Gue kepikiran buat menerapkan ilmu perikanan yang Gue dapat selama di Pulau Seram. Gue pinjam tambak udang Bupati kampung Gue (Kebetuan bidang perikanan yang di Pulau Seram adalah Tambak Udang Black Tiger) dengan cara Gue persentasiin dulu ke Bupatinya, trus konsep bagi hasil de el el dan akhirnya Gue dipinjamin tambak udangnya die....
Tapi karena kurangnya persiapan disisi SDM akhirnya Gue, merasakan yang namanya gagal "Usaha". Uang tabungan Gue selama kerja 5 tahun ludes semuanya.emoticon-Smilie .
Setelah kegagalan tersebut, akhirnya Gue memutuskan untuk kembali ke Jakarta untuk ngaduh nasib jadi penerjemah bahasa Jepang paruh waktu. Gue update profile dan informasi terbaru Gue di Komunitas Alumni Jepang dan beberapa hari kemudian Gue dapat tawaran dari teman untuk jadi penerjemah di salah satu perusahaan Motorcycle terbesar di Karawang selama 1 bulan dengan bayaran 500ribu/hari. Gue senang banget dan langsung iyain tawaran temen Gue. Dalam hati, aaahhh nyambung lagi hidup Gue. So, disinilah titik awal Gue menjadi penerjemah paruh waktu bahasa Jepang. Setelah 1 bulan di perusahaan Motorcycle tersebut saya dapat tawaran dari agen untuk kontrak jangka panjang disalah satu perusahaan pembuat komponen automotive terbesar Astra Group di Sunter Jakarta Utara. Saya sikat juga dengan gaji bulanan sekitar 12 jeti. Setelah sekitar 1 tahun 7 bulan saya menimba ilmu, memperbanyak kosa kata terkait bidang industri manufacture, saya kembali ingin berpetualang.
Pertama-tama sata ke perusahaan pembuat battery di Cileungsi Bogor, kemudian ke Karawang dan masih banyak lagi dengan bayaran yang semakin fantastis. Dan saat ini tarif saya sehari untuk jangka pendek (1minggu-2 minggu) sekitar 2juta/hari. Untuk jangka panjang (6bulan-1tahun) 1.5jta/hari.
Suka menjadi penerjemah bahasa jepang paruh waktu adalah gaji yang gede, bisa kesana kemari dan dihargai banyak orang. Tetapi dukanya cukup banyak juga. Kadang kalau menerjemahin bidang yang masih baru, masih bingung dan kadang kagak nyambung.

Demikian cerita dari saya. semoga ada yang bisa menjadi inspirasi.

Wassalam.

Jangan lupa petramaxnya gan...hihihihiemoticon-Ngakak (S)

Jangan lupa komeng nya
Pertamax

Emang agan di Jepang dulu kerja apa emoticon-Bingung
Widih itu gaji /hariny cahuy bingitemoticon-Big Grin
njirr serem bgt gajinya
wih gajinya mantep banget
thx gan sharingnya
sungguh memotivasi
Dulu di Nippon gawe apa gan ?
Quote:



Gw dulu Anak IMM Jepang gan, kontraknya 3 Tahun, tapi masih 2 Tahun Gw kabur karena ada masalah sama
orang Philipina di Perusahaan. Gw overstay sekitar 2 Tahun lebih.
Quote:



Emang lumayan sih gan hehehe.
Quote:


Gajinya emang mantep gans,
kuncinya jadi Freelancer itu adalah perluas network baik didalam
maupum diluar negeri. Semakin luas network, semakin luas
pula kesempatan kita mendapatkan pundi-pundi rupiah lebih banyakemoticon-Ngakak (S)
buset, naik turunnya keren juga kisah hidup lu gan emoticon-Ngakak (S)

gue juga niatnya mau mulai karir jadi penerjemah, tapi masih cetek banget ilmunya emoticon-Frown

ada saran kah gan gimana buat memperdalam ilmu (khususnya memperbanyak kosakata) di bahasa asing ?
Quote:


Kerja jadi Kenshuusei atau trainee gan.. makasih banyak Pertamaxnya..emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:



Gue juga waktu datang Jepun pertama kali sama gan, secara gue gak punya background Bahasa
Jepang sama skali.
Kalo tips dari gue, perbanyak nonton kartun, trus dengerin lagu, kalo ada yang gak tau artinya, langsung dicatat,
karena dengan mencatat, kita secara tidak langsung akan mengingat hal yang kita catat tersebut.

Ingat prinsip dasar mepelajari suatu bahasa adalah, Mendengar--> Mengingat-->Menulis-->Mengucapkan-->Mengartikan..


Anyway, Good luck
Quote:


Gawe pabrik gan..emoticon-Ngakak (S)
mantep bget pengalaman nya gan emoticon-I Love Indonesia pundi2 rupiah nya jga udah 2 digit
ngiri banget ane gan, ane jg lulusan b. jpn tapi kemampuan ga terlalu jago, mw jd intepreter tp udh takut duluan, emoticon-Frown
Quote:


Namanya elmu kalo kagak dipake bakalan lupa gan, harus berani, trus sebagai tahap awal ente belajar nerjemahin dokumen aja dulu, atau nerjemahin koran, terserah..dari situ perlahan ilmu akan keasah, kosa kata akan bertambah...
Quote:


Makasih gan,
Yah yang namanya penerjemah memang butuh bayaran yang tinggi karena
merupakan salah satu skill yang tidak semua bisa memilikinya.
wuihh.. mangstab lu gan

tp emg susah sih.. harus bahasa Jepang aktif nih..
wuih,, hebat ente gan,, ane 3 bulan yang lalu baru kelar kursus b.jepang, dan awalnya niat magang ke jepang tapi akhirnya ga jadi..,, boleh minta wejangan biar lancar berbahasa jepang ga gan,, ane sih sering di saranin buat nonton anime,, dan kebetulan ane penggemar beberapa band jepang,, dan itu belum begitu membantu buat ane