alexa-tracking

[BUKAN URUSAN SAYA] Bapak Presiden...Ketahuilah, di Kalsel Saja Sudah 13 Balita Innal

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562db6a6162ec2d3608b4568/bukan-urusan-saya-bapak-presidenketahuilah-di-kalsel-saja-sudah-13-balita-innal
Poll: Apakah Jokowi sudah menangani bencana asap dengan baik dan maksimal?

This poll is closed - 26 Voters

View Poll
Ya, berhasil dengan gemilang 15.38% (4 votes)
Sedang proses lah bro, dia serius kok, sabar dikit napa 23.08% (6 votes)
Gagal!, dia menggampangkan masalah 7.69% (2 votes)
Gede bacot doang 53.85% (14 votes)
Bapak Presiden...Ketahuilah, di Kalsel Saja Sudah 13 Balita Innal
BANJARMASIN – Dampak kabut asap semakin ngeri. Di Kalimantan Selatan saja, hingga minggu ketiga Oktober 2015 sudah ada 13 balita yang meninggal.

Temuan kematian balita karena pneumonia ini didapatkan dari data rekap laporan program pengendalian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Korban balita paling banyak ada di Tanah Bumbu mencapai 11 orang. Detailnya bayi berusia kurang dari satu tahun 8 orang, dan balita berusia satu hingga empat tahun 3 orang. Jika berdasarkan jenis kelamin empat orang laki-laki dan tujuh perempuan.

Selain di Tanah Bumbu, penyumbang angka kematian balita karena pneumonia adalah Kabupaten Tanah Laut. Ada satu balita laki-laki yang berusia kurang dari satu tahun meninggal karena pneumonia. Kemudian ditambah satu balita perempuan dari Hulu Sungai Selatan.

Data ISPA Tabalong sendiri yang sebelumnya diinformasikan hingga menelan korban balita tidak terekam. Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel sendiri sudah beberapa kali menyurati Pemkab Tabalong, karena tidak mengirimkan data ISPA sejak Mei 2015 lalu.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan Benny Rahmadi sebenarnya mengaku kaget ketika mendengar ada balita yang meninggal karena ISPA di Tabalong, September lalu. Pasalnya, Dinkes Kalsel sendiri tak pernah lagi mendapatkan informasi mengenai data ISPA Tabalong sejak Mei lalu.

“Tabalong tidak ada datanya. Kita juga sudah surati ke Kabupaten Tabalong karena tidak melaporkan dari bulan Mei sampai sekarang,” ujarnya.

Temuan ISPA di September kemarin sendiri mengalami penurunan dibandingkan Agustus tadi. Pada Agustus tadi tercatat 31.590 penderita penyakit ISPA. Namun data ini belum sepenuhnya terekap karena Kabupaten Kota Baru dan Tabalong masih belum mengirimkan data ISPA ke Dinkes Kalsel. Sementara di bulan September kemarin tercatat 29.104 penderita ISPA terekam.
Kemudian di bulan Oktober sendiri baru Barito Kuala, Banjarbaru dan Tanah Bumbu yang lebih dulu mengirimkan data ISPA ke Dinkes Provinsi Kalsel. Sampai saat ini sudah tercatat 2.238 penderita ISPA ditemukan di bulan Oktober. Banyaknya balita yang meninggal sendiri ungkap Benny sebenarnya bukan karena hanya penyakit ISPA saja. Namun juga karena ada penyakit lainnya seperti diare dan lainnya.

“Saat kami konfirmasi ke kabupaten/kota dan dokter yang menanganinya, kematian balita itu bukan karena ISPA saja, tapi sudah ada bawaan penyakit lainnya. Tidak pernah kami mendengar misalnya, balita di Kalsel karena sesak nafas kemudian meninggal,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kabut asap memang menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah penderita ISPA di Kalimantan Selatan. (mat/sam/jpnn)

http://m.jpnn.com/read/2015/10/26/334901/Bapak-Presiden.Ketahuilah,-di-Kalsel-Saja-Sudah-13-Balita-Innalillahi-

13 Mati, 29,104 Jatuh sakit, Presiden pergi dulu
Silakan pak Jeka...
Jok liat tuh gara2 lo kasih idzinkan.. emoticon-Mad
Itu aparat jg lg usaha madamin .trus mau nya apa ? Presiden ama mentri2nya ijut megang selang air bwt madamin gitu ?
Jujur ya bro.. Begitu tahu hutan terbakar karena memang dibakar oleh pembuka lahan, saya jadi males komen.............. ( emoticon-Cape d... (S) lha ini komen / atau apa)
ini bencana asap sejak era kemaren, dan pada era ini yang agak parah (mungkin klimaks)

lihat lagi undang2 nya, terbit pada zaman menteri siapa dan era siapa.. (bukan berarti era kemaren juga harus disalahkan)

memang dulu saat (sampai saat ini) uu tersebut digunakan, asapnya masih sebentar dan tidak begitu lama. Paling sebatas mengganggu penerbangan

setelah ada korban begini saatnya kita membujuk pemerintah untuk meninjau kembali... (ane rasa pemerintah juga gak tinggal diam)

DPR pun tidak tinggal diam dan bersiap membentuk pansus asap

ane yakin ini masih proses, karena sudah ada beberapa perusahaan yang terbukti dan dicabut izinnya (memang tidak semua perusahaan sawit harus disalahkan)


referensi: lihat UU no 32 tahun 2009 khususnya tertuang dalam penjelasan pasal 69 ayat 2

CMIIW emoticon-Malu (S)
Quote:


Setidaknya berempatilah, tunjukkan pada kami, pemimpinnya benar-benar peduli. tungguin dan pastikan itu bawahannya kerja bener apa tidak, bukan ditinggal pergi begini
Sudah belasan mati, dan puluhan ribu jatuh sakit bro. Kurang darurat apa lagi?
Semoga jokowi secepatnya nyusul biar bisa minta maaf ke almarhum2
Quote:


Ngerti empati gak nyet? Rakyat pada mampus gara2 kegoblokan jokowi, malah dia pelesiran jual negara emoticon-Hammer
Quote:


Maunya peduli seperti apa ? Tinggal disana gitu si joko ? Trus smua urusan lain ditinggal karna ngurusin asap ?kalo gk peduli ngapain pemerintah ngerahin aparat bwt madamin api .yg dikerahin dr berbagai daerah hlo itu aparatnya .

Situ gk protes kalo tau pejabat daerah nya dr awal tahun udah diingetin soal kebakaran hutan .tpi laporan ke mentri masih aman san sanggup ngatasin .disuruh bikin status darurat gk mau .dan skrng udah parah langsung ilang smua pejabat nya .pusat yg jadi sasaran wkwkw
jangan salahin presiden.... emoticon-Mad

udah jelas bukan presiden yg mbakar....


salahin itu warga yg ga ikutan mbantu madamin api?? emoticon-Bata (S)

lu semua kerjanya ngapain aja...

padamin tuh api pake ember... emoticon-Bata (S)

jangan diem aja planga-plongo di rumah...

dasar panasbung otak kopong miskin warnet nyinyiiierr... emoticon-Bata (S)
Namanya ajal udah ketentuan Tuhan gan....
emang matinya gara gara kowi
lah rakyatnya aja boleh perusahaan bakar lahan
protes kaga boleh bakar lahan, giliran dikasih dana CSR langsung mesem mesem, monggo pak
eh pas kena asap malah salahin pemerintah lu tong
lu jangan mau duit CSRnya doang dong, terima konsekuensinya
siapa menebar angin dia menuai badai tong

kalau rakyatnya peduli yang bakar lahan perusahaannya di amuk massa atau pembakar ditampolin sampe goblok kan kaga bakal begini
makanya jangan apatis lah di kasih duit langsung diem
salam 2 minggu beres masalah asap dan ternyata e-ketipu
Quote:


mungkin agan ini kena provokasi media2 nasbung, jujurlah kalo pun jokowi stand by di lokasi bencana asap paling dibilang pencitraan emoticon-Embarrassment
elu yang bakar demi kepentingan lu sendiri
jangan salahin pemerintah dong lu
sama aja kaya elu bakar sampah di pekarangan eh giliran pager lu kebakaran lu teriak teriak nyalahin tetangga kenapa pada kaga bantuin
jangan lempar batu sembunyi tangan dong
kau yang bakar ya kau nikmati saja itu asap, jangan bilang gara gara kemarau
Ibarat kanker panasbung goblog taunya cuma saat mau mampus padahal lupa apa penyebab kanker dan berapa lama prosesnya emoticon-fuck
Quote:


Jujur saja bro,
apa yg mau kita bilang,
datang sebentar, ambil poto-poto lalu enteng saja bilang 2 minggu selesai.
Kenyataannya apa?, Apa hasilnya bro?
tolong bilang ke saya
Quote:


Target kadang tidak sesuai realita gan emoticon-Big Grin
pakde emang gitu
katanya 2 minggu masalah asap selesai
sekarang jalan2 dulu emoticon-Traveller