alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[AhoaxNews] Soal Bantar Gebang, Ahok Minta PPATK Turun Tangan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562daddbd89b09e0148b4569/ahoaxnews-soal-bantar-gebang-ahok-minta-ppatk-turun-tangan

[AhoaxNews] Soal Bantar Gebang, Ahok Minta PPATK Turun Tangan

JAKARTA (Pos Kota) – Konflik antara Gubernur DKI Jakarta dengan DPRD Bekasi soal sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang makin memanas. Kini, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama meminta Pusat Pelaporan dan Analistin Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menyelidiki aliran dana sampah ke DPRD Bekasi.

Menurut Ahok, sapaan akrab Basuki, PPATK bisa menyelidiki dana DPRD Bekasi, PT Godang Tua Jaya (GTJ) dan Perusahaan penyedia truk sampah. “Kita minta Sekda kirim surat ke PPATK untuk menyelidiki uang Rp400 miliar ke GTJ itu keluar ke siapa aja. Trus hubungan afiliasi truk2 swasta ada grup nggak dengan GTJ. Ada permainan apa nih,” kata Ahok di Kantor Balaikota DKI, Senin (26/10/2015).

Ahok mencurigai PT GTJ mengucurkan dana untuk oknum-oknum di DPRD Bekasi. Karena DPRD Bekasi hanya menyalahkan DKI atas masalah sampah ke Bantar Gebang akhir-akhir ini. Padahal, PT GTJ adalah penanggungjawabnya.

Ahok juga mengatakan bahwa DKI membayar GTJ untuk mengamankan Bekasi. “Kam utau nggak kenapa DKI membayar GTJ? Untuk amankan Bekasi kan,” kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Ahok juga heran DPRD Bekasi tidak pernah komplain dengan PT GTJ yang dinilai wanprestasi, “Tapi yang saya binggung, nggak pernah tuh orang DPRD marah-marahin GTJ. Padahal kan yang langsung bagi-bagi duit untuk masyarakat kan GJT. Nah saya udah tawarkan, kalau ini udah putus, tipping fee segala macem, kita bagi-lah bantuan ke Bekasi,” tambahnya. “Jangan-jangan mereka semua satu grup.”

Mengenai kemungkinan DPRD Bekasi masih bersikeras memanggilnya, Ahok tetap tidak akan memenuhi panggilan tersebut. “Gampang aja kalau soal panggil. Gua nggak mau dateng juga lo mau ngapain ama gua?” ujarnnya.

Upaya menyelidiki kemungkinan DPRD Bekasi, PT GTJ dan perusahaan penyedia truk ada permainan di blik masalah TPST Bantar Gebangm ahok juga meminta bantuan pada Kapolda Metro Jaya, Tito Karnavian.


sumber


semua yang keluar dari mulut ahoax adalah bukti konkret yang tidak bisa di bantah






kata nastak
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Quote:


malah bagus kan ahok nantangin semua untuk buka buka an...termasuk aliran dana yg 400 milyar..
biar terbuka lebar....kl ahok mah kayak nya tdk ada hidden agenda......dia malah nantangin buka2 an......skrg tinggal tunggu aja anggota dprd bekasi berani kagak? atau pihak perusahaan pengelola sampah nya piye? berani gak?.....hajar terus hok......
Dprd bekasi kebakaran kolor
Quote:



lah kan sudah ditantang dari kemarin emoticon-Hammer2

yang nuduh harus yg membuktikan lah. emoticon-Angkat Beer
Kalo ahox ngomong Baru diduga bla bla bla...

Langsung diaminin ama pengikutnya emoticon-Big Grin
tinggal tunggu tanggal maen nya aja ahhh...sapa tau lebih panas dari thread hok sebelum nya.. emoticon-cystg
lah memangnya bisa ? gubernur/sekda minta catatan PPATK perusahaan swasta ?????
setau ane yg bakal dikasih data oleh PPATK ntu penyidik (Polisi+KPK), BPK (instansi pemerintah)

kalo ada kecurigaan berdasarkan bukti, harusnya ahok lapor ke Polisi/KPK. kecuali kalo masih dalam instansi pemerintahan bisa lewat BPK.

kasian itu sekdanya pasti setres. kalo g dilaksanakan bakal dimarahi. kalo dilaksanakan gak sesuai prosedur/gak bakal dikasih emoticon-Ngakak (S)
Knp ngga minta tolong BPK?

Oh kmaren hari udah lo ajakin ribut ya BPK emoticon-Bata (S)
dasar ahoax congor taik...

kasus transjakarta koar2 yang kena anak buah nya sendiri

kasus UPS koar2 yg kena anak buah nya sendiri

kasus RS sumber waras malah kemungkinan si congor dan istrinya ikut terlibat

skr koar2 masalah sampah, yakin lu hok itu bukan gara2 kerjaan anak buah lu yg amburadul??

benerin dulu congor taik lu hok, baru koar2 plus kasih bukti
Quote:


Buka2an seh GPP, tp ga asal nuduh juga keles.... emoticon-Cool

Langgar Jam Operasional, Truk Sampah Jakarta Ditahan Pemkot Bekasi

BEKASI, KOMPAS.com — Sedikitnya enam unit
truk sampah milik Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta ditahan oleh petugas Dinas Perhubungan
Kota Bekasi, Jawa Barat, karena menyalahi
ketentuan operasional.
"Pelanggaran yang dilakukan oknum sopir
tersebut cukup berat. Tidak hanya melanggar
kesepakatan operasional kedua pemerintahan,
tetapi juga ada pelanggaran izin mengemudi,"
kata Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto
Hendrata di Bekasi, Rabu (21/10/2015).
Menurut dia, keenam truk sampah tersebut
terjaring dalam inspeksi jajaran Komisi A DPRD
Kota Bekasi bersama dengan Satpol PP dan
Dishub Kota Bekasi di lintasan truk sampah DKI.
"Hari ini saya bersama jajaran Komisi A
melakukan inspeksi di Jalan Raya Jatiasih,
Kecamatan Jatiasih, dan Jalan Raya Cipendawa
Kelurahan Bojong Menteng Kecamatan
Rawalumbu," katanya.
Politisi PKS itu mengatakan, jalan tersebut
merupakan lintasan distribusi sampah DKI menuju
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
Bantargebang.
Perjanjian operasional yang dilanggar berupa
waktu pendistribusian sampah dari DKI menuju
TPST Bantargebang yang seharusnya
berlangsung malam hari, tetapi dilakukan siang
hari.
Dalam poin perjanjian kerja sama pengelolaan
lahan TPST Bantargebang antara Pemkot Bekasi
dan Pemprov DKI Jakarta, salah satunya
disebutkan distribusi sampah pada siang hari
hanya diperkenankan melewati Jalur Transyogi
atau Jalan Alternatif Cibubur menuju TPST
Bantargebang.
"Untuk jalur lainnya, seperti Jalan Jatiasih,
Cipendawa, hanya diperbolehkan melintas di
malam hari," katanya.
Selain pelanggaran kesepakatan, kata dia, para
sopir yang mengendarai truk tersebut diketahui
tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) B
khusus untuk truk.
"Mereka rata-rata sopir tembak yang direkrut
pihak ketiga penyedia armada," katanya.
Selain sopir tidak ber-SIM, kata dia, unit truk
yang dikendarai pun diketahui tidak memiliki surat
tanda nomor kendaraan (STNK).
"STNK-nya pakai fotokopi. Bahkan, KIR-nya pun
mati," katanya.
Menurut Ariyanto, kendaraan tersebut disita
petugas di Kantor Dishub Kota Bekasi setelah
sebelumnya sampah yang mereka angkut dibuang
ke TPST Bantargebang.
"Kendaraannya disita dan sopirnya dibina,"
katanya.
dipanggil DPRD tk 2 tetangga yg dateng PPATK, mampus emoticon-Ngakak (S)
Lucu ini kasus, alurnya sdh jelas pemprov dki->pt godang tua->pemkot bekasi. Kalau ada salah pemkot bekasi tanyanya ke pt godang tua dan sebaliknya, mana bisa langsung? Kalau antara pemprov dki dan pemkot bekasi sama2 tdk puas ya semestinya sama2 kirim SP ke pt godang tua donk.
Quote:


perasaan, dolo kadishub dki pernah di utus ahoax ke bekasi tuk ngomongn masalah ini, kalo ahoax merasa gak ada sangkut pautnya hrz nya dari awal gak ngirim kadishub ke bekasi donk, dprd bekasi knp manggil ahoax krn mereka gak puas dari jawaban dishub waktu ntu.
Quote:


perasaan, dolo kadishub dki pernah di utus ahoax ke bekasi tuk ngomongn masalah ini, kalo ahoax merasa gak ada sangkut pautnya hrz nya dari awal gak ngirim kadishub ke bekasi donk, dprd bekasi knp manggil ahoax krn mereka gak puas dari jawaban dishub waktu ntu.
Quote:


perasaan, dolo kadishub dki pernah di utus ahoax ke bekasi tuk ngomongn masalah ini, kalo ahoax merasa gak ada sangkut pautnya hrz nya dari awal gak ngirim kadishub ke bekasi donk, dprd bekasi knp manggil ahoax krn mereka gak puas dari jawaban dishub waktu ntu.
Quote:


perasaan, dolo kadishub dki pernah di utus ahoax ke bekasi tuk ngomongn masalah ini, kalo ahoax merasa gak ada sangkut pautnya hrz nya dari awal gak ngirim kadishub ke bekasi donk, dprd bekasi knp manggil ahoax krn mereka gak puas dari jawaban dishub waktu ntu.
Quote:


Masih goblog ude maniac? emoticon-DP
Diubah oleh bombersuicide
udah ga bisa nyuruh BPK lagi gara-gara udah terlanjur ngajakin sparring partner kemarin koh?
semoga ppatk mau nuruti keinginan ahok krn lama2 kasehan juga liat ni orang, terlalu banyak meracau
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di