alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
jokowi janji pertamina kalahkan petronas, baru setengah tahun udah rugi 15triliun
3 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562c206398e31b39738b4567/jokowi-janji-pertamina-kalahkan-petronas-baru-setengah-tahun-udah-rugi-15triliun

jokowi janji pertamina kalahkan petronas, baru setengah tahun udah rugi 15triliun

Jakarta - Pasangan calon presiden dan
wakilnya, yaitu Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf
Kalla (JK) berencana membesarkan BUMN
energi yaitu PT Pertamina (Persero) agar bisa
bersaing secara global.
Dalam program komplit di sektor energi yang
dikutip, Jumat (4/7/2014) disebutkan, saat
ini Pertamina belum bisa menjadi tuan rumah
di negeri sendiri.
Alasannya, saat ini di Indonesia, Pertamina
hanya menguasai 21% produksi minyak dalam
negeri. Sementara sisanya dikuasai asing.
Sementara di Malaysia, Petronas menguasai
60% produksi minyak di negaranya, sisanya
perusahaan asing.
Dari sisi investasi atau belanja modal,
pasangan ini menyatakan, nilai investasi
Pertamina jauh di bawah perusahaan minyak
asing seperti Petronas.
Lantas, apa dukungan yang diberikan untuk
Pertamina? Jokowi-JK dalam paparannya
mengatakan akan memberikan dukungan
berupa kebijakan yang mendukung,
permodalan, strategi bisnis, kemampuan
teknis, dan budaya perusahaan.
Berikut target Jokowi-JK kepada Pertamina:
Berkontribusi terhadap produksi minyak
dalam negeri lebih dari 50% dalam waktu 5
tahun
Pertamina menjadi perusahaan energi
internasional
Kebanggaan seluruh bangsa Indonesia

sumber : http://m.detik.com/finance/read/2014...ahkan-petronas

dan mentri bumn nya tidak tau

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) mengaku tidak
tahu ihwal opsi menutup kerugian Pertamina
akibat penjualan bahan bakar minyak (BBM)
RON 88 atau premium. Seperti keterangan
Pertamina, kerugian menjual premium
mencapai Rp 15,2 triliun pada periode
Januari-Agustus 2015.
"Tolong tanya ke Pertamina. Saya belum bisa
detailkan (membahas) dengan Pertamina.
Saya enggak hafal (kerugiannya)," ujar Rini
seusai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di
Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM
Wiratmaja Puja mengatakan bahwa pihaknya
sedang menyiapkan dua opsi untuk menambal
kerugian Pertamina. Opsi itu adalah dengan
dana penyertaan modal negara (PMN) atau
melalui dana ketahanan energi yang saat ini
sedang diusulkan.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengaku
masih merugi meski harga minyak dunia terus
mengalami tren penurunan. Bahkan,
pernyataan terbaru dari BUMN migas itu
menyebutkan angka kerugiannya mencapai Rp
15,2 triliun.
"Untuk diketahui, dulu sejak 2015 awal sudah
disebutkan oleh pemerintah juga oleh Pak
Menteri ESDM (Sudirman Said) bahwa untuk
jual premium sampai rugi Rp 12 triliun,
sampai hari ini Rp 15,2 triliun," ujar Corporate
Secretary Wisnuntoro dalam acara diskusi
energi di Jakarta, Minggu (20/9/2015).
Dia menjelaskan, kerugian tersebut
disebabkan harga jual premium yang tak
sesuai harga perekonomian. Menurut
Wisnuntoro, harga perekonomian BBM dengan
RON 88 adalah Rp 7.700 hingga Rp 7.800 per
liter, bukan Rp 7.400 per liter seperti yang
dijual Pertamina saat ini.
Selain itu, Pertamina juga menyebut
melorotnya nilai tukar rupiah menjadi salah
satu penyebab membengkaknya kerugian
Pertamina. Dengan evaluasi harga premium
enam bulan sekali, Wisnuntoro mendukung
skema dana stabilitas BBM yang
memungkinkan harga BBM tak diturunkan
saat harga minyak dunia turun.
Pemerintah mengatakan, dengan skema itu,
akan ada uang lebih berkat penjualan harga
premium. Nantinya uang itu akan digunakan
pemerintah untuk menjaga harga BBM saat
harga minyak dunia naik.

sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...m.Mau.Komentar
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 10
Bknnya subsidi dicabut? Trus rugi knp? Dimakan mafia brewok untungnya?
beneran rugi.. emoticon-Bingung (S)
Quote:


ente ngak takut di buldozer ?? emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S)
#naikanbbm utk pertamina sejahtera makmur sentosa emoticon-Recommended Seller
mereka rugi soalnya pimpinan mereka di daerah pada main ama mafia lokalemoticon-Sundul

MIMPI AJEEEE,......

jokowi janji pertamina kalahkan petronas, baru setengah tahun udah rugi 15triliunjokowi janji pertamina kalahkan petronas, baru setengah tahun udah rugi 15triliun


Diubah oleh ninjabuster
1/2 tahun rugi 15 T???

njirrrr...kebanyakan " beban " ini pertamina..emoticon-Cape d... (S)
Quote:


lah justru karena subsidi dicabut ,tapi tetep dipaksa jual murah dibawah harga keekonomian ya jelas rugi lah

pertamina naikin harga disangka nyari untung,

pertamina rugi nyalahin pemerintah

gagal paham ane
rugi juga tetep kaya2 karyawannya
rugi mulu pertamina emoticon-Cape d... (S)
janji tinggalah janji yang tersisa nastak buta hati malu sana sini menutupi diri dengan memaki...... yang korban siapalagi kalau bukan pertamini yang merugi emoticon-Ngakak
dan kita takut BUMN kita dikuasai asingemoticon-Ngakak

BUMN macam pertamina, pln yang cuma nyedot duit seperti blackhole, dikasih ke asing pun mereka takutemoticon-Big Grin
siapapun presidennya tetep aja ngaku rugi
Rugi???

Kalo gaji karyawannya diturunin jadi 2 jutaan per bulan, baru ane percaya..
Pertamini gk boleh untung pokoknya emoticon-Embarrassment
gimana sih manajemen keuangannya ni perusahaan emoticon-Nohope
Jual premium ampe rugi 15T, padahal premium udah gak disubsidi.

Bahan bakunya pun udah merosot jauh nilainya, dr diatas $100 ampe kebawah $50.

bukannya petronas dahulu berguru sama pertamina ??
Quote:


Agan karyawan pertamina? Klo iya tolonglah bantu kami dijelaskan harga keekonomian yang dimaksud?

Wong rumusnya pertamina aja ada angka imaginer (alpha) yang cuma mereka yang tau kog. Angka ini disetting sendiri biar hasil itungannya selalu rugi.

Ayo deh coba tolong dijelaskan emoticon-shakehand
boong
bilang aja keuntungannya berkurang
pertamina itu selalu untung
Halaman 1 dari 10


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di