alexa-tracking

Diancam Bekasi Tak Mau Terima Sampah, Ahok: Omong Doang!

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562b704d1cbfaafc598b456b/diancam-bekasi-tak-mau-terima-sampah-ahok-omong-doang
Diancam Bekasi Tak Mau Terima Sampah, Ahok: Omong Doang!
TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan kiriman sampah dari Jakarta tidak mungkin ditolak Bekasi. "Enggak mungkin," katanya di Universitas Paramadina pada Sabtu, 24 Oktober 2015.

Ahok, sapaan akrab Basuki, mengatakan ancaman tersebut tidak ada dasarnya. "Ngomong doang dari dulu ngancam, dasarnya apa," katanya. Menurut Ahok selama ini Jakarta sudah menyerahkan semua urusan sampah kepada PT Godang Tua Jaya. "Jadi Godang Tua selama ini dibayar untuk apa? Untuk mengamakan DPRD dan Pemerintah Kota Bekasi, dong?"

Sebelumnya, DPRD Bekasi menangkap truk sampah milik Jakarta. Truk ditangkap karena melalui jalan yang tidak sesuai dengan perjanjian. Selain itu, waktu pengiriman serta jumlah sampah yang dibawa juga menyalahi kesepakatan. Akibatnya, pemerintah Bekasi mengancam melarang sampah Jakarta masuk ke Bantargebang.

Menurut Ahok, seharusnya yang disorot adalah PT Godang Tua Jaya. Perusahaan swasta tersebut ditunjuk untuk mengurusi sampah Jakarta. Pemerintah juga mengeluarkan Rp 400 miliar per tahun kepada PT Godang Tua Jaya.





PT Godang Tua Jaya juga mendapat dana tambahan sekitar Rp 1,2 triliun. "Angkat sampah ke darat dia minta tambahan Rp 400 miliar, sewa mobil sampah Rp 400 miliar, dan untuk membuangnya ke Bantar Gebang, ke tanah kami, Rp 400 miliar lagi melayang," kata Ahok.

Ahok mengaku curiga ada permainan antara PT Godang Tua Jaya dan DPRD Bekasi yang "rewel" soal sampah tersebut. Pasalnya, pemerintah sebelum Ahok memilih memberikan kuasa kepada perusahaan swasta untuk mengolah sampah ketimbang menyerahkannya kepada pemerintah Bekasi.

Ahok pun berencana memutus kontrak dengan PT Godang Tua Jaya. Ia sudah memberikan surat peringatan pertama. Surat kedua dan ketiga segera menyusul sesuai prosedur. Dengan begitu, Ahok memiliki kesempatan untuk menawarkan kepada pemerintah Bekasi mengelola sampah Jakarta. Tawaran tersebut dijawab Wali Kota Bekasi Rahmat
Effendi, ia menolak.

Menurut dia, bukan tugas Bekasi mengurusi Jakarta. Selain itu, tidak ada teknologi pengelola sampah disana. Ia menawarkan kerja sama antara pemerintah Bekasi dan Jakarta untuk membuat teknologi mengelola sampah.

Diajak begitu, Ahok tak menolak. Menurut dia selama ini hubungannya dengan Wali Kota Bekasi sangat baik, sehingga komunikasi bisa berjalan lancar. "Kami sudah bilang sama Bekasi, anda mau buat teknologi mau dapat fee bisa di situ (Bantargebang)," ujarnya. "Anda butuh duit pun saya kasih."

Ahok mengatakan segala kisruh ini sebenarnya menguntungkan pemerintah DKI Jakarta. Ia mengaku senang. "Justru saya demen nih, ini namanya memperalat oknum DPRD Bekasi untuk bantu saya menyatakan Godang Tua itu wanprestasi."



sumur


Sesama omong doang dilarang saling mendahului
×