alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kabut Asap, Pemerintah Pesan 7 Ribu Alat Pembersih Udara
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562b6f5514088d67738b4567/kabut-asap-pemerintah-pesan-7-ribu-alat-pembersih-udara

Kabut Asap, Pemerintah Pesan 7 Ribu Alat Pembersih Udara

TEMPO.CO, Banjarmasin - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan alat air purifier atau pembersih udara merupakan solusi alternatif yang praktis dan murah untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan. Menurut dia, alat ini bersifat fleksibel karena bisa dipasang di setiap rumah dan punya ketahanan hingga 10 tahun.

“Pada dasarnya kalau air purifire ini bisa diproduksi masif dan bisa ditaruh rumah masing-masing. Toh ini hanya butuh pompa, tidak butuh kompreser kalau di rumah,” kata Menteri Khofifah di Banjarmasin, Sabtu 24 Oktober 2015.

Menurut Khofifah satu mesin pembersih itu harganya hanya US$ 20 per unit. Kementerian Sosial saat ini sudah memesan 7 ribu unit mesin pembersih udara yang akan didistribusikan untuk tujuh titik pusat evakuasi yang tersebar di Pekanbaru, Jambi, Palembang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, dan Samarinda.

Khofifah mengatakan, dalam satu titik pusat evakuasi bisa terdapat beberapa penempatan. Dia mencontohkan di Kalimantan Tengah akan dibangun tujuh shelter pengungsian dengan pusatnya di Kota Palangkaraya.





“Sekarang sudah ada tiga shelter, ada tambahan lagi empat titik. Semoga hari ini datang 1.000 air purifire,” ujar Kofifah.

Adapun di Kalimantan Selatan, Khofifah mengatakan kementeriannya sudah menyiapkan dua titik shelter pengungsian, yaitu di Balai Besar Kementerian Sosial dengan kapasitas 370 jiwa dan di Panti Budi Luhur yang berkapasitas 300 orang. Kedua tempat itu kebetulan sudah dilengkapi pendingin ruangan.

“Kami sudah siapkan dapur umum di lapangan, tangki air, dan mobil rescue,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan evakuasi akan diutamakan untuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Evakuasi tidak akan dengan cara mobiliasasi besar-besaran. Dia mengaku selain inspeksi saluran pernapasan, penyakit diare juga berpotensi bisa menyerang para korban kabut asap. “Sudah disiapkan kapal rumah sakit di Banjarmasin,” katanya.



sumur
Urutan Terlama
$20 bentukny yg kaya mana y?

berbau proyek nih, emoticon-Malu
langkah bagus .. seharusnya Dr kemaren2 emoticon-No Hope
$20 berarti 200rebu?
murah bener..
air purifier merk Sh*rp 1.5jt++..
Semoga sampai ke tangan penerima, tidak dikutil, di mark up dan ditempelin stiker aneh".
$20.... ????
nggak salah tuh.... ???? kipas angin kali....
waduh..waduh..pengadaan lgi pengadaan lagi...mana satu pcs ny USD20.alatny kayak apa???
China punya?udah terbukti belum?jangan2 ...jangan2....
moga2 harga ny bukan USD 3 ya Bu mentri

mana udah mau pilkada....
Quote:


Beda ketengan ma partai besar
Mau dong bu air purifiernya. Beli dimana bu?
air purifier $20 dan butuh pompa
bentuknya yang mana neh emoticon-Bingung (S)
Tuh yg atas negatif aja komennya. Kasian amat hidup lu pade.
Ntar dulu deh purifier kok pake pompa?
emoticon-Bingung
bwt ts, bs gak kasih gambar/foto alat nya sprti apa...

lngkah positif, smoga bermanfaat n bs mengurangi penderitaan sdara2 d sana...
mungkin bisa jadi salah satu solusi di saat tidak ada kepastiaan kapan beresnya masalah asap ini...semoga bermanfaat dan membantu saudara kita di sana..pls jangan jadi proyek pls secara itu 7 ribu pcs seharga $20..
Semoga berguna alatnya
Dopost itu anugerah
Diubah oleh spyxyz
terlambat sudah...pake bulu idung aja nyaringnya pah emoticon-Ngakak
Jumat 23 Oct 2015, 18:19 WIB
Air Purifier yang Akan Dipasang di Shelter Korban Asap Buatan ITB dan Undip
Aditya Fajar Indrawan - detikNews

Foto: Aditya Fajar Indrawan
Jakarta - Pemerintah akan memasang shelter lengkap dengan penjernih udara (air purifier) bagi para korban bencana kabut asap. Menristek Dikti M Nasir menyatakan bahwa alat tersebut bakal diproduksi oleh ITB dan Undip.

"Ini sudah ada. Dari ITB dan Undip sudah ada. Sudah suruh produksi sebanyak-banyaknya dan segera kirim ke daerah," kata Nasir usai menghadiri rapat koordinasi membahas bencana kabut asap di Kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2015). Rapat yang dipimpin Menko Polhukam ini juga dihadiri oleh Menko PMK, Mensos, Menkes, dan Mendikbud serta Menteri LHK.

Dalam satu pekan kedua kampus itu mampu memproduksi 50 air purifier, sehingga sebulan akan didapat 200 buah. Tetapi ada pula yang dapat diproduksi massal lewat pabrik secara manual.

"Rencana akan dikirim ke 7 provinsi yaitu Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalteng, Kalsel dan Kaltim," papar Nasir.

Selain dari aspek teknologi pengurai asap, Fakultas Kedokteran di berbagai kampus juga akan dikerahkan. Mereka akan membantu proses evakuasi para korban bencana kabut asap.

"Tadi pagi saya sudah koordinasi dengan para rektor dan dekan Fakultas Kedokteran seluruh daerah-daerah yang terkena asap itu. Hari ini mereka sudah action dan besok sudah harus koordinasi dan langsung tindakan ke lapangan yaitu peralatan kesehatan yang ada di daerah," kata Nasir. (bag/nrl)

Sumber : https://m.detik.com/news/berita/3051990/air-purified-yang-akan-dipasang-di-shelter-korban-asap-buatan-itb-dan-undip

Klo kampus yg produksi, mudah2an beneran berfungsi & terjangkau.
Kirain pesan 7000 masker ky partai sebelah di padang emoticon-Big Grin
Diubah oleh colipakemusik
Nyimak ajah daahh
abis gak kelar kelar


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di