alexa-tracking

Mata Perih dan Sulit Bernapas, Warga Solo Mulai Diserang Asap

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562a1639162ec299018b4568/mata-perih-dan-sulit-bernapas-warga-solo-mulai-diserang-asap
Mata Perih dan Sulit Bernapas, Warga Solo Mulai Diserang Asap
SOLO, KOMPAS.com - Mata perih dan kesulitan bernapas dirasakan sebagian warga di lereng Lawu dan warga di wilayah Surakarta, Jawa Tengah.

Diduga, asap dari kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, terbawa angin hingga Kota Solo dan sekitaranya.

Banyak warga yang sudah mulai mengeluhkan kabut asap tersebut, meskipun kabut asap belum begitu tebal.

"Tadi pas lewat di Jalan Slamet Riyadi, memang suasana di jalan kok agak berkabut, saya pikir mendung. Terus hawannya gerah dan matanya pedas," kata Yayan, Jumat (23/10/2015).

Hal yang sama juga dirasakan Alex, warga Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Di rumah saya lebih tebal kabutnya, dan mulai sesak nafas, tidak enak buat bernafas," kata Alex.

Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara, Arif Nurjati, mengatakan kebakaran di lereng hutan Gunung Lawu memang belum bisa dipadamkan seluruhnya.

Api merembet di kawasan hutan pinus, padang savana, dan semak belukar, di petak 23, 63 M dan 63 Q.

"Petugas bergantian untuk memadamkan api, karena api sudah merembet di petak 23. Selain sulitnya medan lokasi titik api, angin kencang juga membuat api cepat menyebar," kata Arif.

Arif menduga, angin kencang selama dua hari terakhir membuat asap kebakaran di Gunung Lawu terbawa ke sekitar lereng Lawu, dan bahkan hingga ke Kota Solo.

Berdasarkan pantauan kompas.com di wilayah dalam Kota Solo, tampak suasana jalan berkabut tipis, dan terasa gerah.

Kondisi serupa juga dirasakan warga di Kartasura, Didik. Dia mengaku merasakan perih di mata. "Pas tadi berhenti matanya perih, dan agak sesak nafas," kata dia.

Petugas Humas Basarnas Pos Surakarta, Yuhan Tri Anggoro, mengaku belum ada informasi resmi dari dinas terkait apakah asap tersebut berasal dari kebakaran Gunung Lawu.

Namun dia menyarankan bagi warga untuk menggunakan masker dan menjaga kondisi fisik. "Kita belum koordinasi hal tersebut dengan dinas terkait. Kalau masalah angin sangat situasional, dan untuk antisipasi, warga sedia masker dan jaga kondisi fisik," kata dia.


sumur
rumah saiya yg dikaranganyar lbh deket dr lawu malah gag kerasa apa2 nih bray
gag tau juga mungkin anginnya lewat atas rumah trus turun di kota.
Kasihan semua diserang asap
tahun ini tahun bakar membakar,
udah jadi bencana nasional belum?
Bencana lagi? Jokowi emang biang sial emoticon-Gila
setelah sulawesi dan papua...
jawa pun terkena bencana asap....
setelah tempat kelahiran beliau kena asap semoga .................
Alam pun mulai muak melihat pemimpin tukang tipu emoticon-Traveller
Biar sama rata sumatra kalimantan jawa sulawesi papua semua nyicipi nikmatnya asap.
tuh jawa mulai kena juga emoticon-Cape d...
2 minggu emoticon-Cool
waduh solo udah kena juga
hutan harus dipantau secara extra saat hujan yang gak turun2 gini emoticon-Malu

jangan sampai lah ter(di)bakar
pantes tadi ke candi cetho...berkabut tapi panas hawanya
harus dipantau terutama yg suka rokok dan buang puntung sembarangan
Gara" jokowi kah ?
Kapan Istana Negara juga kena?
republik ini dulu baik baik saja,tapi semua berubah ketika asap menyerangemoticon-Hammer (S)
gawat, bencana nasional ini. pray for jawa eh soloemoticon-Turut Berduka
Salah kiriman ntu bray
Jokowi dah pindah ke jkt emoticon-Big Grin
×