alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Survei Pelanggan PLN: Sebulan Bayar Listrik Rp 80 Ribu, Rokok Rp 143 Ribu
3.67 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562a035d54c07a9d278b4569/survei-pelanggan-pln-sebulan-bayar-listrik-rp-80-ribu-rokok-rp-143-ribu

Survei Pelanggan PLN: Sebulan Bayar Listrik Rp 80 Ribu, Rokok Rp 143 Ribu

Jakarta -Pemerintah ingin, mulai tahun depan subsidi listrik tepat sasaran. Hanya keluarga miskin yang boleh menikmati subsidi listrik.

Hal itu sejalan dengan dipangkasnya dana subsidi listrik tahun depan, dari Rp 66 triliun menjadi Rp 37,31 triliun.

Salah satu alasannya, karena saat ini terdapat 23 juta pelanggan PLN, khususnya golongan listrik 450 volt ampere (VA) dan 900 VA, tidak berhak menikmati subsidi listrik.

Ini berdasarkan data PT PLN (Persero), yang dilakukan 6 perguruan tinggi di Jawa-Bali. Kajian tersebut terkait kemampuan bayar dan dampak kenaikan tarif listrik pelanggan 450 VA dan 900 VA. Data ini didapat detikFinance, Jumat (23/10/2015).

Berdasarkan data tersebut, para pelanggan PLN golongan 450 VA dan 900 VA, dalam sebulan lebih banyak menghabiskan uang untuk merokok dibandingkan membayar listrik.

Berikut datanya:

Pelanggan Rumah Tangga 450 VA, biaya per bulannya dihabiskan untuk:

Pengeluaran listrik Rp 34.316
Tembakau Rp 145.627
Rekening telepon Rp 30.011
Pulsa HP Rp 39.412
Pengeluaran total Rp 1.645.251

Pelanggan Rumah Tangga 900 VA biaya per bulannya dihabiskan untuk:

Pengeluaran listrik Rp 80.760
Tembakau Rp 143.193
Rekening telepon Rp 142.116
Pulsa HP Rp 138.907
Pengeluaran total Rp 2.750.002

Dalam data itu disebutkan, pelanggan 450 VA ternyata lebih banyak mengeluarkan biaya untuk beli rokok dibandingkan bayar listrik.

Sedangkan untuk pelanggan 900 VA lebih banyak mengeluarkan biaya membeli rokok, telpon dan pulsa HP daripada bayar listrik.

(rrd/dnl)


http://finance.detik.com/read/2015/1...ok-rp-143-ribu
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 12
hahaha, orang kismin emang gt, mengutamakan tembakau emoticon-Ngakak
yg penting ngepul.... emoticon-Ngakak (S)
150 rebu berapa bungkus rokok gan?
kalo di indonesia,mangan ora mangan sing penting ngudud emoticon-Ngakak (S)
rokok emang bahaya tuh bikin paruparu dan kantong bolong, tapi orang Indon udah didoktrin perusahaan rokok apapun kegiatannya minimal harus ngerokok,
sesuai peribahasa, mangan ora mangan sing penting ngepul emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment
Yang apess tetep listrik daya 1300 gak dapet subsidi

Udah ngiritt gak.ngrokok tagihan tetep membengkakkkkkk...

Plnshitttt asyuuuu....

Daya 1300 tarif dasar disamakan dgn 2200:

Dasarr mafiakkkkk....
Jadi PLN gak mau kalah dengan perusahaan rokok donk...
Quote:


Kecanduan ya susah gan
Quote:


Memangnya bisa gan?
Loh, serba salah... bayar listrik mahal, suruh hemat listrik listrik ga cukup, suka byar pret emoticon-Big Grin
Giliran pake listrik irit, malah masalahin urusan rokok emoticon-Big Grin
PLN ini urusin rokok juga sekarang yah?

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:


kecanduan+ Sifat....kalo udah sifat ya susah emoticon-Smilie
Quote:


Ya bener kata agan emoticon-Smilie
yg ngeroko jangan disubsidi
gua bisa sejuta
listrik 200
Ini sih yg ane kdg lucu, lama2 tukang sayur depan rumah ane jg komplain ane beli sayur cm goceng, tp beli daging abis 20rbemoticon-Hammer
Ini soal nilai jasa&kelayakannya, yg gada hubungan ya jgn di masuk2in demi naik harga krn rugi rugi rugiemoticon-Embarrassment
Listrik apa 80 rb ? Buat nyalain lampu kandang mungkin kalo segitu. Dulu sebelum kenaikan, gw bayar listrik perbulan 300 rb an, sekarang setelah pencabutan subsidi, costnya nambah rata rata 500-600 rb perbulan.
oh jadi maksudnya...tarif listrik mau disamakan dengan tarif telepon n harga rokok

rata2 143K perbulan......emoticon-Big Grin
sehari 4700- buat beli rokok

pasti minak djinggo rokoknya emoticon-Ngakak (S)
emoticon-Hammer2
Bayar Listrik kok di samain beli rokok.
Halaman 1 dari 12


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di