alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[Dhuarr] Teras Narang: Saya Surati Jokowi Soal Kebakaran Hutan, Tidak Direspons
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5629f9779a095129228b456b/dhuarr-teras-narang-saya-surati-jokowi-soal-kebakaran-hutan-tidak-direspons

[Dhuarr] Teras Narang: Saya Surati Jokowi Soal Kebakaran Hutan, Tidak Direspons

Jakarta - Eks Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang angkat bicara soal bencana kabut asap yang melanda wilayah yang pernah dipimpinnya. Teras Narang mengungkap sudah memberi peringatan ke Istana soal potensi kebakaran hutan di Kalteng, tapi tak ditindaklanjuti.

Membuka pembicaraan soal kabut asap di Kalteng, Teras Narang mengatakan kebakaran hutan hebat yang berujung pada bencana kabut asap memang pernah terjadi saat dia memimpin, tepatnya pada tahun 2007. Namun setelah dia membuat sejumlah peraturan, bencana serupa tak pernah terjadi lagi.

"Sampai hari terakhir saya memimpin 4 Agustus 2015 tidak ada kebakaran apapun. Bukan berarti tidak pernah ada sama sekali, ada, tapi tidak berlangsung lama. Tidak pernah berlangsung lebih dari seminggu," kata Teras Narang saat berbincang dengan detikcom, Jumat (23/10/2015).

Dia menganalisis ada sejumlah faktor yang menyebabkan bencana kabut asap tahun ini berlarut-larut hingga dua bulan. Pertama, keterlambatan penanganan, pengkoordinasian dan pelibatan masyarakat kabupaten kota untuk mengantisipasi bencana kabut asap. Kedua, fenomena El Nino yang memicu musim kemarau berkepanjangan.

Nah, soal El Nino ini, Teras Narang menuturkan sudah mendapat peringatan dari BMKG pada tahun 2014 lalu, saat masih menjabat gubernur. Pria peraih penghargaan Gubernur Prospektif tahun 2009 ini mengatakan BMKG memperingatkan El Nino di tahun 2015 akan menyebabkan musim kemarau cukup lama.

"Mendengar itu, saya kirim surat ke Presiden Jokowi meminta instruksi Presiden untuk mengatasi lahan gambut di Kalteng yang rawan kebakaran, tetapi sampai saat ini tidak ada respons. Ternyata benar terjadi kebakaran hutan sekarang," tutur politikus PDIP ini.


Teras Narang menjelaskan surat itu dikirimnya pada 31 Oktober 2014, atau 11 hari setelah Jokowi mengucap sumpah sebagai Presiden. Dia yakin surat itu sudah diterima pihak Istana, karena asisten II Gubernur Kalteng pernah dipanggil untuk membahas masalah tersebut. Namun sayangnya, pembahasan itu tinggal pembahasan, tak pernah ada tindak lanjut.

"Saya juga sudah laporkan ke Menko Polhukam Pak Luhut, dia kaget mendengar saya sudah melapor," ujarnya.

"Saya sebagai gubernur sudah mengantisipasi, saya sudah memimpin 10 tahun, sudah tahu titik paling rawan, yang paling rawan itu lahan gambut," pungkas Teras Narang. Kagak Dibaca

Ya namanya petugas partai masih belajar emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
I was elected to LEAD, not to READ emoticon-Malu (S)emoticon-Malu (S)
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
nah hal kayak gini yang ngak pernah diungkap , taunya cuma udah terbakar aja .
kalau soal kesusahan minta instruksi pusat alias coba cuci tangan. tapi kalau soal penggunaan anggaran atau obral izin yang terjadi instruksi pusat nggak digubris. pemda & para oknumnya yang dapat rezeki terbitkan berbagai izin, pas izin2 itu buat masalah langsung lepas tangan, minta itu jadi urusan pusat. enak betul...
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
Bangsa ini terkenal bangsa yang ramah dan santun...
Siapa yang memulai dan suka mengumbar kata kasar dan jorok...
Ingat saat pilpres kan?
Rakyat itu melihat dan meniru tingkah polah pemimpinnya...
Dan kalau sekarang orang suka ngomong kasar dan jorok, karena ada contohnya!"
Saat kami tak setuju kepada mereka yang suka mengumbar kata-kata kasar dan jorok...

Maka kami dianggap rasis, dan sebutan negatif lainnya"
Wah suratnya nyangkut dimana? Terus ikut mengeluarkan Pergub izin buka lahan dgn bakar hutan, kaga???
Males baca juraganmnn
emoticon-Ngakak
Ckckck emoticon-Nohope
Quote:


biasakan baca, gan. pak teras narang kan sudah kirim surat ke Presiden 11 hari setelah disumpah. jadi dia jelas udah ancang-ancang menyiapkan antisipasinya. kenapa bukan dia yang turun langsung? kan masa jabatan beliau sudah habis. jadi dia minta bantuan pemerintah pusat.
jangan iru junjungan agan ya, yang "i don't read what i sign"
ada lagi nih: don't understand what others said emoticon-Stick Out Tongue
kirim surat itu hak, tapi soal surat direspon/nggak itu juga hak yang dikirimi surat. kita juga bebas kirim surat ke presiden.
misal pas banyak utang & nggak sanggup bayar. tapi apa presiden harus bayar utang itu & dengan kirim surat maka tanggung jawab pengutang jadi hilang?
yang kirim surat mau lepas tangan dari tanggung jawabnya, yang terima surat bodoh aja kalau mau urusi tanggung jawab orang lain.
sekarang masanya apapun masalahnya, presiden yang salah. yang lama nggak boleh disalahkan, yang baru selalu salah.
Diubah oleh billyns
Mantap Gan..
Saling cuci tangan para pejabatny y Gan..
berani2nya lu kasih surat ke pakde
jelas2 dia gak akan (bisa) baca emoticon-Nohope
Quote:




dibarat, gubernur dibikin kartun untuk dibikin sindiran dan ledekan, dan ditonton se amerika, bahkan sedunia

di indo, jangankan seperti itu, bikin gambar ekspresi rakyatnya saja kena ciduk
Quote:


Awas dibuldozer luhut
Quote:


ngapain nunggu pusat kalo dah ngerti emoticon-Ngakak
Quote:


adalah buenoar emoticon-Traveller
mestinya pake surat terbuka pak, upload di medsos, biar ada bukti emoticon-Big Grin
Quote:


Oh maygot agan ini terlalu emoticon-Ngakak
Quote:


biasakan membaca yg baik dan benar dulu
atau ente gak bisa baca???
itu udah dr taun 2007, pak teras narang menjabat, selalu mambuat langkah² antisipasi kebakaran hutan
pas taun sekarang diperkirakan kebakaran akan parah, dan beliau sudah bilang ke presiden pada awal pengangkatannya.

tolong bedakan case by case
jgn sama ratakan semua pemda, seakan akan seenaknya menerbitkan izin
Diubah oleh .godzilla.
Quote:


yg ngeluarkan izinnya jokowi bukan gubernur.. emoticon-Cool
pada ngelawak ya? Teras Narang selesai jadi gubernur nggak ada yang ganti? Jokowi itu nama gubernur kalteng ganti Teras Narang? preet.
itu tanggung jawab pengganti dia lah, itu harusnya disampaikan ke pengganti dia, bukan ke presiden.
pas tepuk dada dianggap berhasil kurangi kebakaran hutan itu jasa dia, pas ada masalah presiden yang salah dengan alasan sudah kirim surat. besok2 kalau kita gagal bilang aja sudah kirim surat ke presiden...
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di