alexa-tracking

Kantor PPP Sumut Ada yang Mau Ambilalih?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5629e65bd89b09a97f8b456d/kantor-ppp-sumut-ada-yang-mau-ambilalih
Kantor PPP Sumut Ada yang Mau Ambilalih?
http://bareskrim.com/2015/10/23/kant...mau-ambilalih/
MEDAN | Ketua Partai Persatuan Pembangunan Sumut, Yulizar Parlagutan Lubis menyesalkan adanya pemberitaan dari pihak tertentu yang ingin mengambilalih kantor PPP Sumut di Jalan Raden Saleh Medan dengan alasan putusan Mahkamah Agung yang mengaitkan dengan keabsahan kepengurusan Djan Faridz.

Ia menerangkan, berdasarkan hukum perundang-undangan yang berlaku, kepengurusan yang sah dan memiliki legal standing adalah PPP dikepemimpinan Romahurmuziy sesuai Keputusan Menkumham nomor M.HH-07.AH.11.01 tahun 2014 yang ditandatangai Menkumham Yasona Hamonangan Laoly.

Oleh karena itu, ia menyebut putusan MA tersebut diartikan sebagai pengakuan atas kepengurusan yang dibentuk Djan Faridz sebagai bentuk kekeliruan.

Ia menambahkan, jika putusan MA tersebut berkekuatan hukum tetap, maka kepengurusan PPP kembali ke hasil muktamar di Bandung dengan posisi Suryadharma Ali sebagai Ketua Umum dan Romahurmuziy sebagai Sekretaris Jenderal.

Jika itu yang diberlakukan, maka Suryadharma Ali harus diberhentikan sementara karena mengalami masalah hukum sesuai dengan Pasal 10 Anggaran Rumah Tangga Muktamar Bandung. Jika Pasal 10 itu diberlakukan, Pengurus Harian DPP PPP wajib menunjuk salah satu dari empat wakil ketua umum yakni Suharso Monoarfa, Lukman Syaifuddin, Emron Pangkappi, dan Hasrul Azwar.

“Secara politik, empat Wakil Ketua Umum itu merupakan bagian dari kepengurusan PPP hasil Muktamar Surabaya. Di mana posisi Djan Faridz dalam perkara ini,” katanya, Jumat (23/10/2015).

Menurut Yulizar, masyarakat harus menyadari pihak-pihak yang berperkara dalam putusan Mahkamah Agung (MA) itu adalah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan Suryadharma Ali dan Ahmad Gozali Harahap.

Gugatan tersebut diajukan setelah adanya SK terhadap kepengurusan PPP hasil muktamar di Surabaya yang menghasilkan Romahurmuziy sebagai ketua umum dan Ainur Rofiq sebagai sekretaris jenderal.
×