alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[Mulai]Ahok Curiga Ada Main DPRD Bekasi Dengan Swasta
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5629cff2925233e4738b456c/mulaiahok-curiga-ada-main-dprd-bekasi-dengan-swasta

[Mulai]Ahok Curiga Ada Main DPRD Bekasi Dengan Swasta

Quote:


hmm...
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 3
wah..
gak pernah gak rame...
Pokoke duit Ahox itu Haram buat rakyat Bekasi!!!!
Harus dicuci dulu biar halal sama Swasta.

Kalo pake duit haram, bisa gatal gatal tangan nya.
KTP Ane buat Temen AHOK

emoticon-Betty (S) emoticon-Betty (S) emoticon-Betty (S)
Kalo ahok curiga sama suatu pihak lain, sudah pasti pihak lain itu salah
Kalo pihak lain (misal BPK) itu curiga sama ahok, sudah pasti pihak lain itu salah

emoticon-2 Jempol:
ditunggu kelanjutannya~
dr jaman yos, setelah itu aman trus ribut lagi di jaman ahok....hmmmm
Quote:


ya maslahnya sampe sekarang lom ada yang buktiin ahok bersalah secarah hukum. . (bukan indikasi , curiga , ditenggarai, dll ) . ..
mungkin dprd bekasinya gengsi cari duit dari sampah.. emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Ayo hok periksaaa, ini pasti ada konspirasi kang kang sampah hok emoticon-Takut
Quote:

emoticon-Ngakak

Ternyata ini semua masalah UUD ... UUD oh UUD ... emoticon-Ngakak (S)

Mari kita panggil panasbung emoticon-Betty (S) dongok otak kopong untuk berkomentar di sini ... emoticon-Kiss (S) emoticon-Kiss (S) emoticon-Kiss (S)
nunggu kasusnya diblowup
siapa yang kena nih emoticon-Big Grin
ternyata ada udang di balik sampah emoticon-Takut (S)
ditunggu kelanjutannya nih.
tuh kan pasti ada sebab tiba2 ada yang meradang begitu..

Quote:

Langgar Jam Operasional, Truk Sampah Jakarta Ditahan Pemkot Bekasi

BEKASI, KOMPAS.com — Sedikitnya enam unit
truk sampah milik Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta ditahan oleh petugas Dinas Perhubungan
Kota Bekasi, Jawa Barat, karena menyalahi
ketentuan operasional.
"Pelanggaran yang dilakukan oknum sopir
tersebut cukup berat. Tidak hanya melanggar
kesepakatan operasional kedua pemerintahan,
tetapi juga ada pelanggaran izin mengemudi,"
kata Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto
Hendrata di Bekasi, Rabu (21/10/2015).
Menurut dia, keenam truk sampah tersebut
terjaring dalam inspeksi jajaran Komisi A DPRD
Kota Bekasi bersama dengan Satpol PP dan
Dishub Kota Bekasi di lintasan truk sampah DKI.
"Hari ini saya bersama jajaran Komisi A
melakukan inspeksi di Jalan Raya Jatiasih,
Kecamatan Jatiasih, dan Jalan Raya Cipendawa
Kelurahan Bojong Menteng Kecamatan
Rawalumbu," katanya.
Politisi PKS itu mengatakan, jalan tersebut
merupakan lintasan distribusi sampah DKI menuju
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
Bantargebang.
Perjanjian operasional yang dilanggar berupa
waktu pendistribusian sampah dari DKI menuju
TPST Bantargebang yang seharusnya
berlangsung malam hari, tetapi dilakukan siang
hari.
Dalam poin perjanjian kerja sama pengelolaan
lahan TPST Bantargebang antara Pemkot Bekasi
dan Pemprov DKI Jakarta, salah satunya
disebutkan distribusi sampah pada siang hari
hanya diperkenankan melewati Jalur Transyogi
atau Jalan Alternatif Cibubur menuju TPST
Bantargebang.
"Untuk jalur lainnya, seperti Jalan Jatiasih,
Cipendawa, hanya diperbolehkan melintas di
malam hari," katanya.
Selain pelanggaran kesepakatan, kata dia, para
sopir yang mengendarai truk tersebut diketahui
tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) B
khusus untuk truk.
"Mereka rata-rata sopir tembak yang direkrut
pihak ketiga penyedia armada," katanya.
Selain sopir tidak ber-SIM, kata dia, unit truk
yang dikendarai pun diketahui tidak memiliki surat
tanda nomor kendaraan (STNK).
"STNK-nya pakai fotokopi. Bahkan, KIR-nya pun
mati," katanya.
Menurut Ariyanto, kendaraan tersebut disita
petugas di Kantor Dishub Kota Bekasi setelah
sebelumnya sampah yang mereka angkut dibuang
ke TPST Bantargebang.
"Kendaraannya disita dan sopirnya dibina,"
katanya.
Diubah oleh tukang.ngoprol

Dinas Kebersihan DKI Akui Truk Sampah Langgar Jam Operasional

Metrotvnews.com, Jakarta: Dinas Kebersihan DKI
mengakui bahwa ada truk sampah yang
melanggar jam operasional distribusi sampah ke
Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Bantar
Gebang, Bekasi. Truk yang seharusnya beroperasi
malam hari malah beroperasi siang hari.
"Itu saya akui truk sampah enggak boleh
operasional pagi hari," kata Kepala Dinas
Kebersihan DKI, Isnawa Adji, Kamis (22/10/2015).
Dengan adanya kejadian itu, Pemprov DKI dinilai
melanggar perjanjian dengan Pemkot Bekasi.
Selain jam operasional yang dilanggar, DKI juga
mendistribusikan sampah lebih dari yang
ditetapkan dalam perjanjian.
"Harusnya dalam master plan persampahan
(perjanjiannya) 2.000-3.000 ton per hari, tapi
sekarang mencapai 6.500 ton. Karena rencana
DKI membangun Intermediate Treatment Facilities
(ITF) belum terwujud. Lelang belum selesai dan
agak mangkrak," ujar Isnawa.
Isnawa menjelaskan, dirinya belum mendapatkan
arahan terkait isu DPRD Bekasi yang akan
memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja
Purnama. Namun, ia siap duduk bersama
membicarakan pelanggaran itu.
"Kalau dia mau manggil pak Gubernur, ya duduk
bersama dong antara Bekasi dan Jakarta. Saya
belum dapat dari pak Gub (datang atau tidak).
Kami dari Dinas Kebersihan akan menjalin
komunikasi efektif dengan (Pemkot Bekasi),"
katanya.
Isnawa tak keberatan jika truk yang melanggar
aturan ditetapkan sanksi. "Enggak apa-apalah
hukum saja," ujar Isnawa.
Diubah oleh tukang.ngoprol
Mampussss, nambah satu bahan lagi buat rame emoticon-Big Grin
Menurut Ahoax... emoticon-Malu

Katanya curiga... emoticon-Malu

Cocotan aja, as always... emoticon-Malu

Lagian gimana caranya uang DKI bisa ke swasta trus nyalahin Bekasi... emoticon-Malu
Hmmm emoticon-Cool
Pengumpulan KTP meningkat ketika Ahok ribut2...
Makin rameee emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di