alexa-tracking

Keuntungan dari Pemilahan Sampah di Sekolah Jakarta Utara

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5629a2611ee5df4c108b4570/keuntungan-dari-pemilahan-sampah-di-sekolah-jakarta-utara
Keuntungan dari Pemilahan Sampah di Sekolah Jakarta Utara
Keuntungan dari Pemilahan Sampah di Sekolah Jakarta Utara

Untuk meminimalisir pembuangan sampah di Bantar Gebang yang setiap hari makin menggunung, Pemkot Jakarta Utara melalui Suku Dinas Kebersihan akan menambah bank sampah di tiap Kecamatan dan Sekolah.

Diketahui, jumlah bank sampah di Jakarta Utara berjumlah 16. Kecamatan Cilincing punya 9 bank sampah, Tanjung Priok ada 2, Pademangan ada 2, Koja berjumlah 2 dan Kelapa Gading hanya punya 1 bank sampah.

"Untuk di Kecamatan Penjaringan baru akan di bentuk bank sampah, dan di utamakan dibuat di lingkingan Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusun) Jakarta Utara," terang Kepala Suku Dinas Kebersihan (Kasudinsih) Jakarta Utara, Bondan Dyah Ekowati.

Ia melanjutkan, tiap sekolah juga akan dimanfaatkan untuk menjadi percontohan dalam mengolah sampah. Nantinya setiap siswa diwajibkan setiap jumat membawa sampah anorganik ke sekolah dan diolah bersama-sama.

"Ilustrasi keuntungan dari pemilahan sampah di sekolah dengan asumsi di Kecamatan Pademangan ada sekitar 20.000 siswa. Sementara harga sampah plastik saja sebesar Rp 1.000 per kilogram. Setiap siswa membawa 1 kg sampah kering per minggu atau setiap Jumat," ujarnya.

Bondan menjelaskan, untuk satu unit truk memiliki 9 meter kubik sampah, dana untuk membuang ke Bantar Gebang per truknya memakan biaya sekitar Rp 2 juta. Jika dikumpulkan selama sebulan, 20.000 siswa tersebut bisa mengurangi pasokan sampah ke Bantar Gebang sejumlah 20 ton.

"Sementara, nilai ekonomis yang akan diperoleh siswa melalui sekolah, secara total adalah 20.000 kilogram x Rp 1.000 = Rp 20 juta perminggunya, yang secara teknis pembayarannya ke siswa dan diserahkan kepada masing-masing sekolah dan hasilnya akan digunakan untuk kepentiingan siswa di sekolah tersebut," jelasnya.

Bondan mengharapkan hal tersebut bisa dijalankan pada seluruh sekolah yang ada di Jakarta Utara.

"Idealnya bank sampah itu harus ada di masing-masing RW dan dikelola langsung oleh masyarakat. Di era ekonomi seperti ini, ternyata sampah juga bisa berguna secara ekonomi," tutupnya.

Sumber

Mendidik siswa agar bisa mengolah sampah yang ada di sekitar lingkungannya emoticon-Betty (S) emoticon-Betty (S) emoticon-I Love Indonesia (S)