alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kabut Asap, Menkes: Kalau Tak Ada Masker, Bisa Pakai Sapu Tangan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562885345074101b2c8b4567/kabut-asap-menkes-kalau-tak-ada-masker-bisa-pakai-sapu-tangan

Kabut Asap, Menkes: Kalau Tak Ada Masker, Bisa Pakai Sapu Tangan

Suara.com - Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek
mengimbau masyarakat Sumatera dan
Kalimantan yang terkena kabut asap untuk
memakai masker setiap beraktivitas di luar
ruangan. Tujuannya untuk mencegah penyakit
seiring dengan meningkatnya Indeks Standar
Pencemaran Udara di kedua wilayah.

"Ini tergantung ISPU yang ada kalau diatas 300
agak buruk karena partikel banyak. Oleh karena
itu jika ISPU cukup tinggi kami mengingatkan
masyarakat agar mengurangi keluar rumah atau
ruangan. Kalau keluar dari ruangan harus dengan
pakai penahanan atau berupa masker," ujar Nila
di gedung Nusantara III, DPR, Jumat
(16/10/2015).

Nila menambahkan kalau warga tidak punya
masker, mereka bisa memakai kain untuk
menutup hidung.
"Masker juga bisa dengan sapu tangan atau
bentuk apapun yang penting partikular tak masuk
rongga hidung," kata Nila.

Nila berharap masyarakat senantiasa menjaga
kesehatan.
"Tapi Kalau daya tahan tubuh turun, maka
dengan sendirinya akan infeksi ISPA. Kami minta
betul anak- anak, baik orang tua dan ibu hamil
agar jangan sampai terlalu banyak terpapar asap
atau partikel tersebut," katanya.

Kementerian Kesehatan telah mencatat jumlah
warga yang terkena ISPA akibat kabut asap yang
muncul dari pembakaran hutan dan lahan di
Sumatera dan Kalimantan.
"Catatan kami ada 425.377 warga yang terkena
ISPA. Tidak dirawat semua, karena ISPA
semuanya infeksi ada yang sebagian dirawat,"
katanya.

m.suara.com/news/2015/10/16/165228/kabut-asap-menkes-kalau-tak-ada-masker-bisa-pakai-sapu-tangan?utm_source=facebook&utm_medium=fp





teorinya mantap banget bu emoticon-Recommended Seller emoticon-Recommended Seller emoticon-Recommended Seller
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
reserpet
Kalau nggak ada saputangan pakai sapu ijuk.

__________emoticon-Recommended Seller
Quote:


ga ada sapu ijuk pakai daun pisang
Mantap solusi ibu menkes kita
Quote:


kaya lemper dong emoticon-Recommended Seller
kalo tak ada masker , bisa pakai sapu tangan
kalo tak ada sapu tangan ,bisa pakai tissue
kalo tak ada tissue . bisa pakai pampers ( pembalut bayi) ,softex ( pembalut wanita)
dll
Diubah oleh drunkard.jiugui
Quote:


Kalau nggak ada daun pisang pakai daun pintu. Jepit leher nih menteri. Ngomong asal jeplak ajah.

__________emoticon-Recommended Seller
pake sempak emoticon-Recommended Seller


halah
"Tapi Kalau daya tahan tubuh turun, maka
dengan sendirinya akan infeksi ISPA. Kami minta
betul anak- anak, baik orang tua dan ibu hamil
agar jangan sampai terlalu banyak terpapar asap
atau partikel tersebut,"

emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh
himbauan yang bisa digunakan untuk semua, meski terkesan sepeleemoticon-Blue Guy Peace
masi kerasa sampai ketenggorokan emoticon-Malu

ga percaya? silakan tanya korban kabut asap!

biar pake masker tetap saja kecium asapnya!
pake BeHa, masker buat couple emoticon-2 Jempol
pake celana dalam sekalian aja...biar ngehits kayak style org2 jepun emoticon-Big Grin
Genosid....
mgkn rakyat mau diganti sm yg dari sana itu ....
Iya dah bu nila, ibu nila ini ternyata pakar bola mata,
pake softex bisa tante?
pake N95 gua
kalau terpaksa pake pembalut lah
komentar Anak TK pun juga bisaemoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)

sepinter pinternya orang kalo masuk lingkungan koplak maka tindak tanduk lakunya gak akan jauh dari koplakers
Biar daya tahan tubuh ga turun, minum jamunya puan jg emoticon-Recommended Seller
Double kill
Jangan lupa... pake sempak bekas colie.. itu lebih menjamin menyaring partikel-partikel ukuran sampai 0.1 – 0.3 microns.

Lebih manjur daripada pake masker N95 emoticon-Najis (S)

Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di