alexa-tracking

Cerita Jokowi yang Sempat Malu Ditawari Beras Impor Vietnam

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56286ee712e2573e018b4569/cerita-jokowi-yang-sempat-malu-ditawari-beras-impor-vietnam
Cerita Jokowi yang Sempat Malu Ditawari Beras Impor Vietnam
Jakarta - Keputusan impor beras dari Vietnam jadi hal berat bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebelumnya Jokowi sejak awal tak ingin ada impor beras, bahkan Jokowi sempat malu ketika ditawari beras impor oleh Presiden Vietnam Truong Tang Sang, akhir 2014 lalu.

Pada Mei 2015 lalu, Jokowi ingin Indonesia bisa swasembada beras. Pada waktu itu Jokowi ingin segala upaya dilakukan supaya tidak perlu impor beras dari negara tetangga.

"Indonesia tidak perlu impor dari Vietnam, impor dari Thailand, kita harus bisa memenuhi diri kita sendiri. Entah ditanam padi, entah ditanam jagung, kita harus produksi sendiri," kata Jokowi di para warga Pulau Buru, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, (7/5/2015).

Jauh sebelumnya, dalam pertemuan dengan Presiden Vietnam Truong Tang Sang di sela-sela ASEAN Summit Desember 2014, Jokowi sempat mendapat tawaran impor beras dari sang Presiden Vietnam.

"Saya kemarin ketemu Presiden Vietnam di ASEAN Summit, baru ketemu dia langsung tanya ke saya. Katanya: mau beras enggak," ujar Jokowi saat hari penanaman pohon Indonesia, di Desa Tempursari, Wonogiri, Desember lalu.

Pada waktu itu, Jokowi sempat bercerita setelah mendengar pertanyaan sang presiden Vietnam, Jokowi mengaku kaget. Jokowi juga malu, mengapa Indonesia yang kaya dan subur masih butuh beras dari Vietnam.

"Kalau kita kayak di Arab Saudi, enggak ada lahan, enggak ada sawah ya enggak apa-apa impor. Ini kita lahan banyak, sawah banyak kok impor? Malu saya," ujar Jokowi disambut tawa hadirin waktu itu.

Jokowi bertekat membangun waduk supaya sawah di Indonesia bisa dialiri air dengan baik.

"Saya malu, kok kita sering impor? Makanya begitu pulang saya langsung mau bangun 49 waduk. Kalau sudah swasembada kita ekspor beras kita ke Vietnam," ujarnya.

Pernyataan rasa malu Jokowi soal tawaran impor beras juga disampaikannya di kesempatan yang berbeda. Pada acara pembagian traktor dan pompa air ke para petani di Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jokowi sempat bercerita malu ketika bertemu dengan perwakilan Vietnam.

"Saya kemarin malu ketemu perwakilan negara Vietnam. Ngomong ke saya kapan beli beras lagi dari Vietnam," ungkap Jokowi di hadapan ratusan petani, di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2015).

Mendengar pernyataan dari Jokowi tersebut, ratusan petani yang berada di tengah persawahan tertawa serentak. "Saya malu mendengar kata itu," sambung Jokowi.

Jokowi bertekad, dalam 3 tahun Indonesia harus swasembada pangan terutama beras. Ia meminta petani bekerja keras produksi beras, karena kebutuhan beras Indonesia sangat banyak tapi produksinya kurang.

"Nanti saya ngomong 4 tahun lagi, eh siapa yang butuh beras beli di Indonesia. Nggak boleh kita setop itu produksi mesti ditingkatkan karena kita kurang banyak sekali. Jumlah traktor kita juga kurang banyak. Dibandingkan traktor di Thailand jumlah kita hanya 1/10 nya. Kita akan terus kasih lagi, kasih lagi Sehingga kita 3 tahun lagi harus sudah double produksinya," kata Jokowi dengan suara tinggi, tegas dan bercucuran keringat karena terik matahari waktu itu.

Seperti diketahui keputusan pemerintah mengimpor beras 1 juta ton dari Vietnam hanya sebagai cadangan beras pemerintah di gudang-gudang Bulog. Hal ini untuk mengantisipasi stok di awal tahun depan agar pasokan dan harga beras di masyarakat tetap terjaga. Keputusan impor juga karena mengantisipasi hal terburuk dari dampak El Nino yang mengancam produksi padi nasional.

"Ini impor itu kita lakukan untuk memperkuat cadangan beras nasional, tetapi bisa ditaruh di Vietnam atau Thailand," kata Jokowi, usai membuka pameran Trade Expo Indonesia (TEI) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).

Jokowi menjelaskan, meski Indonesia mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand, namun pasokan beras bisa disimpan di kedua negara tersebut sebagai jaga-jaga. Bila kebutuhan mendesak, karena produksi terganggu karena El Nino, maka beras-beras tersebut bisa masuk ke Indonesia.

"Nah diputuskan kalau sudah kelihatan, kalau minggu ketiga minggu keempat Oktober hujannya masih ragu-ragu, ya memang kalau perlu ditarik ke Indonesia‎," kata Jokowi.


sumur
lambenu aja sering bikin malu kitak-kitak ini ngos jongos..
semoga masih bisa ngomong 4 tahun ke depan emoticon-Malu (S)
Congor mu jok jok emoticon-Frown
malu malu mauu
bajilaakkk
pak joko punya malu yaa
kereen
mengharukan sekali ternyata beliau punya malu
apakah "pak joko malu" ini jg plintiran media???
malu sama kucing eong eong eong emoticon-Ngakak
MASIH PUNYA MALU LU JOOOKKKK????
Malu tapi apa boleh buat. Ketersediaan pasokan masih lebih penting dri pada gengsi dgn maksain gak mau impor dan akhirnya barang jadi langka dipasaran. Rakyat yg susah nantinya.
emoticon-Ngakak
ini nolaknya pake gaya isyarat tangan gk ya....?

# nanti ekonomi bs begini..(tangan ke ats )
# kalo prestasi bola gk bgus sy siap begini .. ( tgan di leher)

# trukkk petrukkk...
"kalau minggu ketiga minggu keempat Oktober hujannya masih ragu-ragu, ya memang kalau perlu ditarik ke Indonesia‎,"


Pilihan kata2nya menandakan seseorang yg ber- IQ rendah, hujan koq bisa ragu2. Emangnya kita gak punya BMKG yg gak bisa memprediksi cuaca emoticon-Gila



Malu gw dr 200 juta lebih rakyat negeri ini hanya dipimpin oleh presiden goblok kelas abal2 emoticon-Tai:
isih duwe isin?
Kalo akhirnya impor juga ya jangan nyocot sok ga butuh beras blok...goblok...
"Saya ingin ada optimisme swasembada beras di negeri ini...tapi untuk kebijakan impor juga tidak saya cegah..karena impor ini semata2 hanya untuk cadangan jikalau keadaan darurat...
tp untuk kebutuhan langsung..kita upayakan beras dari produksi sendiri.."

Ga usah nyocot gede deh jok..mbacot aja blepotan gitu.
Otak kopong asal jeplak sih


kl salah tinggal cari nastak hitam

eh domba hitam

eh babi hitam

eh kambing hitam

tooodemoticon-Traveller
sabar wahai para panasbung
Quote:


Quote:
Quote:


Prediksi itu bukan ramalan blog, orang BMKG juga gak pernah yakin perkiraannya benar. BMKG cuma bilang dampak el Nino musim hujan mundur, kapan berakhir gak ada yg tahu, tergantung alam, Kalau muslim ada namanya doa minta hujan. Kenapa impor ya karena perkiraan BMKG bilang sampai november belum hujan. Orang pinter tau harus bersiap2 keadaan buruk orang goblok kayak ente gak ngerti apa yg dilakukan. Lagian kata ragu2 itu pilihan kata otimis dan berharap hujan turun oktober walaupun BMKG bilang november ...

ente yg goblok IQ rendahemoticon-Ngakak (S) emoticon-Najis (S)
Quote:




Ini contoh orang goblok yg gak ada bedanya sama si jokowi, ragu2 dibilang pilihan kata optimis emoticon-Ngakak



Memprediksi atau meramalkan cuaca itu udah tugasnya BMKG blok goblok!, dan el nino itu sudah diramalkan dampaknya sejauh mana, setelah el nino ada lg yg namanya el nina oleh karena itu JK dan Bulog sebenarnya sudah jauh2 hari sounding utk membuka kran import beras krn dampak cuaca ekstrim ini, cuma jokowi goblok aja yg sok jago koar2 didepan para petani yg lg panen bilang gak import beras. emoticon-fuck


Lihat nih berita JK ngomong mau import tgl 25/09, sementara si goblok jokowi pecicilan blusukan pencitraan ikut panen dikarawang ngomong gak import tgl 27/09 emoticon-fuck


Stok Menipis, Bulog Dukung JK Impor Beras 1,5 Juta ton

JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan saat ini pihaknya hanya memiliki cadangan beras sebanyak 1,7 juta ton. Cadangan tersebut terbagi dari beras medium dan beras premium.

‎"Data kami sampai kemarin ada 1,7 juta ton, dimana 600 ribu dalam bentuk komersial atau rastra (beras sejahtera) dan 1,1 beras kualitas medium‎," ujar Djarot di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (25/9).

Setidaknya sampai akhir 2015 cadangan beras Bulog secara keseluruhan hanya tersisa sekitar 60-70 ribu ton beras. Cadangan tersebut diperkirakan tidak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beras.

Sebab, masa panen raya diprediksi Djarot akan ‎mundur karena dampak El Nino yang cukup besar di akhir tahun, yang tentunya bakal berimbas di 2016. "‎Kalau dilihat kondisi normal panen raya (2016) itu di Maret-April, tapi kalau El Nino ini cukup dahsyat (dampaknya-red) tentu itu akan mundur (masa panen-red)," ulas Djarot.

Untuk itu, pihaknya mendukung rencana Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan melakukan impor beras 1,5 juta ton demi mencukupi kebutuhan beras di 2016.

"Ini yang mungkin menjadi pertimbangan beliau (Wapres JK), tidak mau bermain-main dengan beras yang jadi kepentingan masyarakat banyak," pungkasnya. (chi/jpnn)


http://m.jpnn.com/news.php?id=328969



Bagi gw gak masalah kalo mau import beras sejauh kita blm mampu swasembada, yg penting jujur gak perlu koar2 gak akan import demi mengedepankan hasrat pencitraan! emoticon-Tai
Kalau dibaca beritanya TS pelan2 sih sebenernya ga perlu ribut2 komennya..

Beritanya pun biasa saja, retorika standar pemerintah lah ga perlu dibuat ribut..

Cuma... ya sudahlah... emoticon-Traveller
Quote:


ini mah pernyataan orang yg cuma bisa pasrah, bukan pernyataan orang yg punya visi kedepan apalagi punya cita2 tinggi, ente cuma bisa pasrah. beda ama jokowi yg punya visi kedepan makanya dia jadi presiden. lah elo?cuma bisa maki2 orang yg udah sukses. salam sakit hati ye. gue doain hati lo masih bagus gak hangus kebakar ...