alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bocah 9 Tahun Meninggal, Gumpalan Asap Ada dalam Paru-Paru
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5628612a5074100f768b456b/bocah-9-tahun-meninggal-gumpalan-asap-ada-dalam-paru-paru

Bocah 9 Tahun Meninggal, Gumpalan Asap Ada dalam Paru-Paru

Bocah 9 Tahun Meninggal, Gumpalan Asap Ada dalam Paru-Paru
REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatra kembali memakan korban. Kali ini menimpa Ramadhan Lutfi Aerli (9 tahun), warga Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru, Riau. Lutfi meninggal setelah sebelumnya mengalami muntah-muntah, badan panas tinggi dan kejang.

Ayah korban, Eri Wirya (46 tahun) mengatakan hasil CT Scan yang ditunjukkan dokter memperlihatkan ada gambar gumpalan asap dalam paru-paru anaknya. "Dokter mengeluarkan hasil scan itu, ada gambar kayak gumpalan asap di paru. Itu bahasa dokter," kata Eri kepada Republika.co.id, Rabu (21/10).

Eri mengatakan, berdasarkan hasil rontsen dan CT Scaan tubuh anaknya, dokter menjelaskan oksigen di dalam jantung sudah menipis. Namun, ia tidak menanyakan lebih lanjut penyebab dari penipisan kadar oksigen dalam jantung.

Menurut Eri, sehari-hari Lutfi memang jarang menggunakan masker. Korban juga tidak mempunyai riwayat sakit ISPA. Bocah itu juga belum pernah sekalipun menggunakan oksigen karena biayanya cukup mahal.
Eri mengatakan, sehari-hari keluarganya hanya menggunakan kipas angin biasa untuk sekadar mengipasi asap di sekeliling ruangan rumahnya.

http://nasional.republika.co.id/beri...dalam-paruparu

kasihan banget gan sumpah, itu pengusaha perkebunan yang buka lahan untuk ditanami pohon baru kejamnya minta ampun
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
turut berdukacita emoticon-Berduka (S)
semoga bencana asap ini segera berlalu emoticon-Berduka (S)
yang di kalimantan juga emoticon-Berduka (S)
ct scan apa ronsen???
gumpalan asap tu perselubungan homogen atau inhomogen
nunggu konfirmasi dr dokternya dulu
turut emoticon-Berduka (S).
Diubah oleh mbahmomon
emoticon-Berduka (S) itu dadanya udah kaya kebakar dari dalam

ni pejabatnya suruh berkantor di kawasan2 asap sajalah biar sama-sama mederita

udah dicontohin tuh sama risma pindah kantor

kasian banget emoticon-Frown
benar2 udah parah asapnya emoticon-Berduka (S)
Pertandingan bola kemarin saja siaga satu

Ini seluruh Indonesia kena asap dan banyak korban...... Bencana nasional jg kagak ???
Turut berduka emoticon-Berduka (S)
Semoga turun hujan pada daerah2 yg terkena asap emoticon-Sorry
Bener2 gak habjs pikir dah tuh yg bakar2 hutan.. Pasti hidupnya gak bakalan tenang gan.. emoticon-Mad:
turut berduka emoticon-Berduka (S)

Semoga pelaku pembakaran hutannya dibakar abadi akhirat nanti..
dokternya gak kasi pernyataan apakah ini gara2 asap atau bukan, jadi jangan berasumsi.... yg ahli aja gak bilang begitu...
Ikut berduka

Semoga diselidiki lebih lanjut penyebab kematian nya
menunggu anak Health and Medical mampir kemari kasih penjelasan... emang kadang wartawan hobinya mendramatisir berita demi traffic
Quote:


biasa lah berita dari media kompor emang geje
Awas ada yang nyalahin tuh bocah kagak pakemasker
turut berduka emoticon-Berduka (S)
semoga orang tua yang lain lebih memperhatikan anak2 nya..
asap bisa diliat lewat CT scanner ya? emoticon-Bingung (S)
ato karena koloid, jadi bisa keliatan? emoticon-Bingung (S)
Quote:


Mentingin traffic tapi ga mikir histeria massal yg akan terjadi emoticon-Cape d... (S)
Itu rontgen apa ct scan woi?

Jelas jelas gambarnya rontgen emoticon-Hammer

Wartawan gelo, mana ada jantung menyimpan oksigen

Yang ada tuh di darah, jantung hanya memompa

Keep lebay, nice try emoticon-Recommended Seller
Quote:


Kalau bencana nasional, itu perusahaan sama orang-orang yang ngebakar hutan dengan sengaja ga bisa dijerat pidana
negara gagalemoticon-thumbsup
ngeri banget..emoticon-Takut
RIP buat korban..emoticon-Turut Berduka
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di