alexa-tracking

Ridwan Kamil: Pak Jokowi Ingin Pembangunan di Daerah Lebih Cepat

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5627b192947868de1a8b4567/ridwan-kamil-pak-jokowi-ingin-pembangunan-di-daerah-lebih-cepat
Ridwan Kamil: Pak Jokowi Ingin Pembangunan di Daerah Lebih Cepat
Ridwan Kamil: Pak Jokowi Ingin Pembangunan di Daerah Lebih Cepat
Jakarta- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengikuti pertemuan kepala daerah dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Satu hal pesan dari Pak Jokowi yang paling diingat Kang Emil adalah mengenai pembangunan.

"Indikator-indikator ekonomi menurut Pak Jokowi membaik tak bisa diperbandingkan dengan krisis '98 karena pelambatan ekonomi. Rupiah membaik juga dan inflasi juga rendah dan lain-lain. Ekonomi menurun, tapi dalam waktu ini sedang tren bergerak naik. Diharapkan ini di daerah jangan lambat. Di pusat cepat, di daerah juga harus cepat," kata Emil usai mengikuti pertemuan di Istana Negara, Rabu sore (21/10/2015).

Selain itu juga ada jaminan bagi kepala daerah supaya tak dipidana karena urusan administrasi. Menurut Emil ini agar para pemerintah daerah bisa tenang bekerja.

"Bapak Presiden juga sampaikan tentang dana desa agar fokus di infrastruktur agar uangnya berputar di situ sehingga pergerakan ekonomi desa jadi pergerakan ekonomi lebih baik," kata Emil.

Pertemuan siang hingga sore tadi membahas pula mengenai penyerapan anggaran. Pemerintah pusat berharap agar dana cepat terserap sehingga pembangunan di daerah semakin cepat.

Ini Permintaan Kepala Daerah Saat Bertemu Jokowi

TEMPO.CO,Jakarta- Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan pemerintah daerah memberi masukkan soal deregulasi.Mayoritas, kata dia, meminta aturan soal pembangunan infrastruktur dipermudah.

"Yang paling banyak diminta adalah penanganan masalah jalan karena sekarang ini memang jalan hampir sebagian besar dikelola Menteri PU melalui balai-balainya," ujar Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 21 Oktober 2015.

Saat ini, menurut Pramono, jalan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum sehingga jika terjadi kerusakan jalan di daerah, maka proses ini harus menunggu persetujuan yang cukup panjang. "Mereka minta untuk sebagian diserahkan pada daerah," kata dia.

Pramono menambahkan, Jokowi meminta ada pembagian mana saja yang diurus daerah dan pusat, atau malah diurus salah satunya saja. "Kan sekarang ini ada tiga jalan, kabupaten, provinsi, dan nasional sehingga sering salah intepretasi," kata dia.

Jokowi dan Jusuf Kalla mengumpulkan para kepala daerah untuk menyelaraskan persepsi bagi pelaksanaan empat paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan dua bulan terakhir. Pertemuan dihadiri oleh 667 kepala daerah dan dibagi dalam dua sesi. Setelah itu, Jokowi mengundang para direktur utama Badan Usaha Milik Negara.


Sumber : http://m.tempo.co/read/news/2015/10/...bertemu-jokowi & http://m.detik.com/news/berita/30501...ah-lebih-cepat

Semoga lancar aja pak, demi rakyat emoticon-I Love Indonesia
yang baik harus didukung yang kurang baik ya di kritik emoticon-I Love Indonesia (S)
Bener Pak, daerah mulai diperhatikan betul-betul, apalagi yang daerah Timur, semoga pembangunan infrastruktur semakin memadai emoticon-Malu (S)

Quote:

Demi NKRI emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-Angkat Beer
Tapi orang kota pada susah nh...
mau jalan2 keluar negeri kan dollar naik ka...
orang desa mah yg penting kasih makan aja...

itu adalah sepenggal pemikiran panasbung borju...
Looh...? emangnya presiden kita masih Jokowi ya gan? bukannya udah ganti presiden and wapresnya?emoticon-Bingung (S)
Ridwan Kamil: Pak Jokowi Ingin Pembangunan di Daerah Lebih Cepat
Kalau masalah jalan...itu kepolisian sama kejaksaan suka ikut main
Fix RK panastak
Smoga bisa terlaksana pembangunan2 di daerah..

Dan semoga pemimpin2 daerahnya masih pada amanah dan ga korup..

emoticon-I Love Indonesia:
Quote:


Amien...emoticon-I Love Indonesia
Dipercepat dengan cara disuruh cepat2
Soal anggaran ...
KAA udah beres tagihannya belom?
Quote:


Amiiinnnnn Ya Rrob

Pemimpinnya rukun, ralyat ikutan rukun

Semoga pemimpin-2 kita tidak diadu domba orang yg punya kepentingan diluar kepentingan NKRI
×