alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kader Golkar Kubu Agung Laksono harus Tetap Tenang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5627843f582b2ec94b8b4569/kader-golkar-kubu-agung-laksono-harus-tetap-tenang

Kader Golkar Kubu Agung Laksono harus Tetap Tenang

http://bareskrim.com/2015/10/21/kade...-tetap-tenang/
MEDAN | Kader Partai Golkar hasil Munas Ancol diminta tenang dalam meyikapi putusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan kepengurusan hasil Munas di Riau.

“Kami yang dibawah pimpinan Agung Laksono tetap tenang. Ini bukan tanda ‘kematian’,” kata Ketua Harian DPD Partai Golkar Sumut hasil Munas Ancol, Rajamin Sirait di Medan, Rabu (21/10/2015).

Menurut Rajamin, pihaknya telah berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol mengenai putusan Mahkamah Agung yang memenangkan kepengurusan hasil Munas di Riau.

Putusan MA tersebut dianggap tidak sesuai dengan gugatan antara kepengurusan hasil Munas Bali dibawah kepemimpinan Aburizal Bakrie dengan hasil Munas Ancol dibawah kepemimpinan Agung Laksono.

Putusan MA tersebut dianggap seperti ‘menghidupkan’ kepengurusan hasil Munas di Riau yang telah berakhir masa periodenya. “Itu seperti menghidupkan yang sudah mati. Serta ‘mematikan’ hasil Munas Bali dan Ancol,” katanya.

Seperti diketahui kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Riau telah berakhir pada 1 Januari 2015, sehingga menilai putusan itu tidak jelas. Meski demikian, pihaknya menilai ‘bargaining power’ Partai Golkar hasil Munas Ancol lebih besar, karena memiliki dukungan penyelesaian melalui putusan mahkamah partai.

Putusan Mahkamah Partai tersebut merupakan putusan yang final dan mengikat sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Ia mengatakan, DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol sedang menyelenggarakan pleno dalam menyikapi putusan MA yang mengisyaratkan perlunya rekonsiliasi antara kubu Aburizal Bakrie dengan kubu Agung Laksono.

Pihaknya sedang melakukan komunikasi intensif dengan kubu Aburizal Bakrie mengenai kemungkinan untuk menyelenggarakan munas bersama.

Seluruh kader yang mendukung kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Ancol diminta untuk bersikap tenang dalam menyikapi putusan MA tersebut.

“Kalau (komunikasi itu) tidak berjalan, kita komit untuk mengajukan PK (Peninjauan Kembali),” katanya didampingi sejumlah pimpinan kabupaten/kota seperti Maruli “Aner” Siagian (Medan), Polmen Sihotang (Binjai), Eka Hadi (Tanjungbalai), dan Kennedy Siregar (Padang Lawas Utara).

Malah, putusan MA tersebut dianggap sebagai proses seleksi alam untuk mengetahui kredibilitas Partai Golkar dalam menentukan dukungan atas masalah yang ada.

“Disini kita akan mengetahui mana kawan, mana lawan, dan mana yang ‘serigala berbulu domba’,” ujar Rajamin.

Sebelumnya, MA mengabulkan permohonan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie terkait sengketa kepengurusan.

MA memutuskan kepengurusan Golkar yang sah adalah hasil Munas Riau dengan Ketua Umum Aburizal dan Sekjen Idrus Marham. “Majelis Hakim mengabulkan kasasi pemohon,” kata Juru Bicara Mahkamah Agung Suhadi.
Urutan Terlama
Si Agung payah banget, nga bisa liat si Ical itu lebih pilih mati daripada mengakui kekalahan...

Contohlah SBY saat menggilas loyalis Anas, suruh seluruh kader Golkar tandatangani Pakta patuh pada keputusan Mahkamah Partai...

Yang tidak bersedia silahkan keluar...



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di