alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Beriev Be-200 sewa dari Rusia tiba di Palembang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/562749dd1a997575638b4569/beriev-be-200-sewa-dari-rusia-tiba-di-palembang

Beriev Be-200 sewa dari Rusia tiba di Palembang

Beriev Be-200 sewa dari Rusia tiba di Palembang

Beriev Be-200 sewa dari Rusia tiba di Palembang

Pesawat amfibi Beriev Be-200 dalam demonstrasi penerbangan di perairan dangkal. Dia bisa mengapung di perairan, "taxi" dari air ke darat, dan difungsikan dalam berbagai misi. (cdn.airplane.picture)

Palembang (ANTARA News) - Dua unit pesawat terbang amfibi sewa asal Rusia, Beriev Be-200, tiba di Palembang, pukul 10.55 WIB Rabu, untuk digunakan memadamkan api kebakaran lahan dan hutan di Sumatera Selatan.

Pesawat terbang amfibi mendarat di lapangan udara terminal kargo Bandara Sultan Mahmud Badaruddin, Palembang, berserta 20 orang personel asal Rusia.

Pada pemerintahan Presiden Susilo Yudhoyono, dua Be-200 ini pernah disewa untuk operasi serupa dengan nilai kontrak hingga 5,4 juta dolar Amerika Serikat selama beberapa bulan. Be-200 ini juga sempat ditawarkan kepada Indonesia untuk dibeli saja.

Yang cukup istimewa dari Be-200 dengan dua mesin jet di atas sayapnya ini, dia bisa langsung menyerok belasan ton air tanpa mendarat di air, melainkan terbang sejajar air hingga "lunas"-nya masuk ke dalam air.

Komandan Pangkalan Udara TNI AU Palembang, Letnan Kolonel Penerbang MRY Fahlefie, mengatakan, pesawat terbang amfibi ini mendarat di Palembang untuk berkoordinasi terkait persiapan operasi pemadaman air dari udara, di Selat Malaka.

"Nanti pesawat amfibi ini akan mengambil air di Selat Malaka, sehingga akan disiagakan di Bandara Pangkal Pinang," kata dia.

Ia mengatakan, pesawat ditempatkan di Pangkal Pinang karena di kawasan itu tidak terkendala jarak pandang.

"Nanti seperti yang sudah-sudah terkendala kabut asap, jadi lebih baik di Pangkal Pinang saja. Sayang jika pesawat baru mulai operasi di siang hari, sementara kemampuannya bisa terbang hingga delapan kali dengan kapasitas sekali angkut 12.000 liter air," ucapnya.
Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Ade Marboen

http://www.antaranews.com/berita/524742/beriev-be-200-sewa-dari-rusia-tiba-di-palembang


======================


Lha, bukan bantuan gratis toh?
Kirain..... Pelit juga nih Papa Bear...
Ane juga baru tau kalau nilai kontrak BE-200 jaman SBY nilainya fantastis!
emoticon-Blue Guy Peace
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 3
Water bombing

Water bombing dilakukan dengan menggunakan helikopter BO-105 untuk memadamkan titik api skala kecil. Operasi BO-105 untuk wilayah Sumatera dilakukan sejak 23 Oktober s/d 11 Nopember 2006.
Water bombing juga dilakukan dengan menggunakan pesawat Be-200 dari Rusia yang khusus dirancang-bangun untuk mengatasi kebakaran hutan untuk titik api skala besar. Operasi pesawat Be-200 dilakukan oleh crew EMERCOM (Rusia) sejak tanggal 31 Oktober s/d 6 November 2006 untuk wilayah Sumatera dan tanggal 8 November s/d 10 Desember 2006 untuk wilayah Kalimantan.
Briefing dilakukan sebelum operasi pemboman yang diikuti oleh seluruh personil yang terlibat, yang dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang daerah kegiatan, jumlah dan lokasi titik api, call sign pesawat, frekuensi radio, in and out-going pesawat baik helikopter BO-105 maupun Be-200 serta untuk merencanakan kegiatan harian.
Hasil kerja water bombing dicek/pantau setiap hari oleh petugas yang sama (petugas survey) untuk mengetahui indikator keberhasilan.

http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1660


===========

Pesawat Pemadam Kebakaran Rusia Dipakai 10 Hari di Sumsel

Rabu, 1 November 2006 23:21 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Pesawat bomb air Rusia Be-200 yang disewa Indonesia untuk memadam titik api yang mengakibatkan kebakaran hutan di Sumatera Selatan (Sumsel) akan dioperasikan selama sepuluh hari dan kemudian pengoperasiannya akan dialihkan ke Kalimantan Tengah (Kalteng). Pengoperasian pesawat tersebut di Kalimantan Tengah juga sangat dibutuhkan karena titik api yang ditemukan di provinsi tersebut cukup banyak, ujar Menko Kesra Aburizal Bakrie dalam konferensi pers di Palembang setelah ikut terbang dengan pesawat bomb air Rusia Be-200 tesebut untuk memadam kebakaran hutan di salah satu titik api di Sumatera Selatan, Rabu sore.

Kabut asap yang melanda Kota Palembang dan sejumlah kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berangsur menipis. Titik api di lahan gambut berhasil dipadamkan dua pesawat Rusia. Selain itu, hujan buatan dilakukan tim Pelaksana Operasi Penanganan Bencana Asap juga sudah mulai turun. Dua pesawat Rusia yang disewa pemerintah tersebut, sejak Selasa (31/10) sudah beroperasi ke kawasan hutan gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang titik apinya masih berkobar. Dua pesawat bom air yang dikerahkan itu masing-masing jenis Fix Wing tipe BE 200 nomor lambung RF 32765 dan RF 32768. Operasi pengeboman air tersebut dilakukan Ketua Bakornas Mayjen Syamsul Maarif di landasan bandara Internasional Sultan Machmud Badaruddin (SMB) II. Dua pesawat tersebut, ujar Meko Kesra, terus melakukan pemadaman di lahan gambut di Kabupaten OKI seperti di Cengal, Sepucuk, Sungaimenang secara bergantian. "Setiap berangkat satu pesawat bisa menumpahkan air sebanyak 10 ton dengan racunnya ke lokasi titik api. Kemarin pesawat tersebut 3 kali terbang dan sekarang saja sudah 3 kali terbang mengambil air di laut untuk disemprot dari udara ke lahan yang terbakar" ujar Bakrie didampingi Syamsul Maarif. Pesawat ini bisa mendarat di atas permukaan air untuk mengambil air sebanyak 12 ton. Jadi sangat terbantu sekali dan buktinya kabut asap sudah berkurang dan menipis, sebab jumlah titik api di lahan gambut sudah dipadamkan, apalagi sekarang sudah turun hujan," tegasnya.

Sebenarnya 95 persen titik api yang terdapat di Sumatra Selatan banyak terdapat di lahan gambut dan sisanya kebakaran hutan yang disebabkan aktifitas manusia dalam usaha untuk mencari kehidupan dengan pola bertani dengan membakar (sonor). Sekarang ini tidak api tidak begitu banyak, sebab berbagai kekuatan dikerahkan untuk memadam api dan mengatasi asap mulai dengan hujan buatan, pengoperasian enam pesawat BO-105 serta satu pesawat Hughes 500 yang kedua berperan sebagai bomb air dengan kapasitas angkutan air ratusan liter. Pesawat bomb air Rusia ini bisa memadamkan api dalam area dengan luas 4000 meter per segi, sehingga sebaran titik api bisa ditahan. "Mudah-mudahan dalam sepuluh hari, titik api sudah dapat dipadamkan," ujar Menko Kesra. Pemerintah Indonesia menyewa dua pesawat bomb air Rusia Be-200 ini selama satu setengah bulan dengan total biaya sebesar 5,2 juta dolar Amerika Serikat dan karena itu pemamfaatan pesawat ini harus betul-betul effektif dalam rentang waktu ini, tegasnya.(*)

Editor: Ruslan Burhani
http://www.antaranews.com/berita/45425/pesawat-pemadam-kebakaran-rusia-dipakai-10-hari-di-sumsel


: Efektif memang pesawat Be-200 ini untuk penanggulangan Kebakaran yang luas, meskipun waktu pihak Rusia mau unjuk kebolehan mencari Air Asia, pesawat ini nyata-nyata gagal total menghadapi ombak yang tinggi. Alhasil Be-200 ini cuma datang dan pergi begitu saja.

Baca juga : http://www.merdeka.com/peristiwa/per...-malaysia.html
Diubah oleh n4z1.v8
iya cuman jaman pak beye ga nunggu sampe 4 bulan rakyatnya hisap asap

Uooooo....ni termasuk yg diributin ama nastak n nasbung ya..???
Biar nilainya fantastis tapi khan beberapa bulan gan?
Setidaknya kepikiran juga tau harus ngapain emoticon-Big Grin
Ini wiwi ga tau musti ngapain khan?

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
emoticon-Matabelo
Mudah2an cepat hujan....
5,4 juta dolar..
emoticon-Belo

Duit semua itu..


.
.
Btw semoga bisa membantu mengurangi kebakaran lahan di sumatra..

Ni pesawat ke kalimantan jg yaa..

Ane liat palangkaraya ntuuh asep nya pekat sangat..
telat.. nunggu sekarat baru aksi..
bli sih jok, duit lu msh byk kan emoticon-Traveller
Campur aer kobokan gan biar cepet padamnya emoticon-Recommended Seller
beli baru aja cuma kisaran US$40 Mil Beriev Be-200 sewa dari Rusia tiba di Palembang

Beriev Be-200 sewa dari Rusia tiba di Palembang
Diubah oleh mr.redhat2
bukannya orang kita sudah indent tuh pesawat....
sebaiknya Indonesia memang beli 1 atau 2 pesawat khusus pemadam. Bisa dari Rusia atau negara lain. Singapura yang ga punya hutan punya pesawat pemadam, sedangkan Indonesia yang punya hutan luas gak punya pesawat pemadam?
Eeehhh... mmmm... itu tuh.... ada yang buatan cina, nggk? emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh coro.coco.dile
Quote:


pesawat china ma60 aja suruh bombardir emoticon-Big Grin
setelah triak2 di sosmed baru didatangkan emoticon-Bata (S) emoticon-Bata (S)

emang dah rejim kupret emoticon-Bata (S)
apa karna pernah dipake oleh SBY, merasa malu utk minjam??
dasar rejim pencitraan emoticon-Bata (S) emoticon-Bata (S)
ke depannya, daerah2 gak usahlah ada proyek2 mercusuar yg hny jadi lahan korupsi aja macem stadion utama riau, dll.
patungan aja beli ini pesawat barang 2-3 unit stand by di sungai siak, btghari, sama musi.
dipake gak dipake jg bisa buat latihan atau SAR dan disewain ke tetangga


bnr2 berharap sm hujanlah ini....
ntar kl udah kelar
untuk selanjutnya di-blacklist orangnya.
sita asetnya.
perizinan di daerah juga diperketat dan dinas yg terlibat juga ditindak.


----
Habis Kesabaran, Warga Riau Akhirnya Gugat Pemerintah Daerah dan Pusat Kejalur Hukum, yang Merasa Dirugikan Silahkan Laporkan

"Menang kalah bukan malasah, tapi persoalan adalah melawannya, peluang keberhasilan buat kita tak jadi soal, kita hanya ingin menunjukkan bahwa masyarakat Riau tidak pasrah. Kita juga punya hastag #melawanasap. Ini perang kita mendesak pemerintah bertanggung jawab baik moril dan materil. Kita harap dukungan seluruh masyarakat," tukasnya. (had) -

==> See more at: http://www.goriau.com/berita/umum/ha....IdrjpVzA.dpuf


"Sudah tahun ke 18 Riau terkena musibah asap. Ini artinya pemerintah Riau tak jera-jera main mata dengan perusahaan besar yang membakar lahan. Biar mereka (pemerintah dan perusahaan) jera, kita akan tempuh jalur hukum. Kita layangkan tuntutan agar pihak yang bertanggung jawab bisa diseret ke pengadilan," tegasnya, Selasa (6/10/2015).

Mulai hari ini, LAM dan beberapa organisasi lingkungan, melakukan class action dengan mendirikan posko pengaduan masyarakat. Pengaduan ini nantinya akan mengumpulkan seluruh kerugian materil warga, untuk jadi bahan tuntutan, supaya dapat menyeret pemerintah daerah, pusat dan perusahaan yang terlibat 'kongkalikong' yang sebabkan asap.

"Apa kontrbusi perusahaan besar itu terhadap negara? Cuma dua, pertama kontribusi pajak, kedua kontribusi bencana. Iuran pajak mereka (perusahaan) tidak seimbang dengan biaya pemulihan bencana. Kita ingatkan agar aparat sungguh-sungguh menanganinya," ketus dia saat menghadiri class action melawan asap di kantor Walhi.

==> http://www.goriau.com/berita/umum/pe...lur-hukum.html

Beriev Be-200 sewa dari Rusia tiba di Palembang
Quote:


5.4 juta 2 pesawat, beberapa bulan, yo masih wajar lah om, fantastis darimana?
harusnya sih negara punya kayak gini

harusnya lho...
beli aja coba ginian 10 biji. kebakaran hutan kan agenda tahunan daripada beli su 35 emoticon-Recommended Seller
maaf atas keterlambatan kedatangan pesawat rusia ini
dana nya baru dicairkan blackpanda minggu kemarin
salam lunas emoticon-shakehand:
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di